Agamis Tapi Bengis

Ilustrasi

Oleh : Yusuf Muhammad

Aku perhatikan orang2 yang semula dukung TGB ini sepertinya mereka religius dan agamis. Mereka juga sering menyuarakan "TGB for Indonesia" karena TGB dianggap relegius, agamis, berilmu dan pokoknya top abis dah.

Tapi setelah aku amati lagi pasca TGB secara terang2an mendukung Presiden Joko Widodo dua periode, ternyata mereka yang semula mendukung kini berbalik mencaci dan menghina TGB secara tak beradab, padahal setahu saya TGB tak pernah berstatement provokatif atau menjelek-jelekan siapapun.

Jujur saya yang sebelumnya tidak pro dg TGB pun tak pernah menjelek2kan beliau seperti yg telah dilakukan oleh eks pemuja beliau. Bisa dicek disemua postingan saya.

Dari fenomena ini semakin menjelaskan, bahwa sikap relegius dan agamis yang ditunjukkan oleh mereka ini hanya kedok untuk kepentingan politik praktis. Dan dampaknya lagi2 rakyat awam akan selalu menjadi korban akibat perilaku busuk oknum politisi yang selalu mengatasnamakan agama dan ayat2 suci dalam setiap kepentingan politiknya.

Bagiku, TGB tak pantas dimaki - maki, kecuali jika sebelumnya beliau sering memprovokasi dan mencaci maki baik antar sesama maupun terhadap pemerintahan yang sah.

Fenomena TGB ini juga seakan memperlihatkan kepada kita semua, bahwa masih banyak oknum yang mengaku agamis tapi akhlaqnya bengis.

Sumber : Status Facebook Yusuf Muhammad

Sunday, July 8, 2018 - 14:45
Kategori Rubrik: