Ada Musang Berbulu Ketek di Demo RUU HIP

ilustrasi

Oleh : Seruanhulu

Munculnya RUU HIP yang diusulkan oleh DPR RI menuai banyak tanggapan dari kalangan masyarakat, baik itu tanggapan positif maupun tanggapan yang negatif. Beragam macam tafsiran dan opini liar menjadi konsumsi publik di tengah pandemi covid-19.

Sebenarnya ada hal yang jauh lebih penting dari itu yang seharusnya diperhatikan di tengah pandemi ini, yakni mendukung dan memberi solusi kepada pemerintah untuk menstabilkan perekonomian Indonesia di tengah wabah covid-19 yang sedang berlangsung.

Tapi semua itu menjadi terabaikan, seolah bukan hal yang diprioritaskan lagi akibat hebohnya RUU HIP. Mereka seakan lupa bahwa covid-19 sedang mengrogoti negeri ini lalu kemudian fokus tentang pembahasan terkait munculnya RUU HIP yang diusulkan oleh DPR tersebut.

Ada pihak yang sengaja menggoreng isu terkait munculnya RUU HIP ini, mereka memberikan tafsiran dan menyebarkan ketakutan di tengah masyarakat dengan mengatakan bahwa RUU HIP tersebut sengaja disusun oleh pemerintah untuk membangkitkan PKI dan menghapus ideologi Pancasila.

Setelah tafsiran itu membludak di tengah masyarakat lalu kemudian mereka mulai menyusun strategi untuk melakukan demo untuk memakzulkan Presiden Jokowi. Jelas, ini ide konyol. Kenapa? Karena dari awal terjadi pro dan kontra di tengah masyarakat terkait RUU HIP telah ditolak pembahasannya oleh pemerintah.

Lagian yang mengusulkan RUU HIP itu bukan pemerintah melainkan DPR, lantas kenapa kemudian isu itu ditimpakan ke Jokowi lalu kemudian menyuruhnya mundur dari jabatan Presiden? Artinya, sampai di sini bisa disimpulkan bahwa isu ini tidak lebih dari sekedar bahan gorengan semata yang sengaja dijadikan bahan untuk menyerang Jokowi.

Ketika mereka berhasil memakzulkan Jokowi, maka keinginan mereka untuk mengubah ideologi Pancasila menjadi ideologi Khilafah tentu saja memiliki peluang besar dan inilah momen yang mereka kejar. Karena, mereka paham betul bahwa semasih Jokowi memimpin bangsa ini, maka keinginan untuk mendirikan Khilafah di Indonesia hanya sebatas impian yang tak pernah bisa diwujudkan.

Anehnya, selama ini mereka dikenal sebagai kelompok yang bertentangan dengan Pancasila bahkan di antaranya ada beberapa tokoh yang pernah menghina ideologi Pancasila, lalu ketika RUU HIP muncul maka dengan tiba-tiba mereka menggalang dukungan untuk membela Pancasila seolah mereka ini warga negara yang paling Pancasilais.

Kalau mereka memang betul pro Pancasila, maka waktu HTI masih eksis di Indonesia yang jelas-jelas itu adalah organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, maka seharusnya juga mereka mendukung pemerintah pada saat membubarkan organisasi tersebut.

Tapi faktanya apa? Yang terjadi malah sebaliknya. Mereka mendukung penuh organisasi terlarang itu dan mengecam pemerintah. Kenapa bisa seperti itu? Ya, karena kelompok yang menolak RUU HIP sekarang ini dengan kelompok HTI adalah orang yang sama. Mereka sama-sama dari kelompok musang yang berbulu ketek.

Dari dulu tujuan mereka cuma satu yaitu mengubah ideologi Pancasila menjadi Khilafah. Tidak ada tujuan mereka selain itu, bahwa sekarang mereka tampil layaknya orang yang paling Pancasilais adalah tidak lain dan tidak bukan bahwa itu bagian dari strategi mereka untuk menjatuhkan Presiden Jokowi, sehingga mereka lebih mudah menguasai bangsa ini.

Sumber : Status Facebook Seruanhulu

Thursday, July 9, 2020 - 09:00
Kategori Rubrik: