Air Tuba Dibalas Air Susu

ilustrasi

Oleh : Baldan Abdullah

Sekali lagi saya harus kagum, setelah mengamati apa yang terjadi pasca penganugerahan Bintang Jasa oleh Presiden Jokowi kepada Fadlizon dan Fahri Hamzah.

Ya, saya kagum karena awalnya tidak terfikirkan sampai kedua orang tersebut akan mendapatkan bintang jasa dari seorang kepala negara. Tapi Jokowi memang berbeda, ia punya pandangan masa depan yang jauh lebih matang.

Jokowi tidak ingin memenuhi nafsu sesaat yang justru akan menjadikan masalah di kemudian hari nanti. Bagi seorang Kepala Negara, mempersatukan bangsanya adalah hal yang paling utama.

Saya melihat Jokowi sedang memperjuangkan itu, saat memutuskan untuk memberikan Bintang Jasa kepada dua orang di republik ini yang paling nyinyir terhadap dirinya. Bahkan tidak ada yang lebih nyinyir dari seorang Fadlizon dan Fahri Hamzah.

Tapi hari ini bisa kita lihat, semua nyinyiran terhadap dirinya justru dibalas dengan penghargaan Bintang Jasa.

Jika ada pribahasa “Air susu dibalas dengan air tuba,” maka ini adalah “Air tuba dibalas dengan air susu,” itulah cara Jokowi memperlakukan setiap lawan politiknya.

Coba bayangkan, apa jadinya jika Jokowi sampai tidak memberikan Bintang Jasa kepada mereka tanpa alasan hukum yang kuat? Padahal undang-undangnya sudah mengatur demikian.

Nah, tentu akan lebih banyak pro kontra dan serangan terhadap dirinya pun akan semakin besar. Tapi sekali lagi, Jokowi telah memperlihatkan gaya permainan catur yang handal dan elegan. Ia tahu, negara sedang menghadapi pandemi, untuk itu segala macam keributan harus dihindari.

Yang perlu dicatat lagi, dengan memberikan Bintang Jasa kepada pengkritik sekaligus lawan politiknya, Jokowi kembai memperlihatkan kepada dunia bahwa demokrasi Indonesia masih berjalan dengan baik.

Hari ini, publik jadi tahu, bahwa tudingan yang selama ini menyebut Jokowi otoriter pun gugur. Dari sini saya jadi makin tahu kenapa Jokowi yang dipilih Tuhan menjadi Presiden. Karena memang beliau punya jiwa besar dan bukan pendendam.

Salam hormat, Presiden RI ke 7 Ir. Joko Widodo. Dirgahayu Republik Indonesiaku yang ke-75. 

Sumber : Status facebook Baldan Abdullah

Friday, August 14, 2020 - 22:00
Kategori Rubrik: