8 Hal Lebih Menakutkan Orang Indonesia Daripada Terorisme

 

REDAKSIINDONESIA - Indonesia baru saja mengalami satu lagi kejadian kelam dengan adanya tindakan terorisme di kawasan Sarinah. Tidak cuma meletus bom bunuh diri aja, para teroris juga sempat baku tembak sebelum berhasil dilumpuhkan aparat kepolisian. Tapi respon yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia ternyata di luar dugaan karena mereka malah memilih untuk datang dan melihat langsung di tempat kejadian perkara. Terus tagar #KamiTidakTakut juga mendadak viral sebagai bentuk jawaban bahwa masyarakat Indonesia yang tidak terpengaruh dengan bentuk intimidasi yang dilakukan oleh para teroris. Apakah hal-hal di bawah ini lebih menakutkan bagi orang Indonesia ketimbang teroris?

1. Setoran Kurang

Hampir semua masyarakat Indonesia setiap hari hidupnya dikejar-kejar oleh setoran. Entah itu setoran ke perusahaan, setoran ke majikan sampai setoran ke keluarga yang menunggu di rumah. Bahkan yang buka usaha sendiri pun pasti juga punya target yang harus dikejar. Terus kalau target dan setoran tadi sampai kurang, pasti efeknya bakalan menakutkan bagi kondisi ‘dompet’. Ancaman pemecatan sampai gulung tikar pasti menghantui orang-orang yang setorannya masih kurang. Jadinya banyak yang mikir mau bagaimanapun kondisinya, setoran harus tetap lancar jaya.

2. Chat Tidak Dibalas

Buat yang suka memanfaatkan teknologi pasti pernah mengalami chat yang cuma dibaca, tapi tidak dibalas seseorang di sana. Bagaimana ya, meskipun kelihatannya cuma sepele, tapi efek psikologis yang ditimbulkan dari chat yang cuma dibaca dan tak berbalas itu bakalan menyesakkan banget. Tidak bisa tidur dan kurangnya nafsu makan.

3. Debt Collector

Buat yang suka cara instan dalam memiliki suatu barang, mengambil kredit sudah pasti jadi solusi. Kredit itu sendiri bakalan anteng-anteng saja kalau sudah dihitung dengan cermat sesuai kemampuan penghasilan yang ada. Masalahnya tidak semua kredit berjalan mulus dan banyak di antaranya berakhir di tangan tukang tagih. Mungkin masih erat hubungannya sama poin pertama tadi sih. Cuma kalau sudah berurusan dengan debt collector, jelas mimpi buruk setiap kali telat bayar angsuran.

4. Tagihan Kartu Kredit Membengkak

Masih soal cicil-mencicil. Orang Indonesia memang doyan menggunakan metode pembayaran seperti ini, apalagi kalau sistem mencicilnya tinggal digesek. Lebih praktis tidak perlu ribet bawa-bawa uang tunai. Tapi kalau keenakan menggesek sampai lupa diri, bisa-bisa tinggal menangis pilu pas dilihat ada yang bengkak. Jangan diremehkan ya, ada loh orang yang punya tunggakan kartu kredit sampai frustasi dan depresi sehingga bunuh diri.

5. Dihubungi Mantan

Hal lainnya yang dianggap menakutkan bagi orang Indonesia tentu saja ketika mantan menghubungi kembali. Kalau selama ini kamu berpikiran mantan menghubungi kamu itu adalah sebuah kabar gembira, itu salah besar. Karena mantan bisa saja hadir membawa kembali luka yang dulu pernah ada, atau punya maksud terselubung mengajak gabung MLM. Tapi itu semua masih mendingan dibandingkan ketika mantan memberi undangan pernikahannya dengan orang lain yang cukup beruntung bisa bersanding bersamanya.

6. Sepakbola Indonesia Tak Kunjung Berprestasi

Semua orang pasti juga sudah mengerti kalau sepakbola itu adalah olahraga yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia. Tentunya bakal terasa lebih seram dan nelangsa kalau melihat persepakbolaan Indonesia tidak kunjung berprestasi dan kompetisinya musim-musiman doang. Memang sih belakangan ini sudah diadakan turnamen-turnamen yang dibikin buat mengisi kekosongan. Tapi yang diinginkan sama masyarakat tentu saja kompetisi dalam format liga yang bisa memberi stabilitas sepanjang tahun. Moga-moga cepat didapatkan solusinya.

7. Harga Cabai Mahal

Entah ada hubungannya dengan negara tropis atau tidak, yang jelas orang Indonesia adalah penggemar makanan yang pedas-pedas. Makanya pas harga cabai mahal masyarakat jadi pada heboh karena makan tanpa sambal laksana pelesiran tapi tidak selfie. Hambar banget. Padahal, kalau dipikir-pikir ada banyak makanan yang kalau dimakan pakai sambal malah jadi tidak enak.

8. Sinetron Dicekal KPI

Sebenarnya tidak ada hal lain yang lebih menakutkan buat masyarakat Indonesia selain ancaman pencekalan sinetron. Bayangkan kalau drama yang penuh melotot dan balas dendam itu tidak boleh tayang di TV, bagaimana nasib rumah tangga Indonesia. Mau nonton apa lagi bangsa kita? Padahal, dari nonton sinetron doang kita bisa mendapatkan banyak pelajaran berharga. Hidup sinetron!

Kayaknya cukup sebegini saja. Apa masih tambahannya lagi? Tapi bagaimanapun juga, meski masyarakat Indonesia tidak takut terorisme, tapi kita semua tidak ingin hal demikian terulang kembali kan. Yuk sama-sama kita jaga kekompakan bangsa dan negara ini ke depannya. Tidak perlu muluk-muluk, mulai saja dari hal yang simple dengan merajut kebersamaan, tenggang rasa, dan gotong royong di antara kita (kok mirip pelajaran PPKN sih).

 

Sumber: malesbanget.com

 

Friday, January 15, 2016 - 14:00
Kategori Rubrik: