10 Korban Susur Sungai SMPN Turi Sleman Semua Perempuan

ilustrasi

Oleh : Ahmad Tsauri

Kalis Mardiasih nulis 10 korban SMP 1 TURI SLEMAN, semuanya perempuan.

Saya sendiri beberapa hari lalu screnshot, dalam berita itu disebutkan semua korban pakai rok panjang. Rok beda dengan celana, rok menahan air dan menyulitkan yang nolong.

Banyak kegiatan pramuka yang kontraproduktif. Kita turut prihatin. Harus ada sertifikasi pembina dan instruktur pramuka, karena ini bukan kali pertama kegiatan pramuka memakan korban jiwa.

Semoga tidak terulang lagi.

Pelajaran pentingnya setiap situasi ada pakaiannya yang sesuai, dan setiap pakaian punya sikonnya sendiri. Kegiatan seperti itu harusnya pakai celana.

Orang tua kita dulu, kaya gitu gak perlu diajari, ke ladang, ke sawah, ke majlis taklim, kondangan, naik motor, naik mobil berbusana sesuai sikon. Sekarang beda jamannya.

Dijaman seperti ini menjelaskan konteks berbusana kepada umat, sama pentingnya dengan menjelaskan kewajiban menutup aurat.

Agar beragama tidak dengan kacamata kuda. Jangan karena takut tidak sesuai syariat menandur padi di sawah memakai gamis.

Sumber : Status Facebook Ahmad Tsauri

Thursday, February 27, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: