Alasan Banjir Jakarta Menarik Perhatian

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Ya memang yang banjir bukan hanya Jakarta, Pekalongan juga beberapa hari banjir.

Banjir daerah lain tidak seramai Jakarta karena ada beberapa membedakan, pertama daerah lain pemimpin daerah tidak menjadi kepala daerah dengan isu syara.

Selama ini jargon pemimpin seiman seakan menyelesaikan semua persoalan. Kalau tidak mau ribut dan jadi bahan ejekan kedepan jangan lagi main SARA. Jika didaerah lain PAN, PKS GERINDRA, mendukung non muslim kenapa di DKI tidak boleh.

Kedua, APBD DKI terbesar dibanding semua provinsi, ditambah dana CSR dari perusahaan yang berkantor pusat di DKI juga sangat besar. Dulu Ahok bangun lingkar semanggi hanya menggunakan CSR. Sumber dana yang sama bisa digunakan untuk mengatasi banjir.

Ketiga, DKI ibukota negara, semua hajat hidup rakyat seluruh Indonesia diurus disana. Kalau DKI lumpuh karena banjir, maka terganggu juga hajat hidup orang banyak.

Keempat, disana tempat bercokol orang pintar, ahlinya ahli, core of the core. Masa tiap tahun bukan berkurang banjir ko makin parah. APBD makin gemuk, CSR makin meningkat, orang pintar datang juga bertambah, banjir ko makin parah.

Kelima, banjir DKI Jakarta terluas dan terparah dibanding daerah lain ditanah air.

Anggarannya ada, plannya ada, sdmnya ada, kalau banjir makin parah artinya Jakarta tidak benar-benar dikelola.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Wednesday, February 26, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: