1001 Wajah Tuhan

ilustrasi
Oleh : Jody Ananda
Almarhum paman saya sering dimintai bantuan orang untuk memberikan solusi masalah medis maupun non medis. Jika yang datang muslim, diberikan amalan ayat Quran sesuai dengan karakter orangnya. Kalau yang datang orang Nasrani, beliau memberikan amalan wirid dengan kitab Injil. Jika yang datang Hindu, diberikan amalan dengan mantra Hindu, dst.
Suatu kali, saat mendampingi beliau, datang orang keturunan India (orang Medan lazim menyebut sebagai orang keling). Saat dia sedang memberikan amalan wiridnya, paman saya memberikan dengan bacaan ala Indiahe. "Kapan ini orang belajarnya??!", kata saya dalam hati.
Karena penasaran, saya pun bertanya soal itu. "Itu gimana, paman?? "
"Iyah, ya memang harus disesuaikan lah. Kan menghadap ke Tuhan-nya masing-masing ...", jawab beliau.
"Lhooo, ..gak salah tujuan nanti itu?? Kan beda-beda sebutan Tuhannya??!!", tanya saya penasaran.
"Makanya, bersuluk kau dulu, biar paham. DIA-DIA JUGA itu disana...... Kemana pun wajahmu menghadap, kau menghadap wajah-Nya. ", jawabnya sambil ngakak sambil ngebul.
Dengkul ana langsung lemes.
Lahul Faatihah.
Sumber : Status Facebook Jody Ananda
Friday, January 15, 2021 - 10:45
Kategori Rubrik: