Politik

Ahok: Saya Ikan Kecil Nemo di Tengah Jakarta

Menurutnya, ketika Nemo meminta ikan lainnya untuk melawan arus, permintaan itu tak dituruti. Ahok mengatakan kadang seseorang harus melawan arus untuk menyelamatkan yang lainnya.

Dia juga menegaskan ketika Nemo berhasil menyelamatkan ikan lainnya, tidak ada yang mengucapkan terima kasih kepada ikan tersebut. Jadi, papar Ahok, tak apa apa melawan arus asalkan bersikap teguh dan jujur.

"Geng Amerika" di Pilkada Jakarta

Nah, karena para "geng Amerika" sedang berlaga dalam Pilkadal, maka para ormas Islam, Pilkaes, dan klub Mamat dan Mimin yang mengusung Anies-Sandi (untuk sementara) "puasa dulu" tidak berkoar-koar tentang "Mamarika" sebagai kapitalis, Zionis, liberalis, sekularis, musuh Islam, dlsb. Padahal sebelumnya, mereka paling rajin gembar-gembor tentang "Ngamerika" dan menuduh para alumni kampus-kampus AS sebagai "agen Zionis-Salibis" he he.

Beda Antara Pembenci dan Pencinta

ini murni pendapat pribadi sih, demi melihat para pendukung Ahok, mereka bergerak karena cinta.. cinta Jakarta, cinta Ahok, cinta birokrasi bersih..

tapi tidak banyak terlihat dari pantauan saya orang-orang yang memilih Anies Sandi karena mencintai mereka.. mereka berkumpul satu suara karena tidak suka Ahok.. entah tidak suka ras-nya, suku-nya, agamanya, mulutnya..

Jokowi Menuju 2019

Dalam pertemuan dengan Mike, Jokowi memberikan sinyal bahwa dia punya data vital itu. Artinya engga perlu lagi AS memberikan dukungan kepada pihak "tertentu" untuk mengamankan Freeport. Jokowi bersikap atas dasar historik dan realistis, bahwa masalah freeport adalah masalah bisnis. Engga ada urusan dengan hegemoni politik AS dalam penerapan geostrategisnya. Namun Jokowi dengan tegas tak ingin bersengketa namun tak juga ingin di perlakukan tidak adil.

Surat untuk Eep Saefuloh dari Denny Siregar

 

Dan kang Eep menjawab, "Dengan segala hormat kepada orang tua saya, guru saya, Pak Syafii Maarif... Rekonsiliasi harus dilakukan secara tuntas. Saya ingin katakan gubernur Jakarta harus bekerja dan berfikir dengan cara baru, dia harus menjadi Nelson Mandela yang setelah 27 tahun dipenjara menjadi Presiden di Afrika Selatan dia tidak membawa dendam ke kursi kekuasaannya.

Sasaran Berikutnya Jokowi

Yang bijaksana justru seharusnya kalian bisa menjadi tokoh penyejuk di negeri ini, dus bukan justru sebaliknya. Terlebih keinginan mengalahkan Ahok di Pilkada sudah terlaksana dengan cara yang menyedihkan.

Apakah tak merasa sedih bila negeri yang sedang membangun ini diganggu oleh syahwat politik yang berujung pada anti kemapanan? Ingat bahwa rakyat ada batas kesabarannya bila keresahan ini selalu kalian hembuskan. Selain itu, tentunya TNI, Polri, Mahasiswa, dan Banser NU tak akan berpangku tangan.

Pages