Ahok Korek Bobrok Pertamina, Ular Beludak Langsung Kepanasan Jadi Cacing

ilustrasi
Oleh : Jon Andrew Rohitu
 
Ketika Ahok mengorek borok Pertamina dengan menyebutkan beberapa isue yang terjadi didalam tubuh direksi, para ular-ular beludak itu keluar dari sarangnya dan kepanasan.
Mereka yang selama ini merasa diri menjadi raja kecil di perusahaan tersebut langsung mendadak menjadi cacing kepanasan.
Bahkan diduga kuat para mafia yang ada di tubuh Pertamina menyuruh dan mempengaruhi salah seorang wakil rakyat untuk meminta Ahok segera dipecat dari Pertamina Karena membongkar borok.
Anehnya...ketika Ahok dicap menggerebek mafia Pertamina, dia malah dicibir dan dianggap merusak nama baik Pertamina.
Padahal... sudah jelas bahwa Ahok ini memiliki semangat untuk memberikan segala kecerdasan yang ia miliki dan kemampuannya semaksimal mungkin untuk memajukan Pertamina.
Ketika Ahok sudah berbicara sampai keluar, artinya dia sudah tidak bisa bicara didalam lagi.
Artinya, perjuangan Ahok selama ini dianggap sebagai angin lalu bagi para direksi yang dituding bermain jabatan itu.
Kemungkinan besar Ahok dianggap sebagai ayam sayur disana karena masih baru menjabat Komisaris Utama Pertamina.
Para orang-orang besar dibelakang ini mungkin merasa bahwa Ahok tidak berani menggoyang banyak pihak.
Mereka merasa uang yang cukup untuk membungkam Ahok.
Tapi yang terjadi justru tidak bisa diprediksi sama sekali.
Ahok inilah sosok yang berani dan jujur dalam mengatakan apa adanya.
Kalau jelek ya jelek dan tidak bisa diperbaikinya dibongkar keluar.
Prediksi mereka meleset dari target.
Ahok sudah berjuang untuk membenahi Pertamina secara internal tanpa harus membongkar borok sampai begini.
Namun sepertinya usahanya mengganyang angin Pertamina tidak berubah.
Ada upaya pembungkaman Ahok yang sedang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif oleh para direksi Pertamina.
Akan tetapi orang ini sudah teruji.
Ahok tidak takut ancaman para mafia-mafia besar.
Malah didalam undangannya dari Erick Thohir, Ahok justru menekankan bahwa memang betul yang dia temukan.
Ada permainan ular beludak yang main-main.
Erick Thohir pun pada akhirnya juga membenarkan bahwa dia akan berkomitmen untuk membenahi tubuh BUMN.
Tentu yakin Ahok pada saat ini menempati posisi yang sudah diatas angin.
Kenapa Ahok ada diatas angin ?
Karena beliau memiliki posisi yang aman.
Kalau dia dipecat karena dianggap banyak bicara, Ahok pasti akan mendapatkan simpati dari publik.
Kalau dipertahankan, artinya Pertamina masih ada hari depan untuk diperbaiki oleh Ahok.
Lucunya, para ular-ular beludak inilah yang keluar mendadak kepanasan seperti cacing yang tidak mendapatkan air yang cukup.
Ya...sebut saja cacing kepanasan.
Mendadak ada spanduk besar yang disiapkan untuk mendemo Ahok pada waktu-waktu dekat ini karena direksi sudah membuka aib Perusahaan yang sudah lama berdiri dinegara ini yakni Pertamina.
Sebenarnya yang dirusak oleh Ahok bukanlah nama Pertamina nya namun yang dirusak Ahok adalah praktek-praktek permainan jabatan dan hobi utang sampai melakukan lobi kepada Menteri untuk mendapatkan jabatan tertentu.
Pemanggilan dari Erick Thohir terhadap Ahok ini menjadi agenda yang rasanya memberikan konfirmasi bahwa memang betul ada praktek busuk semacam ini ditubuh BUMN.
Semoga saja dengan pertemuan Ahok dan Erick Thohir membuat kita sama sama tahu Indonesia ini masih bisa mensejahterakan rakyatnya lewat keberadaan BUMN yang sehat ini.
*Terbukti Ahok masih ditakuti dan masih
menakutkan
Dia berani membongkar aib meski yang
menjadi taruhannya adalah nyawanya*
Sumber : Status Facebook Jan Andrew Rohitu
Sunday, September 27, 2020 - 18:15
Kategori Rubrik: