Politik

DWP Ditangkap KPK dan Kewaspadaan Jokowi Soal BUMN

 

Oleh: Ninoy Karundeng

Politisi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti, ditangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan ini justru menguak berbagai motif dasar tekanan oleh lingkaran 1 elite PDIP terhadap Presiden Jokowi soal BUMN. Kisruh yang dibangun oleh Pansus Pelindo II sebagai hasil penerjemahan salah oleh Rieke Dyah Pitaloka dan Masinton Pasaribu tak sesuai dengan pola dasar pikiran Presiden ke-5 Megawati.

Kembali ke Naskah 'Asli' UUD '45 Tidak Menjawab Perubahan Zaman

 

Oleh: K. El-Kazhiem

Teriakan kembali ke UUD 1945 naskah awal menyeruak di ruang publik. Pertanyaannya; jika kembali ke UUD 1945 apakah menjamin bahwa semua kondisi buruk menghilang dari bumi Indonesia? Atau justru sebaliknya, malah memperburuk?

PDIP Tetap Mendukung Politik Pemerintahan Jokowi-JK

 

REDAKSIINDONESIA - Rapat kerja nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan (PDIP) menghasilkan rekomendasi dan sikap partai yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa (12/01/2016). Bila dirangkum hasil rekomendasi tersebut bisa diringkas seperti di bawah ini: 

Fahri Hamzah Jangan Mundur

 

Oleh: Ninoy N karundeng

Desakan mundur oleh Tifatul Sembiring dan DPP Partai agama PKS dan belaan Hidayat Nur Wahid terkait Fahri Hamzah sudah cukup jelas. Namun, ada baiknya pengurus DPP, kader dan simpatisan partai agama PKS menyadari dan memertahankan Fahri Hamzah tetap sebagai Pimpinan DPR RI. Fahri Hamzah sesungguhnya adalah aset partai agama PKS yang paling berharga di mata Allah SWT dan juga para kader, simpatisan, pendukung dan bahkan penentangnya.

Pidato Terakhir Barack Obama: Negara Harus Jadi Penyembuh Kanker

 

REDAKSIINDONESIA - Ketika Barack Obama memasuki masa akhir kepresidenannya, pemimpin Amerika itu berusaha meninggalkan warisan jabatan yang baik, meski harus berhadapan dengan tentangan kuat di Kongres. Para pemilih sudah menentukan pilihan pada tanggal 4 November 2014 lalu, dan hasilnya adalah Partai Demokrat yang selama ini menguasai kursi mayoritas Senat kalah, memberi kesempatan pada Partai Republik untuk menguasai Kongres secara keseluruhan.

Pages