Agama Prabowo Tergantung Sikon

Oleh: Ricky Apriansyah

 
Beragama apapun, itu tidak masalah bila memang murni dari panggilan jiwa. Mau Kristen, Islam, Katholik, Budhdha, Hindu atau Konghucu. Tidak masalah. Yang masalah itu kalau seseorang memeluk agama tertentu bukan karena panggilan jiwa melainkan karena pamrih duniawi. Karena nafsu jabatan, karena kekuasaan. Kalau menikahi anak penguasa, harapannya karir akan meningkat. Dan nyata benar terjadi di era yang penuh kolusi, korupsi dan nepotisme.
 
Contoh nyata adalah orang yang sebenarnya Nasrani. Lalu karena mau menikah dengan anak penguasa jadi masuk Islam. Seperti yang dilakukan calon presiden 02, Prabowo. Dari kecil Nasrani, semua keluarganya ada yang Katholik ada yang Kristen. Tidak ada yang Islam. Namun dia menjelma jadi Islam demi bisa menikahi anak presiden. Dan dalam satu kedipan mata, dari prajurit biasa dia pun menjabat Danjen Kopassus.  
 
 
 
Dia menyatakan menjadi Islam. Tapi  Islamnya juga hanya Islam KTP. Tidak bisa ngaji, tidak melaksanakan sholat serta kewajiban lainnya. Jarang sekali melaksanakan sholat Jumat yang merupakan kewajiban bagi setiap laki-laki muslim. Sekalinya sholat, wudhunya juga tidak benar. Urutannya salah semua. Namanya juga orang yang Islamnya bila perlu saja. 
 
Dia  tidak mendalami agama barunya. Makanya dia tidak tahu hal ikhwal agama Islam. Sampai-sampai tidak mengerti juga kalau perempuan tak diperbolehkan menjadi imam bagi laki-laki dewasa. Hingga pernah meminta Mbak Yenny Wahid, Putra Gus Dur untuk mengimaminya. Benar-benar lucu dan guoblok. 
 
Kemudian karena memang menikahnya hanya karena ingin karir saja dan bukan karena menjalankan sunnah Nabi, terjadilah perceraian. Balik lagi dia ke agamanya yang lama. Rajin lagi melakukan peribadatan di gereja. Lalu saat nyapres, konsultan politiknya menyarankan dia menempuh jalan biadab, menggosok sentimen agama Islam. Balik lagilah dia menjadi Islam. Sok tampil menjadi pembela umat yang nomor satu. Padahal dia sendiri agamanya diragukan.
 
Yang ajaib, walau dia jadi islam, tapi setiap perayaan Natal tak pernah dilewatkan. Tak pernah absen dia merayakan bareng Natal keluarga besarnya. Semua ritual dilakukan. Jadi sebenarnya Prabowo ini Islam atau Nasrani? Ya bila perlu Nasrani, bila perlu Islam. Agamanya  tergantung sikon.
Tuesday, March 26, 2019 - 07:30
Kategori Rubrik: