Reportase

Sebut Ibu Negara sebagai "Pelacur" di Instagram, Dodik Ikhwanto Ditangkap

 
Namun, saat ditanya kronologis detail penangkapan, Umar belum bisa merinci secara jelas. Menurutnya, sampai saat ini polisi masih terus melakukan pendalaman terkait ditangkapnya orang yang diduga pelaku penghina Iriana.
 
Umar mengatakan, rencananya pihak Kepolisian akan memberikan keterangan resmi sore ini. "Sore nanti pak Kapolda akan press conference" katanya.
 

Istri Opick Masih Bungkam Soal Keretakan Rumah Tangga

Ilustrasi

Dian terlihat mengelilingi ruangan, menyapa seluruh orang yang datang ke acara tersebut. Tak lupa ia juga berbincang dengan Guntur Bumi. Saat ditanya soal keretakan rumah tangganya, Dian memilih untuk buru-buru meninggalkan kerumunan awak media.

"Enggak ada yang perlu saya konfirmasi," kata Dian saat ditemui di kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Ini Kegunaan Masker Waktu di Makkah

Ilustrasi

Ini adalah photo Saya dengan Sista dari Somalia berlatar Bukit Shofa (bukitnya ga kelihatan) (foto diganti dengan ilustrasi-red). Mereka terlihat tanpa masker bukan? Berbeda sekali dengan 'kostum wajib' jamaah Indonesia. Jangan heran di setiap moment, masker hijau sejuta ummat sekali pakai itu, selalu menghiasi. Karena kami semua memang dibekali segepok masker oleh pemerintah.

Aung San Suu Kyi: Banyak Informasi yang Salah Soal Rohingya

 
"Kami sangat paham bagaimana rasanya ketika hak asasi dan perlindungan demokrasi dirampas. Jadi, kami memastikan semua orang di negara kami terlindugi haknya. Tak hanya secara politik, tapi juga sosial dan kemanusiaan," ujar Suu Kyi.
 

Jonru Dilaporkan ke Polisi

 
Dalam laporan tersebut Muannas menyebut akun media sosial Jonru, baik twitter, facebook, dan instagram dalam kurun waktu Maret hingga Agustus 2017, mengandung unsur SARA yang berpotensi menimbulkan perseteruan. 
"Jadi itu untuk Jonru, kurun waktu Maret 2017 sampai  Agustus 2017, itu dia diduga muatannya membangun membuat perseteruan, membedah setiap sentimen agama dan etnis tertentu," ujar Muannas, Kamis (31/8).

Kabar Gembira! Presiden Jokowi Batalkan Program Full Day School

Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Senin (21/8/2017), Presiden Jokowi menggantikannya dengan peraturan presiden tentang penguatan karakter anak sekolah.

Istana kepresiden mengatakan, dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) otomatis peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017, yang mengatur sekolah 8 jam atau full day school tidak berlaku lagi.

Pages