1 Tahun Jokowi Amin : Cerita Kereta Indonesia yang Kian Mendunia

ilustrasi

Oleh : Sahir Nopi

Di tahun pertama pemerintahan kedua Jokowi, berbagai perkembangan teknologi Indonesia mampu menembus dunia. Ini bukan hanya cerita tetapi juga fakta. Dan salah satu teknologi yang mampu bersaing dengan dunia adalah perusahaan INKA atau kereta api. Jika pada 2005. sebanyak 50 unit Broad Gauge Carriages sukses diekspor, lalu 2014 dikirim sebanyak 50 unit Broad Gauge dan 100 unit Meter Gauge Carriages. Maka pada 2017 juga ekspor 50 unit broad gauge dan 200 unit meter gauge.

Kemudian pada 11 Desember 2019. Rangkaian kereta api produk Indonesia senilai Rp 134 miliar tiba di Manila Philipina

Indonesia telah mengekspor rangkaian kereta. PT Industri Nasional Kereta Api (INKA) rangkaian/gerbong penumpang ke Bangladesh pada awal 2019. Sebanyak 250 kereta dikirim secara bertahap dengan nilai kontrak US$ 100,8 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Penjualan ini melengkapi kredibilitas industry kereta Indonesia ke beberapa negara di Asia seperti Bangladesh, Singapura, Filipina, Malaysia, Taiwan, Singapura hingga Kamboja 

 

Bahkan Tahun 2020 terjadi penandatangan pengadaan kereta api penumpang, kereta barang, dan kereta rel listrik untuk Kongo dengan nilai US$11 miliar atau sekitar Rp161,7 triliun. Penandatanganan megaproyek itu sudah dilakukan di Madiun, Jawa Timur pada 14 Oktober.

Tidak hanya itu, kini PT INKA melakukan terobosan membuat bus listrik yang langsung sudah dipesan. Bus listrik buatan Industri Kereta Api (INKA) yang masih dalam tahap uji coba disebut telah dipesan Kongo sebanyak 300 unit. Bus ini bagian dari proyek INKA di Kongo terkait transportasi commuter. Bulan ini bus listrik yang dinamai E-Inobus sudah diujicoba dijalanan tol Jawa Timur.

Dari beberapa uraian diatas, menunjukkan bahwa teknologi transportasi Indonesia tak kalah dari negara lain. Jokowi sebagai presiden mampu membawa dan menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang pantas diperhitungkan dalam teknologi transportasi dan bersaing dengan negara di Eropa. Selama ini tidak banyak yang tahu bahwa kita mampu berdiri sejajar dengan Eropa dalam hal teknologi.

 

Friday, October 23, 2020 - 10:00
Kategori Rubrik: