Reportase

Peraih Medali Asian Games dan Para Games 2018 Akan Dapat Bonus Uang, Rumah dan CPNS

Sedangkan bonus untuk pelatih, manajer, asisten pelatih, CdM dan pimpinan cabang olahraga serta pendukung lainnya, menurut Menpora Imam Nahrawi, juga sedang dipersiapkan.

Ia menyebutkan, saat ini ada anggaran untuk bonus sekitar Rp60 miliar dengan asumsi tertentu jika nanti bonus melampaui kebutuhan nominal itu maka akan disiapkan anggaran baru dari Kemenkeu.

Dosen Anggota MCA Dipecat dari UII dan UIN Sunan Kalijaga

 
Warga Krajan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, itu merupakan salah seorang dari lima orang yang ditangkap Bareskrim terkait jaringan The Family MCA, grup penyebar hoax dengan anggota 177 orang.

Sebelum ditangkap Kepolisian Resor Majalengka, Tara bekerja sebagai dosen bahasa Inggris tidak tetap di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Dosen Anggota MCA Sudah Sebarkan 150.000 Hoax

 
Dijelaskan, TAW ini merupakan dosen dari salah satu universitas di Yogyakarta. "Pengakuannya Dosen UII Yogyakarta. Nomor induk dosen negara 055220502 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, terdata UII Yogya dosen bahasa atau sastra Inggris," jelasnya.
 
Mengetahui hal itu, Polda Jabar mendalami peran dosen wanita tersebut dengan berkoordinasi ke rektorat UII di Yogyakarta.
 

Yuyu Marbot Masjid di Garut Mengaku Dianiaya, Ternyata Berbohong

 

Polda Jabar yang mendapatkan informasi dugaan penganiayaan marbot masjid bernama Yuyu itu lalu bergerak ke Garut melakukan penyelidikan. Urutan kejadian dirinci.

Menurut Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dalam keterangannya, Rabu (28/2), Yuyu mengaku dianiaya jelang subuh pukul 04.20 WIB. Yuyu adalah marbot Masjid Besar Al Istiqomah, Pamengpeuk, Garut.

Polisi Bongkar Grup WA "The MCA Family", Sindikat Penyebar Hoax & Provokasi

 
"Berdasarkan hasil penyelidikan, grup ini sering melempar isu provokatif di media sosial," ujar Fadil melalui keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018). Konten-konten yang disebarkan pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu.
 

80% Pelaku Hate Speech Di Medsos Partisan Secara Politik

Ilustrasi

Dampak terhadap Pemilu

Savic menilai banyaknya akun radikal yang dibentuk oleh kelompok partisan pasti terkait pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019. Dengan memainkan hoax dan ujaran kebencian, kata dia, bisa membuat polarisasi di masyarakat semakin menguat.

Pages