Politik

Bahar Bin Smith Bebas: Yasonna Menyiapkan Panggung Kegaduhan Baru

Tujuan program asimilasi yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 seakan sia-sia belaka. Coba lihat arak-arakan penyambutan manusia bermulut kasar ini, sama sekali tidak mengindahkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang berlaku. Mereka dengan bodohnya dan penuh kejumawaan seolah mengejek anjuran Pemerintah untuk menjaga jarak dan membuat kerumunan. 

Menuduh Jokowi Dzolim dan Penindas Karena BPJS, Apakah Pantas?

Bagaimana jika orang miskin tetap tidak mampu ikut BPJS atau ternyata bermental miskin?

Orang miskin yang tidak mampu yang berstatus penerima BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) nggak akan meributkan kenaikan iuran BPJS.

Sebab mereka tetap disubsidi 100% oleh Pemerintah jumlah pesertanya +/-132 juta Jiwa.Tidak sedikit. Separuh warga negara direpublik ini!

Kalau ada yang teriak-teriak Presiden Joko Widodo menindas Rakyat miskin, rakyat miskin yang mana?

Tolong di jawab dengan jujur.
Kalau ada pihak "Rumah Sakit" yang neko-neko, itu lain persoalannya.

Ketika Kau Punya Hak Mencela, Aku Punya Hak Membela

Jokowi memang bukan presiden sempurna. Mustahil beliau tak pernah keliru dalam membuat kebijakan. Soal membuat kebijakan memang tak mudah. Banyak sekali yang harus dipertimbangkan. Belum tekanan-tekanan dari berbagai pihak. Namun saya percaya secara personal beliau orang baik. Beliau berasal dari rakyat kecil. Beliau tidak memanfaatkan jabatannya untuk menumpuk kekayaan, tidak nepotisme, apalagi bagi-bagi proyek dan jabatan untuk keluarga. Putra-putranya justru membangun usaha secara mandiri. 

Rudi "Peringatkan" Jokowi soal BPJS, Lupa Diri?

ilustrasi

Nampaknya Rudy yang juga Ketua DPC ini lupa bahwa keputusan Jokowi menaikkan tarif tersebut tidak semua kelas. Seharusnya pria berkumis tebal tersebut bisa mempelajari terlebih dahulu klausul yang ada dalam Keppres. Apalagi disaat begini, komentar negatif pada pemerintah pusat langsung dimanfaatkan oleh media yang memang punya kepentingan clickbait. Salah satunya ya CNN yang memuat protes Rudy tersebut. Jelas-jelas dalam badan berita walikota menyebut Presiden, namun dicantumkan dalam judul dengan nama langsung (Jokowi).

Akhir Kisah Tragis Sang Sengkuni

Berita terbaru, Amien Rais bersama Din Syamsudin dan Sri Edi Swasono pun gagal menggugat Perppu tentang Corona di Mahkamah Konstitusi (MK). Hakim MK menganggap para kelompok tua tersisih ini sudah kehilangan objek gugatannya karena Perppu tersebut sudah disahkan jadi Undang-Undang. Artinya di sini jelas gerakan orang tua yang tidak mawas diri ini sama sekali tidak dianggap dan tidak mendapat perhatian dari Parlemen.

Pages