Politik

Trus Gimana Lagi, Jokowi?

Diangkatnya Nadiel Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, bukan hanya mengundang penolakan dan rencana demo para pengojol. Sinisme yang menolak menteri termuda ini, ngerti apa soal pendidikan nasional dan kebudayaan? 

Last but not least, diangkatnya Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. Para pendukung fanatik, para relawan yang dituding buzzer bayaran, frustrasi. Ada pula yang menuding ini bentuk pengkhianatan dan pragmatisme Jokowi mempertahankan kekuasaan. 

Ini Tujuan Jokowi Angkat Prabowo Sebagai Menhan

ilustrasi

PS melakukan apapun saat Pilpres kemarin hanya utk kekuasaan dan mungkin untuk menyelamatkan kepentingannya tapi para radikal pengusung khilafuck, menumpang Prabowo untuk menguasai negeri, mengganti ideologi dan memaksakan hukum yg sesuai dgn keinginan mereka. Jika kita menolak, kita akan dibantai dan dihabisi oleh mereka, bahkan Prabowo pun akan dibantai jika dianggap tidak lagi sepaham dgn mereka.

Membaca Kabinet Jokowi

ilustrasi

apakah dengan masuknya Prabowo menjadi pembantu presiden, kebencian akan selesai..?

oh, tidak semudah itu Pulgoso..

masuknya Pak Jenderal ke dalam kabinet hanya akan membuat sebagian pendukungnya galau berat dan merasa bodoh sesaat.. seperti diputus pas lagi sayang-sayangnya..

Coklat Swiss 7.000 T

Benang merah semua kerusuhan sdh terbaca, dari mulai Jakarta sampai Papua, dan bahkan dgn jelas gerakannya, ada yg pura-pura pergi, pulang nyuci jalan, bahkan bezuk pejabat tertusuk, seolah matanya ngantuk. Polisi berkeringat menghadapi karena musuhnya kawan sendiri. Mundur kena, maju kena. Kebayang perjuangan mau membawa uang pulang dgn resiko Indonesia dibuat bak Tanah Abang.

Omong Kosong Islam Tegak Melalui Politik Kekuasaan

ilustrasi

Hanya orang bodoh yang percaya dengan propaganda khilafah, di mana mereka sulit menangkap fakta bahwa di balik propaganda khilafah ada persekongkolan Kapitalis dan Zionis untuk menghancurkan agama Islam dari dalam.

Begitu mahal agama diseret-seret ke dalam dunia politik. Dan terlalu mulia agama dipertaruhkan hanya demi kekuasaan duniawi sesaat.

Saat Prabowo Dipilih Jokowi

ilustrasi

Ke depan, mari kita perbaiki nalar kolektif. Kericuhan yang mengiringi demo mahasiswa tempo hari sungguh memalukan. KIta bersikap emosional sehingga kehilangan akal sehat. Sekali lagi, rubuhkan semua tahyul. Tak ada yang mutlak benar. Tidak demo mahasiswa, tidak KPK, tidak segala kentut yang kita puja selama ini sebagai kebenaran mutlak.

Berhentikah kita bersikap kritis?

Pages