Politik

Adu Jitu Strategi Menguasai yang Berakhir Skak Mat

ilustrasi

Kecuali memang sudah mengarah kepada sesuatu yang anarkhi atau melakukan pelanggaran hukum. Pemerintah tidak mungkin menahan mereka yang ingin berdemo, padahal demo itu bertujuan merongrong wibawa presiden dan ingin menggoyang posisinya agar lengser. Begitupun saat terjadi pengumpulan massa berkerumun saat penjemputan Rizieq pulang dari Arab Saudi. Kerumunan itu sama seperti demo saja, mereka datang sendiri tanpa dikoordinir.

Antara Nikita, Rizieq dan Tukang Obat

ilustrasi

Lha agenda sebenarnya si MRS memang ideologi yg dibawa kelompok2 garis keras seperti ISIS, yang ingin menegakkan paham khilafah. Inilah yang jauh lebih sangat berbahaya ketimbang obat oplosan si tukang obat pasar tradisional.

Bersyukurnya, ini era Presiden Joko Widodo, yang secara halus (semoga) akan mengubur kelompok garis keras yang selama ini tukang bikin onar.

Gerombolan Beracun Menyaru Ustadz

ilustrasi

Ketiga, Sugik Nur atau banyak orang pengikutnya menyebut Gus Nur. Padahal jelas-jelas sekolah SD saja tidak lulus, tidak pernah mondok di pesantren dan ditiap ceramahnya isinya mayoritas caci maki. Kini pria yang sudah pernah menjalani proses pengadilan kembali harus menjadi pesakitan. Kasus terakhir yang menjeratnya sewaktu menjadi tamu diacara vlog Prof Refli Harun. Sugi menyebut  bahwa NU sopirnya mabuk, kondekturnya teler, dan kernetnya ugal-ugalan, dan isi busnya PKI, liberal, dan sekuler.

Pages