Politik

Mengapa Saya Golput?

ilustrasi

Partai bertambah tapi miskin ideologi. Aspirasi membuat partai politik cukup tinggi namun tak berbanding lurus dengan tingginya tawaran ideologi atau perjuangan politik yang ingin diwujudkan. Sebagian besar partai tidak aktif kecuali pada musim pemilihan. Keanggotaan resmi partai sangat rendah. Organisasinya lemah. Kesetiaan kepada partai sangat longgar, baik di kalangan pemilih maupun politisinya.

Jokowi, Ba'asyir dan BTP

 
Menghitung sebuah ‘move’ politik, yang pertama-tama perlu kita amati adalah: Siapa yang paling diuntungkan dengan 'move' itu? Nah, ini yang sering dilalaikan para pengamat politik. Jawabannya sebenarnya mudah saja: Yuhril Ihza Mahendra. Pembebasan Ba'asyir sebenarnya adalah hadiah untuk YIM, sesuatu yang memang sudah dijanjikan kepadanya ketika berbalik mendukung capres nomor urut 1
 

Rindu Itu Berat, Presiden!

 

Masing-masing presiden punya tantangan, peluang dan kendala. Tetapi dengan perkembangan teknologi komunikasi, baru dalam era Jokowi status kepresidenan diragukan (oleh lawan politik) dengan berbagai cara. Isu identitas dimunculkan, bahkan fitnah, yang sebenarnya sekaligus tak mempercayai kerja-kerja berbagai lembaga negara seperti KPU, Bawaslu, MK, MA, Kepolisian, Kejaksaan, BIN, dan lain sebagainya.

Debat Capres, Layaknya Big Match Liga Eropa

ilustrasi

Setelah serangan balik mematikan Jokowi ini, saya lihat Prabowo kembali membangun serangan, tetapi sudah lunglai. Tenaganya sudah hilang 60 persen. Serangan balik pertama Jokowi itu langsung menghancur-leburkan Prabowo. Ketika Prabowo kembali bangun dengan titik darah penghabisan, Jokowi kembali menyerang dengan senjata maut lainnya.

Pages