Aku Padamu Indonesia

ilustrasi

Oleh : Meicky Shoreamanis Panggabean

Biasanya gue males banget ikut upacara, 'kan wajib ya dari kantor. Dateng sih dateng tapi ya aslinya malas.

Gue pikir "Merdeka apaan. Dulu dijajah asing sekarang dijajah orang dalem." Gue pikir yang bangun negara cuma pahlawan-pahlawan yang ada di buku pelajaran. Abis itu pemerintahan isinya koruptor semua. Trus upacara gitu?Ngaku-ngaku merdeka?

Hadeuh.

Kali ini beda. Dengan segenap keterbatasan dan kekurangan, Pakde berusaha keras bikin negara kita jadi maju. Barisan sakit hati isinya koruptor dan makelar. Pas Pakde ke kantor PLN, liat mukanya?Bete banget.

Siapa terakhir orang nomor satu yang kita lihat mukanya murka abis karena kebutuhan rakyat diacak-acak? Gue mah baru kemaren liat itu. Apa kali gue ketinggalan berita atau kuper?Entahlah.

Waktu gue ketemu 3 Juli bareng relawan-relawan, Pakde ngomong gini,"Jangan dikira saya difitnah, dimaki, saya nggak marah. Saya ya marah, saya manusia biasa. Jangan dipikir Bu Jokowi gak marah. Marah itu dia...Anak-anak saya? Jangan karena mereka guyon-guyon di sosmed terus dikira mereka nggak sakit hati. Wah, mereka itu ya sakit hati. Cuma ya gimana...Masa' mau lama-lama sakit hatinya? Kita 'kan perlu membangun negara. Masa' sakit hatinya mau lama-lama?"

Buat yang wajib ikut upacara bendera, jangan bolos ya. Bersyukur lu pade, akhirnya kita punya orang yang serius ngurusin negara. Entah berapa triliun akumulasi sogokan dan profit yang beliau dan jajarannya lepas karena ngotot mau kerja bener.

Selamat ulang tahun, Indonesiaku sayang.
Aku padamu.

Sumber : Status Facebook Meicky Shoreamanis Panggabean

Friday, August 16, 2019 - 10:00
Kategori Rubrik: