Agama Kental Manis

Ilustrasi

Oleh : Agus Salim

Baru-baru ini publik digegerkan dengan berita susu kalengan yang selama ini di percaya dan di yakini sebagai susu kental manis yang benar-benar susu justru sama sekali tidak mengandung susu, hanya campuran gula dan bahan lainnya yang di buat mirip susu kemudian di kemas dan di iklankan dengan gambaran seolah produk itu benar-benar mengandung susu.

Masyarakat kita memang mudah tertipu oleh penampilan dan kemasan, ada minuman putih mirip susu langsung di imani bahwa itu susu, entah karena kurangnya wawasan dan pengetahuan tentang ke-SUSU-an, atau memang masa bodoh saja yang penting bisa NYUSU, namun bagaimanapun masyarakat kita memang tidak terlalu memikirkan efeknya, selama mereka merasa senang mengkonsumsinya ya enjoy saja, rokok yang sudah jelas tertulis "membunuhmu" saja masih di isep, apalagi susu sudah pasti di sedot.

Waktu pilkada DKI juga ada kasus serupa, yakni demo bela agama yang sebenarnya sama sekali tidak mengandung agama, kental muatan politik dan kepentingan, hasilnya masyarakat JKT58 itu tertipu juga dengan produk agama kental manis yang sama sekali tidak mengandung agama, hasilnya mereka di anugerahi gubernur seiman yang ngaku pribumi padahal keturunan timur tengah yang sampai saat ini sudah banyak prestasi, dari rumah DP NOL PERSEN dan modal usaha yang fiktif, trotoar yang di jadikan lapak jualan, parkir liar, becak, pelayanan untuk warga yang semrawut, sampai terbengkalainya pengerjaan trotoar yang di persiapkan untuk menyambut sea games, dan entah masih banyak lagi prestasinya selain jalan-jalan ke luar negeri dengan alasan study banding, yang penting seiman dan ngaku-ngaku pribumi dan menjanjikan surga, aman.

Inilah salah satu penyebab negara kita tertinggal dari negara lain, negara lain sudah banyak menciptakan alat canggih untuk perang, masyarakat kita masih ribut ayat perang untuk kepentingan pilkada, hasilnya kita saling serang dengan bangsa sendiri demi membela tokoh politik yang berebut kuasa.

Agama kental manis memang memabukkan, tidak sedikit yang meledakkan diri dan membunuh orang lain untuk membelanya, kalau mereka di himpun monas akan penuh lautan manusia.

Sumber : Status facebook Agus Salim

Saturday, July 14, 2018 - 14:00
Kategori Rubrik: