Politik

Benarkah Prabowo Tidak Tahu Pelaku Rusuh 21-22 Mei?

ilustrasi

Tempo juga menemukan keterlibatan Abdul Gani yang menjabat Panglima Garda Prabowo ( organisasi yang didirikan dan dipimpin oleh Fauka ) dan sering ditugaskan menjaga rumah Prabowo...
Abdul Gani adalah bekas anak buah Hercules raja preman Tanah Abang...
Abdul Gani ini diduga yang mengerahkan massa pengunjuk rasa dari berbagai daerah antara lain Jabar... Jateng... Jatim dan Maluku...

Sambungan Drama Epic Prabowo dan SBY

Beberapa orang dalam kolom komentar dan via inbox tidak setuju bahkan ada beberapa yang orang yang mengecam keras. Mereka bilang saya sok tahu atau ngawur. Sengaja saya tidak meng-counter langsung keberatan mereka, pertimbangan saya : pertama, karena saya berempati dan menghormati suasana duka atas meninggalnya Ibu Ani Yudhoyono ; kedua, karena saya hafal betul karakter dan sifat kedua jenderal kardus itu. 

Koalisi Prabowo Makin Ancur-Ancuran

ilustrasi

Jadi kesimpulan saya bahwa sampai kapanpun SBY dan Prabowo (baca : PD dan Gerindra) tidak akan pernah berhasil membentuk koalisi permanen, karena figur sentral dari kedua partai tersebut merupakan pribadi yang tidak mempunyai chemistry yang klop. Pun pula koalisi Partai Demokrat dan PDIP. Kedua partai tersebut menurut saya juga tidak akan pernah bisa membentuk koalisi yang langgeng karena pada dasarnya figur sentral dari kedua partai itu mempunyai rekam jejak yang tidak bisa akur.

Mencoba Mengerti Alasan Polri Membebaskan Provokator

Melihat rekam jejak LIEUS dan MUSNAH dalam memproduksi HOAX dan ujaran kebencian kepada Pemerintah dan akibat kerusakan sosial yang diakibatkan oleh ulah kedua orang itu, penangguhan penahanan kedua orang itu sangat tidak bisa diterima oleh akal sehat siapapun. Apalagi melihat video penangkapan LIEUS yang sempat viral di media massa, bagaimana dia terlihat begitu arogan melawan petugas kepolisian. Lalu hanya dalam hitungan hari kemudian dia dibebaskan kembali. Bagi saya Polri telah sukses mempermainkan hati rakyat yang total mendukung Pemerintah. 

Ini Suasana Duka, Mblo!

Iya adem. Mungkin karena Prabowo lagi ke Austria. Sandiaga mau lebaran di AS. Rizieq mah, udah lama nyangkut di Saudi. Itu juga yang bikin suasana menjelang lebaran ini terasa syahdu.

Eh, sore tadi Prabowo balik ke Indonesia. Niatnya mau takziah. Mau melayat dan menyampaikan rasa duka. Tapi, tabiat emang gak bisa dibuang begitu saja. Kalau dasarnya egois, meskipun sedang melayat, yang dipikirin hanyalah dirinya sendiri.

Pages