Reportase

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VIII) Biarkan Riza Bantu Prabowo Tapi Jangan Muncul

SN: Bagus itu Pak

MS: Dia bisa menghitung

MR: Bagus Pak. Dia bisa mengcreate. Kalau tahu sekarang kita lagi berdarah. Dia gak mungkin menghindari, dia tidak akan diam. Dia akan cari akal. Jokowi mana mau ketemu kita. Allah  

SN: Ini kaya PSSI babak belur.

MS: Kita kan sponsor Persipura. Bubar Pak. Pada ngirim surat mau membubarkan. Kasihan Persipura

MR: Pemain bola itu kalau dia gak main dua bulan, otot-ototnya rusak semua

MS: Drop semua. Sakit semua. Sakit jantung semua Pak

SN: Kembali itu Pak. Pak Luhut ditakutin, enggak bisa enggak

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VII) Bang Ical, Anis Matta Semua Kumpul

MR: Kapolda Papua itu kan sahabat saya, sahabat deket.

MS: Tito

MR: Tito. Akhirnya ditarik ke Jakarta supaya nggak menyolok, jadi Asrena. Sekarang Papua sudah jalan, kasih hadiah sama Jokowi. Padahal maunya Jakarta bukan dia. Pak BG maunya bukan Tito. Pak BG maunya Pak Budi. Tapi Budi ditaruh Bandung. Tito Jakarta. Yang minta Jokowi.

SN: Jawa Barat hahaha

MR: Gila Pak. Alot pak orangnya Pak.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (VI): Presiden Koppig, Noken Habis Setengah Triliun

MR: Kita ini orang kerja, strateginya. Jadi Freeport jalan, bapak itu bisa terus happy, kita ikut-ikutan bikin apa. Kumpul-kumpul. Gua gak ada bos, nggak usah gedek-gedek. Ngapain gak happy. Kumpul-kumpul. Kita golf. Gitu, Kita beli private jet yang bagus, representative. Apalagi

SN: Iya

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (V) Pagar Freeport Yang Bikin Perusahaan Gua

MS: Saya sudah dari 1983 sudah ke Papua.

SN: Oh oke

MS: Saya sudah tahu Papua, bagaimana antropologinya. Hati-hati Pak, gak semudah itu. 

SN: Yayayaa. Percaya Pak

MS: Gak semudah itu Pak Papua. Mengedukasi mereka untuk merasa bahwa mereka akan dibangun untuk kesejahteraan mereka, tidak mudah Pak. Costnya tinggi Pak, betul. Kita bangun sekolah, minta dibangun rumah sakit. Tapi kalau ajak pers, hormat bapak. Masak kita sinterklas terus.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (IV) Provinsinya Dajjal

MR: China? Gampang itu Pak

MS: Enggak, kalau begini Pak

MR: Dari China. Oh bisa

MS: Ini kan perusahaan Amerika, harus dilihat juga. Jangan lupa yang kecil-kecil gitu. Biar strateginya nyambung nanti pak

MR: Turbin dapat kredit ekspor dari sana.

MS: Itu Pak, smelter Papua sudah ada statement bersama. Pemda Papua akan mencari investor. Statement bersama dihadiri oleh Komisi 7, Ketua DPRP, Ketua MRP, ada Menteri ESDM. Statement bersama.

SN: Yang waktu itu ya

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (II) Ini Rahasia Kita Berempat

SN: Saya itu pak, sudah ketemu presiden, waktu sampai ada 5 pimpinan negara lainnya. Ada ketua MA, Ketua KY, Ketua MK. Saya bilang Pak, bapak ke Papua. Iya kata presiden. Padahal di sana gak ada yang jemput. DPRDnya, bupatinya, gubernurnya. Kesel juga. Soal PSSI macam-macam. Saya bilang bikin itu saja istana di papua. Setuju pak, kata presiden. Masak ada Tampak Siring, Bogor. Masak di sana tidak ada. Saya sudah lihat di sana ada tanah kosong, depannya laut. Jadi secara politis ke depan pasti ke sana. Semua manggut-manggut. Lagi seneng dia.

Transkrip Lengkap Papa Minta Saham (I)

Berikut ini transkrip lengkap rekaman pembicaraan sepanjang 120 menit dalam kasus "Papa Minta Saham" (MS: Ma'roef Sjamsoeddien, Presdir PT Freeport Indonesia, MR: Muhammad Riza Chalid, pengusaha minyak, dan SN: Setya Novanto, Ketua DPR). 

MS: Assalaamualaikum Pak

SN dan MR: Widiiiihh

SN: Gak keluar Pak

MS: Enggak Pak, ada tahllilan.

SN: Gak ke Solo?

MR: Besok?

MS: Ke Solo kan lusa

Sempat Nihil Setelah Dipadamkan, Titik Api Sumatra Bertambah Tiga Kali Lipat

RedaksiIndonesia - Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan jumlah titik panas yakni sebanyak 813 titik, yang menyebar di tujuh Provinsi di Pulau Sumatera. Padahal berdasarkan pantauan  hari sebelumnya hanya ada 238-an titik. Dengan demikian jumlah titik api melonjak drastis hingga 3x lipat.

Berdasarkan data BMKG yang diterima Antara di Pekanbaru pada Minggu (18/10/2015) pukul 05.00 WIB keberadaan titik panas terbanyak erpusat di Provinsi Sumatera Selatan dengan 645 titik.

Pages