Reportase

Alumni 212: Kami Bela Hary Tanoe karena Sudah Banyak Membantu

Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri Idrus Sambo mengatakan, sebenarnya tidak hanya Hary Tanoe saja yang dibela.

"Enggak harus HT sebenarnya. Kebetulan ada yang kasih tahu kita, bilang ke kita, 'Tolong dong HT (Hary Tanoesoedibjo) dibantu, kan dia banyak bantu berita kita juga'. Ada yang sampai ke saya. Ya sudah nanti kita bantu," kata Sambo di kantor Komnas HAM, Jumat (14/7).

Polisi Usut Penebar Foto Sindir Kapolda Temui Pambacok Hermansyah

Kapolda

Dalam foto itu, nampak Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo, dan Kapolres Depok Kombes Herry Heryawan. Andry menganggap hal itu wajar dilakukan.

"Itu hal wajar saja, Kapolda biar tahu ini loh pelakunya, jadi ini hasil dari anak buahnya," ujarnya saat dihubungi merdeka.com.

Pembacok Hermansyah Tertangkap, Polisi Pastikan Motif Murni Kriminal

 

Pembacokan terjadi pada Minggu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban bersama istrinya, Irina (WN Uzbekistan) menaiki mobil Toyota Avanza warna putih.

Mobil korban melintas di Tol Semanggi mengarah ke timur, berada di belakang bus. Di saat bersamaan, mobil Honda City yang dikemudikan tersangka Edwin menyalip ke kiri dan menyerempet mobil korban.

Pelapor Kaesang Hobi Lapor Polisi untuk Memeras Pejabat

"(Hidayat) sudah buat 60 laporan, dia rata-rata melaporkan pejabat di Bekasi. Nanti didatangi bahwa ini saya sudah laporan loh. Ujung-ujungnya ke arah situ (pemerasan)," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/7).

Berangkat dari hal itu, menurutnya, Polri meragukan kredibilitas Hidayat dalam melaporkan Kaesang. Sebab, selain rekam jejak yang kurang baik dalam membuat laporan, Hidayat pun tengah menyandang status sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian.

Kompolnas Nilai Kaesang Tak Lontarkan Ujaran Kebencian

Komisioner lainnya, Poengky Indarti menyatakan setuju tidak ada hatespeech yang diucapkan anak bungsu presiden itu. "Kalau dianggap tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan perkaranya ya harus dihentikan. Kami melihat memang tidak ada unsur pidananya," ujar Poengky.

Andrea Hynan Poeloengan yang juga duduk di jajaran komisioner mengucapkan hal yang sama dengan dua rekannya. Dia mengaku bingung menemukan kalimata mana dalam video Kaesang yang berbau ujaran kebencian.

"Saya sudah menonton video tersebut dan saya bingung di mana ujaran kebenciannya?" tandas Andrea.

Kisah Perempuan Indonesia di Suriah: Anakku Digagahi di Depan Mataku

 

Wanita Suriah menjawab, "Korban ndasmu! Dasar botol (bodoh tolol)! Kalian itu pelaku, jangan sok jadi korban. Disebut korban adalah jika anda berada dalam kondisi diluar kekuasaan dan kendali anda. Seperti kami, yang dulu hidup tenang mencari nafkah dan membesarkan anak anak. Tiba tiba ada perang. Suamiku dipenggal kepalanya akibat tak mau ikut angkat senjata. Anak perempuanku digagahi didepan mataku sendiri, dan sekarang saya tidak tahu dia masih hidup atau tidak."

Ini Dia Progress Pembangunan Tol Trans Jawa

Ilustrasi
Untuk ruas Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km, dengan masa pelaksanaan konstruksi dari 2015-2017, progres tanah secara keseluruhan saat ini telah mencapai 99,41% dengan konstruksi 65,66% (Seksi I dan II sudah beroperasi). Seksi III dan IV yang menyambungkan Brebes Timur hingga Pemalang ditarget bisa segera beroperasi tahun ini.
 

ICW Bantah Terima Dana Hibah dari KPK

Ilustrasi
Kedua, tuduhan Romli yang lain adalah bahwa ICW menerima dana hibah dari KPK dan karenanya ICW sangat membabi buta mendukung KPK. Ini juga kesimpulan yang sangat menyesatkan. Mengapa? Karena data yang digunakan Romli untuk menyimpulkan hal ini adalah dokumen laporan keuangan hasil audit milik ICW sendiri yang telah dipublikasikan di www.antikorupsi.org. Dalam laporan keuangan tahun 2014, disebutkan ada penerimaan dana tak terikat dengan nama penerimaan “saweran KPK”. Ini yang dianggap Romli sebagai dana hibah dari KPK untuk ICW.

Pages