Ahok dan Orang Medan

Oleh : Erizeli Jely Bandaro

Waktu business trip ke Sumatera Utara teman saya mengatakan bahwa Ahok tidak pantas jadi Gubernur di Jakarta. Sebaiknya Ahok jadi Gubernur di Sumatera Utara. Mengapa ? Gaya Ahok Medan banget. Mungkin karena pengaruh istrinya orang medan dengan kombinasi gaya orang Belitung yang membuat orang Jakarta pedih telinganya. Jadi kalau Ahok kalah karena di kroyok PDIP dan Garindra kami orang medan siap tampung Ahok.

Tapi mengapa Jokowi yang lembut bisa menang Pilpres di Sumatera Utara? Menurutnya orang medan itu keras tapi hatinya lembut. Mereka mudah sekali melihat kebaikan dari manapun sumbernya. Mereka hanya ingin perubahan dan tidak peduli dengan system negara, terbukti pemenang Pileg adalah Golkar.Mereka hanya melihat sosok Jokowi dan yakin akan ada perubahan. Itu sebabnya mengapa Jokowi mau berpasangan dengan Ahok waktu Pilgub DKI walau beda partai dan beda ras. Karena orang baik selalu berteman dengan orang baik.

Relasi bisnis saya sejak dulu kebanyakan orang Medan etnis China. Mereka memang pekerja keras dan berpikir pragamatis. Mereka cepat sekali berubah bila ada kesempatan berubah menjadi lebih baik. Ada teman yang menjadikan kebun sawitnya sebagai tempat berternak sapi. Ketika harga sawit jatuh , dia mendapatkan berkah dari harga daging sapi yang terus naik. Mereka selalu punya cara mensiasati setiap kebijakan pemerintah dan karenanya mereka unggul dalam putaran waktu.

Dulu ketika layanan rumah sakit buruk, mungkin Rumah sakit di Penang sebagian besar pasiennya adalah orang Medan. Karena biaya perawatan murah dan lebih baik. Mereka tidak marah dengan keadaan namun dengan uang hasil kerja keras ,mereka bisa memilih yang lebih baik tanpa perlu protes kepada pemerintah. Ketika harga komoditas pertanian jatuh, mereka tidak protes. Mereka bangkit membangun industri dengan menggandeng teman teman mereka di Malaysia , Singapore, China untuk memanfaatkan peluang China Asean ,ME Asean.

" Tak ada yang salah dengan negara ini kecuali elite politik yang kadang mantiko, karenanya tak elok bergantung hidup dengan mereka. Hidup kita hanya kita yang bisa merubahnya. Syukur kalau ada pemimpin yang baik seperti Jokowi, kita agak lapang bangun usaha. Itu aja.." Demikian kata teman di Medan. Saya hanya tersenyum. Tentu tidak ada yang sempurna, namun saya hanya liat sisi baiknya saja..** (ak)

Sumber : Facebook Erizeli Jely Bandaro

Tuesday, May 17, 2016 - 09:15
Kategori Rubrik: