Politik

Gobloknya Pengusung Ganti Presiden 2019

Ilustrasi

Justru PP yg diterbitkan lebih menguntungkan pejabat yg bersangkut dibanding UU No 42/2008. Jika pada UU No 42 sipejabat harus menunggu keluarnya izin dari Presiden sedangkan pada PP No 32/2018 si pejabat cukup mengirimkan surat izin tanpa menunggu izin dari Presiden keluar atau tidak. Sebab di PP tersebut terdapat ketentuan yg berbunyi 'Jika dalam 15 hari surat izin tak ditindaklanjuti Presiden RI, otomatis izin diberikan'.

Partai Remahan Rengginang

 

Wajar saja Prabowo cuek. PKS boleh ngotot, tetapi apa yang ditawarkan untuk Prabowo?

Di internal PKS sendiri saling cakar-cakaran. Konflik panjang faksi Anis Matta dan faksi Sohibul Iman sampai sekarang gak kelar juga. Bahkan di berbagai daerah banyak caleg dari PKS memilih mundur. Itu terjadi akibat kebijakan DPP PKS yang memaksa semua caleg menandatangani surat pengunduran diri. Dengan surat pernyataan itu, nanti anggota legistaltif dari PKS kapan saja bisa dipecat dari kursinya.

Metika Negara Terus Dimangsa

 

Pemangsa pertama sejak republik ini ada adalah orba, 32 thn membentuk budaya yg begitu luar biasa diluar nalar kemanusiaan. Memaksakan kekuasaan dengan jalan apa saja, membangun istana bersama keluarga, membuat mekanisme melalui nepotisme, melanggengkan budaya korupsi yg sulit dihentikan sampai pada titik pengertian bahwa pekerjaan mencuri menjadi kebanggaan dan seolah dilegalkan, ini warisan yg menghancurkan bangsa dan bahkan peradaban Indonesia sbg sebuah negara.

Kelompok Munafik yang Panik

 

Merekalah yg bertanggung-jawab akan terjadinya perpecahan di dalam umat, sebagian umat begitu mudahnya menuduh kafir kesesama umat Islam lainnya hanya karena berbeda pilihan. Menuduh pro komunis karena ada tidak memilih tokoh2 yg diusungnya.

Mereka yg kemarin teriak jangan pilih Ahok karena agamanya, mengancam mayat umat Islam yg memilih Ahok hingga mengusir Haji Djarot dari Masjid, tiba2 kini sok bijak dalam berpolitik.

Jika Cermati Data BPS, Penurunan Kemiskinan di Era Jokowi Memang yang Terbaik

Pertama, seolah-olah benar dengan bahasa statistiknya, ia hanya mengurangi presentase jumlah penduduk miskin dan membandingkannya. Entah rumus dan ajaran ekonomi apa yang ia gunakan sehingga tega mempertunjukkan kekeliriuannya secara mutlak. Ia mencontohkan di era kedua SBY menjabat (2009-2014) berhasil menurunkan presentase kemiskinan dari 14,15 persen ke 10,96 persen (selisihnya 3,46 persen).

Pancasila Sesuai Syareat

Pengorbanan para pahlawan bangsa untuk membuat Indonesia damai dan sejahtera melahirkan salah satu dasar negara untuk menyatukan Indonesia yang berbeda-beda Budaya, Ras dan Agama.

Walaupun awalnya Pancasila yang dulu bernama Piagam jakarta pernah memiliki sila yang berisikan kewajiban bagi Umat Muslim untuk melaksankan Perintah Allah SWT dan kemudian dihilangkan pada Sila ke-1.

Soemitro Djojohadikusumo, The Hidden Story of Freeport

Berkali-kali CEO Freeport Sulphur merencanakan upaya pembunuhan terhadap Castro, namun selalu pula menemui kegagalan.
Di tengah situasi yang penuh ketidakpastian, pada Agustus 1959, Forbes Wilson yang menjabat sebagai Direktur Freeport Sulphur melakukan pertemuan dengan Direktur Pelaksana East Borneo Company, Jan van Gruisen.

KPK Tangkap Adik Ketua Umum PAN

Penangkapan Zainudin Hasan tampaknya bisa menjadi ganjalan Zulkifli Hasan yang kini sedang menjajakan dirinya maju sebagai Cawapres.

Saya sendiri tidak terlalu antusias dengan berita penangkapan KPK. Kayaknya kita sudah biasa mendengar berita pemimpin yang paling getol jualan agama ujung-ujungnya ditangkap karena korupsi. Bagi para politisi sejenis ini, agama cuma jadi kedok.

Ini Penyebab Kesekian Kalinya Prabowo Gagal Jadi Presiden

Ilustrasi

Intinya, pak Prabowo tidak cuma merasa butuh dekat dengan pak Rizieq dan FPInya. Musuh pak Rizieq dan FPI pun didekatinya juga supaya pak Said Aqil Sirot bersama warga NU-nya ikut mendukung pak Prabowo. Lucunya, tidak hanya pengikut pak Rizieq yang benci pak Said Aqil Sirot. Pendukung pak Prabowo di medsos pun banyak juga yang tidak menyukai pak Said Aqil Sirot.

PAN Partai Nggapleki?

Ilustrasi

Sejauh ini cuma ada Prabowo yang jadi kandidat kuat capres penantang Jokowi. Dia lagi dia lagi, karena memang tak ada stok tersedia. Cuma Prabowo yang berani deklarasi sebagai capres, sedangkan 3 partai lainnya (Demokrat, PKS, PAN) cuma berebut posisi cawapres. Meskipun banyak yang bilang duit Prabowo tak banyak lagi, tapi benda padat ini tetap pede menyalurkan hobbynya ikut Pilpres tiap 5 th sekali.

Pages