Politik

Jokowi Memancing Ular, "Lebaran Kuda SBY" yang Keluar

 

Oleh :Renita Maharani

Harus diakui, langkah Presiden Jokowi yang mendadak di hari Senin (31/10) adalah langkah politik jenius untuk memancing siapa pemain Gerakan 4 November 2016, banyak kalangan yang kaget atas kunjungan mendadak Jokowi ke Hambalang dan menjumpai Prabowo, disertai dengan ajakan Prabowo naik kuda dan masak nasi goreng.  Juga pemberian penghormatan Prabowo kepada Jokowi di depan dengan mendengarkan barisan marching band di Hambalang, dimana Jokowi berada di depan dan Prabowo di belakang. 

Ini Bantahan Presiden Melarikan Diri 4 November Kemarin

Oleh : Aditya Pratama

Okey, sebelumnya saya curhat dulu. Terus terang saya ini salah jurusan. Entah kenapa, saya lebih mudah menghubung-hubungkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana daripada menjalankan command di Ubuntu Server atau Query di MySql atau coding pake PHP. Alih-alih kuliah Hukum, saya jadinya kuliah di Sistem Informasi. Well...

SBY Bicara 3.309 Kata, Jokowi Hanya Tertawa

REDAKSIINDONESIA-SBY curhat. Bukan berita baru. Sepuluh tahun pemeritahannya adalah reportoar curhat satu ke curhat lain, dari prihatin ke prihatin. SBY curhat sambil marah-marah, ini baru berita. Terakhir ia melakukannya tujuh tahun lalu.

Dalam jumpa pers di Istana Merdeka 17 Juli 2009 silam, SBY membeberkan laporan intelijen yang bikin berdiri bulu kuduk. "Intelijen yang saya maksud adalah, adanya kelompok teroris yang berlatih menembak, dengan foto saya, foto SBY," katanya, menaruh tangan kanannya di dada, "dijadikan sasaran."

Soal Kalimat Ahok

 

Oleh : Ahmed Zainul Muttaqien

Saya sudah nonton videonya dan saya dengar redaksi asli perkataan Ahok berikut :

*"Jadi jgn percaya sama ORANG. Kan bisa aja dlm hati kecil bapak ibu gak bisa pilih saya, krn dibohongin "PAKAI" surat Al Maidah 51 macem2 itu. Itu hak bapak ibu ya..."*

Saya tidak ingin menjelaskan perkataan ini dg istilah2 filsafat yg rumit. Tapi cerna saja dg AKAL SEHAT tanpa tendensi.

Pages