27 Hari Hidup Bareng Covid

ilustrasi
Oleh : Alto Luger
Disclaimer:
Ini pengalaman pribadi, mungkin saja berbeda dengan apa yang anda/orang lain alami. Silahkan dibaca, dishare (kalau mau), tapi jangan dijadikan rujukan medis ya.
TIMELINE
Tanggal 24 November
Tes Rapid Antigen di Jakarta, hasilnya Negative.
Tanggal 26 November - Tanggal 10 Desember
Nyasar
Tanggal 11 Desember
Test Rapid Antibody, hasilnya non reaktif
Tanggal 13 Desember
Return to Base
Tanggal 17 Desember
Ibu dan ponakan yang akan kembali ke Ambon tes Rapid Antigen untuk travel, hasilnya Positif
Tanggal 18 Desember
Inisiatif untuk tes Swab PCR mandiri, hasilnya positif Covid19 (swab #1)
Tanggal 20 Desember
Seluruh anggota keluarga tes Swab PCR, hasilnya 3 positif Covid19, 4 negatif (Swab #2)
Tanggal 21 Desember - Isolasi mandiri Day #1
Tes darah lengkap, jantung dan foto rontgen. Setelah itu langsung ke tempat isolasi, tanpa ada gejala
Tanggal 24 Desember - Day #4
Batuk (agak) kering (berlangsung sekitar 6 hari);
Kehilangan penciuman (berlangsung sekitar 5 hari)
Meriang tapi suhu badan tidak melebihi 37 derajat (berlangsung sekitar 4 hari)
Tanggal 28 Desember - Day #8
Swab #3, hasilnya masih positif
Tanggal 4 Januari - Day #15
Swab #4, hasilnya Negatif.
Untuk memastikan tidak ada False Negative maka perlu tes konfirmasi antara 3-5 hari kemudian
Tanggal 7 Januari - Day #18
Swab #5. Hasilnya ternyata balik Positif.
Isolasi mandiri dilanjutkan
Tanggal 11 Januari - Day #22
Swab #6, Hasilnya Negatif.
Sekali lagi, untuk memastikan tidak ada false negative maka butuh tes konfirmasi antara 3-5 hari kemudian
Tanggal 15 Januari - Day #26
Swab #7, Hasilnya Negative.
Karena sudah double negative maka isolasi mandiri sudah bisa diakhiri di hari ke #27
MEDICATION
Obat-obatan yang diminum dan suplemen yang diberikan semuanya sesuai dengan resep dokter jadi tidak akan saya posting di sini karena kebutuhan saya mungkin saja berbeda dengan anda.
APA PENGALAMAN YANG BISA DIAMBIL?
1. Efek Covid19 ke tubuh ternyata berbeda-beda. Ibu saya yang punya riwayat darah tinggi, ternyata sama sekali tidak bergejala, dan di hari ke 14 sudah dinyatakan sembuh/negatif; Sebaliknya saya yang selalu rutin olahraga mengalami gejala ringan. Di lain pihak, mendengar cerita dari sahabat/rekan tentang orang-orang yang fisiknya sangat fit, tapi ada yjuga ang sampai butuh perawatan intensif.
Ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa efek dari Covid19 ke tiap-tiap orang (bisa saja) berbeda. Walaupun fatality ratenya sangat rendah, tapi kita/anda gak akan tahu efek Covid19 ke diri anda sampai anda mengalaminya sendiri.
2. Tracing "sumber" infeksi kita menurut saya cukup sulit. Saya sendiri tidak tahu kapan kena Covid19 karena tanggal 11 Desember hasil tes rapid antibody adalah non-reaktif, dan beberapa orang yang ditemui saat nyasar pun hasil tes rapid antigen mereka semuanya negatif.
Kemungkina besar, saya tertular Covid19 saat sudah kembali ke rumah pada tanggal 13 Desember. Itu berarti bisa saja tertular di dalam rumah sendiri, atau bisa juga menularkan di rumah. We will never know.
3. Kalau saja ibu tidak berencana terbang sehingga tidak melakukan tes rapid antigen yang hasilnya positif, maka mungkin saja saya/kami pun tidak tahu bahwa saya (kami) sudah terinfeksi Covid19.
Ini berarti kita tidak akan bisa yakin bahwa orang yang kita temui dalam interaksi offline adalah orang yang bebas Covid19, apapun hubungan kita dengan orang dimaksud. Sebaliknya, kita juga - mungkin saja - tidak tahu kalau kita sudah positif Covid19 dan secara tak sadar sudah menularkannya ke orang yang berinteraksi di darat dengan kita.
4. Dari hasil konsultasi dengan medic pendamping, ternyata kejadian di mana hasil negatif kemudian jadi positif di tes berikut adalah hal yang sering terjadi. Untuk itu maka sebaiknya dilakukan test berikutnya antara 3-5 hari untuk benar-benar mengkonfirmasi, sekaligus mencegah terjadinya 'false negative' atau 'false positive'.
Terima kasih kepada sahabat semua yang sudah mendoakan kesembuhan.
Now, we're back in business
Stay healthy temans...
 
Sumber : Status Facebook Alto Luger
Wednesday, January 20, 2021 - 09:00
Kategori Rubrik: