Agama Artis

Ilustrasi

Oleh : Budi Setiawan

Kawan saya yang jadi wartawan infotainment dan banyak bergaul dengan selebritis perempuan ( artis) mengatakan, jika sejak kecil artis diajarkan agama dipastikan mereka tidak akan menapak dunia glamour bergemilang uang dan ketenaran lengkap dengan budaya hedonisme. Nyaris mustahil menjadi artis laris sekaligus religius. Dia harus memilih satu diantara dua.

Kebanyakan selebritis mereguk kenikmatan duniawi. Bayangkan untuk satu tayangan dia dibayar minimal 35 juta. Belum lagi pendapatan lewat iklan dan acara-acara lain yang minimal dapat 500 juta.

Lanjut kawan saya, sebulan artis bisa dapat semilyar dan terus bertambah. Duit segitu bisa dipakai apa saja hingga selebritis laksana berjalan tanpa menapak. Dia seperti terpisah dari dunia nyata karena kerja keras mereka-shooting stripping -yang bisa dari pagi ke pagi lagi membuat mereka tidak bisa berfikir lain kecuali mencapai target kejar tayang.

Suatu hari kawan saya mendapat curhatan dari sang artis betapa kosong hidupnya. Maksudnya, dia Islam tapi cuma Islam-islaman. Yang Kristen cuma pandang pergi ke gereja seperti ganti baju. Tidak ada pengkayaan rohani yang buat diri mereka tenteram.

Ditengah kegalauan, kadang selebritis menemukan oase kerohaniaan lewat rekan main sinetronnya atau lewat pertemuan terbatas. Mereka menemukan sosok yang bisa mengisi kekosongan batin karena pacarnya pinter ngomong agama.Satu hal yang tidak pernah mereka terima dari orang tuanya.

Jadilah mereka berkawin dengan sesama selebritis. Aktor yang pandai bicara soal agama. Artis yang bersangkutan berharap suaminya bisa membimbing dia ke " jalan yang benar." Namun ketika berumah tangga, artis itu menemukan keimanan suaminya sama dangkalnya. Akhirnya mereka bercerai. Artis tadi yang tadinya berjilbab menguraikan lagi rambutnya. Publik riuh rendah menghujat dan mendukung hingga sang artis merasa tertekan.

Kawan saya bilang, dalam keadaan seperti ini, sang artis nyaris kehilangan pedoman. Dia bagaikan layang-layang. Jadi jangan heran jika akhirnya sang artis menemukan sandaran yang dimata publik tidak masuk akal. Yang islam masuk Kristen. Yang kristen masuk Islam. Atau yang esktrim pertama Islam kemudian masuk Kisten kemudian masuk lagi Islam. Dan sebaliknya. Jika tidak semuanya, maka artis tadi menemukan sosok guru spiritual demi mengisi kekosongan nutrisi rohani mereka. Celakanya, guru tadi juga menipu mereka. Jika cocok, perlahan dia melepaskan dunia glamornya.

Jadi kawan saya bilang selebritis baik aktor maupun artis boleh dikata selalu mencari rumah rohani yang cocok buat mereka. Ditengah kegemerlapan, spiritualitas mereka berada dalam kegelapan. Secara rohani, selebritis adalah kaum yang menderita karena didikan orang tua yang hedonis sejak awalnya tanpa bimbingan agama yang memadai.

Tentu pandangan kawan saya ini subjektif dan lebih banyak tertuju pada kehidupan selebritis perempuan. Dia juga menegaskan observasinya tidak menggambarkan bahwa seluruh selebritis seperti itu.

Meski dia bilang boleh dicek. Berapa banyak artis yang sejak awal taat beragama? Jika ada, jumlahnya berapa dan berapa yang tetap laku sampai sekarang dengan bayaran menakjubkan ?

Sumber : Status Facebook Budi Setiawan

Tuesday, November 14, 2017 - 20:15
Kategori Rubrik: