Ahok dalam Pandangan Saya

Oleh: Saiful Huda Ems.

Ahok dalam pandangan saya tidak bersalah, yang bersalah itu gerombolan 212, ketika orang-orang Kristen atau PGI diam maka harusnya yang malu itu kita, siapa? Ya umat Islam ! Karena itu waktu itu saya berani maju menjadi salah satu tim kuasa hukum Ahok tanpa minta bayaran, sebagai konpensasi kesalahan kami umat Islam yang telah berbuat zhalim pada Ahok. 

 

Saya jugalah yang pertamakali menginisiasi untuk menjembatani pertemuan Ahok dengan Ketum PBNU KH. Said Aqil Shiradj dan Ketua MUI KH. Ma'ruf Amin yang saat itu hampir terbakar emosi tersulut oleh agitasi dan propaganda gerombolan 212, hingga Ahok dan NU mesra kembali. Dan semua itu saya lakukan tanpa ada seorangpun yang tau kecuali saudara kandungnya Ahok, dan yang dimunculkan namanya di media sebagai inisiator pertemuan malah politisi PPP Djan Faridz, ya tidak apa-apa, tak harus jadi soal buat saya. Ikhlas...

Politisasi agama yang dilakukan oleh orang-orang seperti Haikal Hasan dan gerombolannya itu dosanya luar biasa. Ahok yang memimpin dengan jujur, tegas, berani dan adil tidak boleh dizhalimi dengan cara mempolitisasi agama untuk menjatuhkan dan terlebih memenjarakannya. "Wailul lil muthaffifin !"...Celakalah orang-orang yang curang ! Yang tidak adil dalam menyikapi persoalan.

"Wahai orang-orang yang beriman ! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berbuat tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan". (Al-Qur'an Surat Al-Ma'idah ayat 8)...(SHE).

20 Agustus 2019.

Saiful Huda Ems (SHE). Advokat dan Penulis.

Wednesday, August 21, 2019 - 14:30
Kategori Rubrik: