Aceh, Macam Anak-Anak

ilustrasi

Oleh : Luc Martin Sitepu

Capresnya Kalah, lngin Merdeka...

Saya tak tahu, berita di bawah ini benar atau tidak. Namun, bila apa yg dikatakan "Mualem" di bawah ini benar dan memang mewakili pendapat warga Aceh keseluruhan maka tingkah kekanak-kanakan yg ditunjukkan oleh orang Aceh ini sebaiknya diturutin saja.

Cape' deeeh....

Biarkan saja mereka merdeka. Apa sih yg bisa dilakukan Aceh bila mereka sudah sendirian dan merasa merdeka?

Coba pikir, sejak Indonesia merdeka Aceh sudah dimanjakan dgn segala keistimewaan yg diberikan oleh Pemerintah Pusat (baca: Negara). Bahkan sesuai keinginan mereka, bbrp tahun lalu Aceh juga diberi hak dan kebebasan utk menerapkan Syariat Islam. Sebuah hak yg tdk dimiliki oleh Propinsi yg lain. Ibarat kata, Aceh adalah "negara dalam negara" karena punya hukum dan peraturan sendiri.

Semua kemauan orang Aceh sudah dituruti. Pertanyaannya adalah : "Apa hasilnya?" Tak ada!

Dengan segala kemandirian dan keistimewaan yg dimiliki, ternyata Aceh tak mampu mendongkrak performanya. Hampir dalam semua hal Aceh tdk pernah tercatat mengungguli propinsi yg lain. Bahkan kalau tidak salah, Aceh pernah menduduki peringkat tertinggi (?) utk kasus asusila/pelecehan seksual. Lucu, bukan?

Lalu, bagaimana dengan moral gubernurnya? Ya sama saja. Dia dicokok KPK karena rakus, maling uang rakyatnya.

Barangkali, selain karena Capresnya kalah pada Pilpres , keinginan Aceh utk merdeka (lagi) adalah manifestasi rasa malu dari para petinggi Aceh yg ternyata tdk pernah mampu membuat Aceh menjadi lebih maju dan lebih bermoral dari propinsi yg lain, walau sdh diberi segala keistimewaan.

Biarkan saja Aceh mengadakan referendum. Kita lihat saja, mereka bisa apa...

Sumber : Status Facebook Luc Martin Sitepu

Wednesday, May 29, 2019 - 11:15
Kategori Rubrik: