Politik

KPK Lembaga Yang Tak Pernah Dewasa

ilustrasi

Saya tidak kunjung mengerti, dengan logika para pembela KPK itu. Bagaimana mereka bisa tutup mata bahwa lembaga ini sudah menjadi semacam ATM bagi kelompok Islam radikal. Bagaimana Serikat Pegawai mereka sudah jauh lebih berkuasa daripada para Komisioner-nya. Bagaimana mereka membutakan diri terhadap realitas kasus brengsek Novel Baswedan bisa terjadi? Dalam konteks ini, sebetapa pun tidak adilnya, saya haqul yakin bahwa sampai kapan pun kasus ini tidak akan pernah tuntas.

BJ Habibie, Orang Baik yang Pernah Dicemooh di Sidang MPR

Koar itu bergema dari mulut hampir seluruh peserta sidang, dan ditimpali pula oleh teriakan ejekan dari beberapa lintir orang. 

Di tivi, Habibie melangkah ringan menuju samping podium dengan tetap melempar senyum lebar ke arah para anggota majelis, yang sebagian tak beranjak dari duduknya. Cemohan itu baru berhenti setelah Habibie menempati tempat duduknya. Habibie disidang seperti pesakitan!

Para Perusak Agama

Apakah ada sejarahnya kalau Densus 88 mau menggrebek teroris kemudian mereka bilang, "assalamualaikum, permisi kami dari Densus 88 mau masuk, boleh?"

Ya, jelas tidak ada!

Kalau harus permisi sama saja bunuh diri, bukan menggrebek namanya. Begitu Densus 88 ketok pintu dan bilang, "Permisi kami dari Densus 88" langsung si teroris menyiapkan senjata atau pistol untuk menembak anggota Densus 88 yang hendak menangkapnya.

Gus Dur dan Bintang Kejora

Tantangan suatu bangsa ialah konflik, baik karena kepentingan kultural maupun kepentingan politik. Apalagi jika melihat melimpahnya kemajemukan Indonesia yang menempati posisi teratas dalam kehidupan bangsa-bangsa di dunia. Sekali terjadi konflik, seketika itu akan dimanfaatkan kelompok-kelompok tertentu yang ingin mendelegitimasi eksistensi negara.

Beban Papua

ilustrasi

KECOLONGAN

Pola ini harusnya sudah sangat dipahami oleh otoritas keamanan. Namun mereka kecolongan di Surabaya. Kelompok separatis kian pintar mencari isu untuk dijadikan sumbu yang meledakkan emosi orang Papua. Dan dari isu rasisme itu, 11 kota di Papua digoyang aksi protes dan beberapa kota lumpuh karena rusuh.

Tidak Percaya pada Panglima TNI dan Kapolri Itu Keliru

Kalau beberapa negara Pasifik Selatan penganut Melanesian Brotherhood itu hanya ikutan memanfaatkan momentum, dipikir pesta dimulai. Juga Om Benny yg parkir ongkang2 di Eropa hanya menunggu dengan harap2 cemas keputusan principle. Yaitu siapa yg mampu memerintahkan pasukan PBB dan mengagendakan Sidang PBB. Kita semua faham, hanya AS.

Pages