2019 Ganti Pengajian

Oleh: Heni Nuraini

 

Miris. Hanya karena 1 orang, kamu yang teriak unisntal aplikasi, berpotensi menghilangkan nafkah ribuan orang yang tidak bersalah. 

Apakah kamu tidak pernah berpikir, bahwa apa yang hilang dari mereka, jika kamu adalah penyebabnya, sebagai pengganti akan Allah ambil dari rejekimu sendiri melalui banyak cara, bisa kehilangan harta benda, kamu atau keluagamu jatuh sakit, terkena musibah, dlsb. Allah Maha Adil dengan caraNya sendiri yang penuh misteri..

 

 

Pada saat kamu meributkan perzinahan sesama jenis, sudahkah mengecek apakah anak gadismu masih perawan atau anak bujangmu masih perjaka ? 
Atau mungkin pasangan hidupmu pernah berzina di belakangmu ?
Atau bahkan dirimu sendiri pernah berzina ?

Saya sama sekali tidak pernah membela perilaku kamu Nabi Luth. Hanya berusaha mengingatkan... 
Sebelum bermudah mengucapkan laknat, "musnahkan kaum Nabi Luth", karena ingin menyelematkan negeri... Jangan lupa menyelamatkan keluarga sendiri terlebih dahulu.

Jika ada anggota keluarga yang berzina, datanglah kepada hakim, "Saya ingin anak saya dirajam, dan tangan saya sendiri yang pertama kali akan merajamnya"

Jika tidak sanggup.. Jaga mulut dan hati sebelum bermudah-mudah melaknat orang lain.. 

Hati-hati. Karena bisa jadi, hari ini kamu melaknat anak orang, besoknya anak atau cucumu sendiri mengikuti jalan syetan yang sama. Apakah yang akan kamu lakukan ?
Sanggup melaknat dengan ucapan sama, atau meninggalkan mereka di jalanan ? 
Sementara membuang mereka di dunia pun, tidak akan membuatmu menjadi tidak dimintai pertanggungjawaban atas amanah yang telah Allah berikan. 
.
Jangan lupa, jika Neraka disensus, jumlah para pezina pastinya akan lebih banyak dari kaum Nabi Luth.. Semoga kita tidak menjadi umat yang terlena pada yang sedikit dan terlupa pada jumlah yang banyak di depan mata.. Dan bisa jadi itu keluargamu sendiri..
.
Sepertinya memang ada yang salah dalam cara kita beragama. 
Sepertinya ada banyak umat yang perlu ganti guru ngaji segera, tidak perlu menunggu 2019..

 

(Sumber: facebook Heni Nuraini)

Tuesday, October 16, 2018 - 12:45
Kategori Rubrik: