Politik

Manuver Zig Zag Yusril, Adakah Yang Disembunyikan?

ilustrasi

Publik khususnya pendukung Jokowi pasti akan selalu ingat bagaimana beberapa tahun lalu di acara ILC Yusril menyebut Presiden bodoh dan plonga-plongo. Meskipun Yusril sudah membantah dan mengklarifikasi hal tersebut, tapi dengan alasan apapun ujaran Yusril dalam acara tersebut bisa dimaknai berbeda oleh publik. Dan satu hal kehebatan seorang Yusril adalah piawai memanfaatkan momentum tertentu sebagai panggung "personal show".

Pidato Presiden Jokowi Itu tentang Program Kerja

Visi adalah pandangan jauh ke depan atau cita-cita atau harapan yang ingin diraih dari individu, korporasi atau suatu bangsa. Dan visi negara Indonesia sejatinya telah disusun oleh founding fathers bangsa Indonesia 74 tahun yang lalu dan secara jelas hal itu telah tercantum pada sila-sila dalam Pancasila yang merupakan ideologi bangsa kita. Dan ini tidak bisa dirubah oleh siapapun.

Anies Harus Dikikis

Anies bukan saja tak layak dan jauh dari kata bijak, Gubernur hasil dari hasutan agama dan menyingkirkan manusia emas Ahok ini, skrg Jakarta bak dapat tikus curut yg membuat carut cemarut, didepan mata, dia membuat onggokan bambu dibentuk orang sengggama dgn biaya 550 jt, dia merekrut tim 73 org utk membantunya tanpa hasil kerja, menghilangkan potensi pendapatan APBD dari reklamsi 150-170 triliun yg dirancang Ahok, ini bukan saja tidak effisien, tapi sudah melakukan perampokan dgn kedahsyatan yg keterlaluan.

Prabowo Sejatinya Tidak Ada Pendukung, Yang Ada Pembenci Jokowi

ilustrasi

Kenapa kata pendukung saya kasih tanda kutip? Karena hari ini kita lihat bahwa mereka sebenarnya bukan mendukung Prabowo. Mereka adalah pembenci Jokowi dan pendukung militan HRS. Yang menjadi fokus perjuangan mereka adalah HRS, bukan Prabowo. Sampai banyak bermunculan baliho dan spanduk bahwa "warga daerah tertentu" bersiap menyambut kepulangan Imam Besar bla bla bla. Dan sekarang, dalam kekecewaan yang menyayat hati, mereka ramai membully orang yang tadinya mereka "dukung" habis2an.

Rekonsiliasu

Hatta, bisa jadi, para asu ini mungkin mendengar cerita Bharatayudha. Ketika Yudhistira mangkat ke sorga, dalam titian serambut dibelah tujuh, di mana langkahnya diikuti seekor asu. Bathara Indra mencegatnya, “Engkau boleh meneruskan langkah, masuk ke sorgaloka yang dijanjikan. Tetapi asu itu harus berhenti sampai di sini,...”

Ahok Dihabisi Pakai Dana Reklamasi

Anies menang, skenario 58% berhasil, tapi anies bkn lawan Ahok sebenarnya, dia bak topeng monyet yg dilatih naik sepeda, cuma itu bisanya, yg lainnya dia tak bisa. Kapasitasnya cuma sbg peserta yg dilegitimasi utk duduk dikursi, dibelakang dia bertebaran ribuan naga, disetiap sudut kota, sampai Balai Kota, semuanya marah kepada Ahok, karena manusia langka ini tak bisa diajak kompromi utk bagi-bagi.

Habis Kampret, Terbitlah Matilapak

Yang termasuk kelompok MATILAPAK ini diantaranya PA 212, ex HTI, kelompok Islam radikalis, mafia makelar demonstrasi, politisi gelandang, kelompok pecatan yang sakit hati dan beberapa orang pekok yang akal dan nalarnya keburu konslet permanen. Mereka dengan berbagai bahasa membuat narasi konyol menarik dukungan dari Prabowo. Mereka teriak-teriak akan berjuang dengan cara mereka sendiri. Pruuuuttt.

Mereka Sudah Bertemu. Jangan Menangis Ya, Pret!

Setelah ucapan selamat dari Prabowo kepada Jokowi secara langsung dalam konferensi pers di stasiun MRT Senayan tadi maka usai sudah babak akhir kontestasi Pilpres 2019. Jadi bagi almarhum dan almarhumah kamprettt yang selama ini masih sok ngotot dan sok nyinyir berbusa-busa, saran saya sudahi saja semua kebodohan yang kalian lakukan.

Pages