1 Tahun Jokowi-Amin, Lebih Baik dari Puluhan Tahun SBY

ilustrasi

Oleh: Manuel

1 tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, buat saya sudah bisa dibandingkan dengan ratusan tahun jika SBY dan Soeharto memimpin bangsa ini. 1 tahun kepemimpinan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, membuat rakyat Indonesia berani bermimpi. Janji kampanye yang dijalankan saat tahun 2019 silam, satu per satu sudah mulai terasa, terlihat dan terukur. Mungkin kalau mau dikatakan secara ekstrim, 1 tahun kepemimpinan mereka ini, masih jauh lebih baik ketimbang ratusan tahun SBY dan Soeharto menja.... Eh maksudnya memimpin Indonesia. Apa saja sih pencapaianya?

Satu tahun Jokowi Amin di depan mata, evaluasi-evaluasi pun muncul. Ada yang pro, ada yang kontra. Ada yang baik, ada yang buruk. Pendukung Jokowi mengatakan rakyat puas. Tapi oposisi pasti mengatakan tidak puas. Itu biasa. Tapi apa yang menjadi faktanya? Mari kita simak satu per satu.

Pertama, pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sangat cekatan menangani krisis yang terjadi. Penanganan krisis yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo sangatlah baik. Dalam kasus wabah kali ini, kita tahu bahwa pengambilan keputusan sangat cepat.

Bahkan saking cepatnya, kita sering menganggap remeh apa yang menjadi keputusannya. Penjelasan seolah tidak ada, hanya langsung eksekusi. Joko Widodo sangat cekatan, selain dalam penanganan kasus wabah korona global, dia juga cekatan dalam pengambilan keputusan ekonomi. Misalnya untuk membuka segala peraturan yang menyulitkan.

Berbeda dengan SBY dan Soeharto, penanganan terkesan sangat lambat. Birokrasi sangat banyak dan berbelit-belit. Justru gerakan dan kelincahan pemimpin sangat dibatasi. Joko Widodo berani mengambil metode penanganan krisis yang tidak favorit.

Sederhananya begini. Ketika bertemu masalah, Jokowi punya Algoritma khas yang bisa membuat penanganan menjadi simple dan tidak berbelit-belit. Sedangkan SBY hanya bisa prihatin, dan Soeharto hanya bisa haha-hihi.

Kedua, pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sangat berani mengambil keputusan. Pengambilan keputusan cepat “tolak Lock down” adalah salah satu yang paling berkesan. Saking berkesannya, saya sampai menyangsikan Joko Widodo. Kenapa gak mau lock down padahal keadaan sudah genting?

Ternyata, Joko Widodo ini sangat visioner. Pengambilan keputusan yang berani, untuk menolak lockdown yang dikoar-koarkan oleh pemimpin daerah di berbagai tempat dan para SJW begow itu, membuat Jokowi dicibir. Menteri Terawan juga kena. Tapi saat ini WHO membuktikan bahwa Lockdown adalah kesalahan terbesar.

Kalau dibandingkan dengan SBY dan Soeharto, mereka mengambil keputusan bukan berdasarkan kepentingan rakyat. Malah Demokrat yang pada saat itu menggunakan cucu SBY untuk menulis surat kepada Jokowi agar lockdown. Dan sekarang terbukti siapa yang salah kan?

Ketiga, pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin adalah pemerintahan yang paling adaptif dalam menghadapi perubahan.Adaptasi adalah kunci keberhasilan bertahannya sebuah peradaban. Itulah yang dikatakan oleh Charles Darwin.

Evolusi adalah adaptasi. Joko Widodo berhasil membangun evolusi, yang secara istilah sebetulnya lebih tepat kita pakai kata “Revolusi”. Revolusi mental yang dibangun oleh Joko Widodo, sangat terintegrasi dan terejawantah dalam kehidupannya. Dalam pengambilan keputusan, dalam melihat konteks dan relevansinya terhadap zaman ini.

Kemampuan adaptasi yang sangat cepat di dalam pemerintahan Joko Widodo ini, membuat saya melihat bahwa dia bisa diaktakan sebagai The Renaissance Man. Mengapa saya katakan beliau adalah “The Renaissance Man” alias a person whose expertise span a significant number of various subject areas. Orang yang sangat mahir dalam berbagai area atau aspek hidup.

Jokowi mahir dalam pengambilan keputusan ekonomi, krisis global, politik, keluarga, olahraga dan sebagainya. Dia adalah expertisedalam segala bidang. Jangan heran jika kita lihat pengambilan keputusannya sangat cepat, visioner, dan tidak terduga.

Keempat, pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sangat bijaksana. Bijaksana artinya melihat keadaan dan tidak berbenturan dengan hal-hal sekitar. Bijaksana adalah bisa menempatkan sesuatu dengan benar, di waktu yang tepat dan dalam kondisi yang sesuai. Lagi-lagi dalam pengambilan keputusan saat pandemic seperti ini. Tidak bisa sembarangan. Harus ada perhitungannya.

Bersyukur kita jika Jokowi bisa membuat segala keputusan yang bisa merangkul sebanyak-banyaknya kemaslahatan hidup. Salah satunya adalah UU Omnibus Law Cipta Kerja. Ini adalah hasilnya. 1 tahun pemerintahan Jokowi Amin, sudah berhasil meneruskan mimpi untuk penyederhanaan birokrasi.

Dari keempat hal di atas, rasanya sudah paham kita bahwa kepemimpinan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin ini, bisa dikatakan berhasil di tahun pertama. Maju terus Pak De. Masih ada 4 tahun lagi. Berjuanglah sebaik-baiknya. Kami rakyatmu, mendukungmu untuk memajukan bangsa dan negara ini!

1 tahun Jokowi Amin sudah jauh melampaui 32 tahun Soeharto dan 10 tahun SBY. Mantap banget! Inilah The Renaissance Man.

Semangat! Indonesia raya!

Begitulah semangat-semangat.

Sumber : Status Facebook Roy Sandy

Friday, October 23, 2020 - 09:30
Kategori Rubrik: