Politik

Pencapresan Donald Trump Terancam Gulung Tikar

 

Oleh : Muhammad AS Hikam

Donald Trump (DT), milioner dan capres dari Partai Republik AS, tampaknya sedang menghadapi ancaman serius berupa gagal total dalam Pilpres 2016, bahkan sebelum digelar pada November depan. Konglomerat real estate yang selama setahun terakhir ini selalu menuai kecaman dan jadi sumber kontroversi dalam perpolitikan negara adidaya tersebut, kini tampaknya harus memilih: siap-siap mundur dari pencalonan atau ngotot bertahan tetapi dengan resiko morat-marit dan ditinggalkan para pendukung utamanya.

Pak Anies, Stop Sara dan Hindarkan Perpecahan Bangsa

Oleh : Dr. Ade Armando

Kepada 

ANIES BASWEDAN,

Mas Anies Baswedan, Anda dapat mencegah perpecahan bangsa ini. Kalau Anda mau.

Saya baru saja membaca tulisan Anda di laman FB resmi Anda (8 Oktober) yang isinya mengecam Ahok dalam kasus Al Maidah yang menghebohkan itu.

Saya semula adalah pengagum Anda. Saya menempatkan Anda sebagai salah satu dari 25 Tokoh Islam Damai di majalah Madina yang saya pimpin, delapan tahun yang lalu.

Memilih Pemimpin dan Wakil Rakyat Bukan Sekedar Selera

 

Oleh : Muhammad AS Hikam

Omongan Ketua tim pemenangan pasangan calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno (AB-SU), yg juga seorang politisi dari Partai Gerindra, Syarief, bhw memilih cagub adalah soal selera, hemat saya perlu dicermati secara kritis. Selera dapat dikatakan suatu hal yg dimiliki oleh individu manusia secara alami. Padahal pemilihan berarti melibatkan suatu upaya yg bukan hanya alami tetapi juga rasional.

Tafsir Al Maidah 51, Kotak Pandora Yang Terbuka

 

Oleh : Denny Siregar

Beberapa teman mengabarkan bahwa peristiwa surat Al Maidah 51, akan menjatuhkan Ahok...

Dan saya sangat tidak setuju...

Saya jadi teringat pertanyaan seorang teman dulu sekitar 5 tahun yang lalu, "Kenapa lu capek2 menyadarkan mereka yang gagal paham ? Sekali gagal tetap saja gagal, tidak bisa diubah..Gak capek apa dimaki mereka ?"

Temanku benar, bahwa yang gagal tetaplah gagal. Membuat mereka paham adalah keniscayaan. Tapi temanku salah berfikir bahwa target saya adalah mereka yang gagal paham.

Pages