Politik

Jokowi "Anti Islam", Itu Politisasi Konyol

Ilustrasi

Karena Jokowi menilai semangat yang tertuang dalam pemikiran Kiai Syamsul Arifin dalam berdakwah untuk bangsa dan negara, hingga pemerintah memberikan penghargaan tinggi kepada almarhum Kiai As'ad Syamsul Arifin berupa gelar pahlawan nasional pada tahun 2016 yang lalu. Selain itu, keberagaman dan kemajemukan Indonesia yang sampai saat ini masih terjaga dengan baik juga tak lepas dari peran serta almarhum Kiai As'ad Syamsul Arifin bersama para ulama lainnya.

Ini Program Jokowi-Ahok Hadapi Banjir, Gubernur Anies Bagaimana?

Ilustrasi

Seperti program gubernur sebelumnya..
Pelebaran/normalisasi sungai (BUKAN NATURALISASI), penataan dan relokasi pemukiman di DAS dan mendorong dibuatnya sumur resapan. Langkah lain, memperbaiki jaringan drainase di seluruh kota. Kemudian mempercepat selesainya Waduk Ciawi dan Cimahi. Koordinasi harus bagus dengan pusat dan pemda Jawa Barat

Masih Sebut Anies Lebih Hebat Tangani Banjir?

Ilustrasi

Tanpa kemesraan pusat dan pemprov selama 3 tahun ini, mungkin "serangan" air dari Bogor akan berdampak lebih parah. Beredar video saat air yang sudah lebih tinggi dari permukaan kampung, tak meluber karena tanggul yang dibangun oleh Ahok. Tanggul dan jalan inspeksi itu dibangun TENTU SAJA dengan merelokasi warga. Itu tidak terhindarkan

Tuduh Aku Sepuas Hatimu, Asal Jangan Tuduh Aku PKS

 

Hasilnya mahasiswa puitis itu harus berhadapan dengan polisi.

Di ITB ada juga serombongan mahasiswa menolak kedatangan Mendagri Rudini. Mereka menggelar aksi demonstrasi besar. Hasilnya, para mahasiswa itu dikeluarkan dari kampusnya dan masuk penjara Sukamiskin.

Itu respon terhadap aksi mahasiswa di jaman Soeharto.

Lima Alasan Tidak Memilih PKS

Ilustrasi

Alasan kedua tidak menghargai orang berilmu. Kami masih ingat betapa seorang kader dengan latar belakang umum menjadi murobbi dari kader yang jauh lebih paham agama daripadanya. Bisa kita bayangkan kader yang mumpuni secara keilmuan agama didikte oleh murobbi ahli matematika. Dan itu hanya ada di partai DAKWAH.

Selamat Bekerja Dedek Zaadit

Ilustrasi

Sudahkah anda dengar berita Universitas Hasanuddin Makassar yang memberangkatkan 19 orang tim tanggap darurat ke Kabupaten Asmat yang terdiri dari dokter senior dengan berbagai bidang (gizi, penyakit dalam, obgyn, gigi), perawat, serta 6 orang profesor dari berbagai bidang ilmu. Apa mereka pakai koar-koar? Tidak! Mereka sibuk berbuat tanpa mencari kambing hitam. Mereka sadar menyalakan lilin lebih penting daripada sibuk mengutuk gelap.

Pages