Ada yang Ingin Manfaatin NU Muhammadiyah

ilustrasi

Oleh : Alim

Ikan busuk tetap akan berbau meski ditutup rapet. Mau dbungkus pakai isu apapun, perseteruan Geng Amerika dan Geng China juga semua orang tahu.
Mau pakai isu demokratisasi, isu perseteruan agama, isu lingkungan, isu HAM alaaah gombal amoh kabeh. Sebenarnya ya rebutan sebagai adikuasa dan rebutan ekonomi dunia.

Dari jaman dulu, setiap titik lemah rivalnya selalu dimanfaatkan untuk menyerang, termasuk saat ini soal Uighur. Dimanfaatin Amerika laaah. Di sisi lain Kita ingat betul bagaimana NU dan Muhammadiyah bersuara keras soal kecurigaan pelanggaran HAM itu, sebagaimana soal pelanggaran HAM lainnnya.

Karena itu tokoh2 NU dan Muhammadiyah diundang ke China. Tapi ya hanya beberapa hari. Itupun cuma observasi, bukan investigasi.

Coba tebak, apa berita yang keluar? Beritanya mengabarkan seakan NU dan Muhammadiyah bilang bahwa di China baik-baik saja, tidak ada kamp penahanan muslim bla bla bla. Orang dalam tentu tahu bahwa banyak pernyataan pimpinan dua ormas ini diframing, dipotong dan tidak tayang. Siapa yang paling banter beritakan ini? CNN.

Sekarang pun, ramai lagi soal itu. Lagi-lagi Pernyataan resmi PP Muhammadiyah dipotong. Misalnya, PP Muhammadiyah menyatakan, "Sikap Muhammadiyah terhadap HAM akan tetap sama. Muhammadiyah menentang keras segala bentuk pelanggaran HAM oleh siapapun, kepada siapapun, dan dimanapun. Tidak terkecuali oleh China, Arab Saudi, Israel, dan sebagainya."
Itu dipotong dan tidak dimuat oleh media.

Kita amati, siapa yang rajin beritakan ini? CNN lagi! Sejak awal media ini yang main. Lalu baru-baru ini mereka angkat lagi sebagai amplifikasi dari World Street Journal dan jadi ramai lagi. Apa dikira kita tidak tahu tau siapa di belakang CNN dan di pihak mana mereka berdiri?

Selanjutnya bisa ditebak, buzzer-buzzer baik personal maupun lembaga ikut main. Misalnya, tiba-tiba FPI ikut-ikutan korek-korek NU dan Muhammadiyah.. diberitakan oleh CNN lagi! Tampaknya dengan isu ini FPI ingin mencari posisi bergain setelah SKTnya terancam nggak bisa diperpanjang karena mendukung Khilafah. Atau mau caper dengan para sponsor?

Buzzer-buzzer lain bikin isunya macam-macam, termasuk bilang NU dan Muhammadiyah mendapat dana bantuan dari China.
Alah maass... aset Muhammadiyah itu Trilyunan, pemerintah aja ngutang ke Muhammadiyah 1,3 T, Muhammadiyah nggak seheboh kamu. Anggota juga siap mengorbankan harta untuk perjuangan Muhammadiyah. Ngapain cari receh dari China.

Dua ormas ini sudah klarifikasi bahwa tidak bisa dibeli dan didikte oleh siapapun soal Uighur ini. Mau audit? Silakan datang! Tapi siapa elo?

Panjang lebar begini sebenarnya hanya ingin bilang bahwa ada pihak yang ingin manfaatkan NU dan Muhammadiyah sebagai alat proxy-war mereka, baik di sini dan di luar sana. Proxynya siapa? Ya itu sudah saya sebut di paragraf awal.

Jadi jangan mau dibodohin oleh para gombal amoh itu deh...!

Wednesday, December 18, 2019 - 11:30
Kategori Rubrik: