Ajaran Cinta Kasih Adalah Ajaran Kebaikan

Semakin bertambahnya angka kelahiran di negara ini akan menambah banyaknya persoalan, semestinya agama bisa mengambil peran untuk membuat manusia-manusia baru yang berbudi luhur, bukannya diajari SALING MEMBENCI bila ada perbedaan suku, agama, dan ras.

Oleh : Tante Paku

Nyatanya sekolah-sekolah berbau agama GAGAL membuat anak didiknya menjadi manusia-manusia berpendidikan baik dan berakhlak mulia, justru berbalik menjadi radikal dan mudah memusuhi yang tidak sealiran. Jika terus begitu bagaimana nasib bangsa dan negara ini? Dimana salahnya kurikulum pendidikan kita?

Hanya manusia yang punya hati nurani tulus dan baik yang bisa memahami bahwa kebenaran berasal dari AJARAN KEBAIKAN dan CINTA KASIH kepada sesama manusia dan alam sekitar, tidak menyakiti manusia lain dan inilah wujud nyata Cinta kita kepada Tuhan sang pencipta Alam semesta.

Maka yang perlu dipersiapkan adalah menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila, salah satu contohnya dengan menghidupkan lagi penataran P4 pada semua jenjang instansi, dan materinya disesuaikan dengan perkembangan zaman, karena pada hakekatnya ideologi Pancasila juga ideologi terbuka.

Saya sangat prihatin dengan kondisi saat ini, mulailah dengan yang terkecil yaitu keluarga kita yang harus kita bina, mengajarkan bagaimana hidup berdampingan dan bermasyarakat. Mengajarkan ajaran kebaikan yaitu CINTA KASIH kepada semuanya.

Pandai-pandai lah menyeleksi tempat belajar anak. Tanamkan wawasan agama yang damai tanpa ada unsur kekerasan dan mengkotak-kotakan keberagaman kita. Dan negara harus hadir dan jangan kalah oleh desakan kaum yang berusaha memecah belah negeri ini.

Negeri ini harus di selamatkan untuk masa depan anak cucu kita agar bernaung di bawah panji-panji kemerdekaan yang membebaskan dari segala perbedaan. Bhinneka Tunggal Ika sudah final untuk Indonesia, kenapa sekarang jarang terdengar ajarannya di sekolah-sekolah?

Semoga Tuhan melindungi negeri ini dari para TERKUTUK yang ingin menghancurkan dan memisah-misahkan setiap pulaunya dengan kegaduhan, kerusuhan, fitnah, yang berusaha memecah belah keindahan dan kedamaiannya ini.

Spiritual kata kuncinya. Guru sejati adalah alam itu sendiri. Manusia merdeka adalah manusia yang mengenal dirinya sendiri tidak mudah diperbudak dan dibingungkan oleh ideologi salah yang dibalut oleh kebenaran SEMU

Merdeka lah seutuhnya. Banyak diluar sana orang pintar berpendidikan tinggi lemah spiritualnya, yang merasa kuat agamanya pasti fanatik dan kurangnya rasa kemanusiaan, yang diutamakan golongannya sendiri dan ujung-ujungnya bertanya :

"Agamamu apa?!"

Salam Bagimu Negeri Kami Berjanji!

#StefanusToniAkaTantePaku

Wednesday, October 16, 2019 - 23:15
Kategori Rubrik: