Politik

Catatan Awal Tahun 2017

 
Oleh : Hasanuddin Ali
 
Tahun 2016 telah meninggalkan kita beserta segala jejak rekam peristiwa yang kita kenang bersama. Sejumlah peristiwa ditahun 2016 penting untuk kita catat sebagai salah satu momentum kita untuk melihat masa depan.
 
Berikut adalah catatan awal tahun 2017 yang terdiri dari tiga bagian: Politik Kebangsaan, Ekonomi, dan Sosial Keagamaan.
 
POLITIK KEBANGSAAN

Jangan Sampai Merah Bendera Kita diganti Warna Hijau

Oleh : Denny Siregar

Penyelidikan bantuan IHR ke Suriah terus bergulir..

Polisi sekarang melibatkan pihak interpol untuk menyelidiki kemana bantuan itu disampaikan, sesudah ribut2 ditemukannya bantuan RI di tangan pemberontak di Aleppo. Kasus ini terus bergulir untuk terus mengejar siapa-siapa saja yang berada di balik bantuan yang "salah alamat" itu..

Protes Tempelan Stiker Paslon Agus-Silvy, Akun FB Di Banned

Tetty didepan rumahnya

Warga Kramatjati yang protes karena ditempeli stiker Agus-Sylvi, Tetty Pataresia mengungkap hal aneh setelah postingannya di Facebook jadi viral. Akun Facebook Tetty kini diblokir. Kok bisa?

Setelah postingannya soal stiker Agus-Sylvi viral, Tetty menuturkan ada seseorang yang mengaku dari Bawaslu datang ke rumahnya di Kelurahan Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur, pada Sabtu (31/12/2016) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kiai Said dan Politik Pembusukan NU

Oleh: Kajitow Elkayeni
 

"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah, tetapi Allah tidak menghendakinya, bahkan semakin menyempurnakan cahaya-Nya…”

***

Banyak dari umat islam unyu-unyu di Indonesia ini yang lebih menyukai bungkus luar. Berhadapan dengan seseorang bergelar habib langsung gemetar. Melihat orang berjubah, jenggotnya sampai dada, jidadnya hitam, dianggap orang suci. Simbol-simbol yang diambil dari agama atau kebudayaan lain, seperti jilbab, rosario, kubah, bulan sabit, disakral-sakralkan.

Tiongkok dan Salut untuk Jokowi

 
Oleh: Emir Moeis
 
AKHIR-akhir ini, kita sangat disibukkan oleh informasi mengenai membanjirnya tenaga kerja asing dari Tiongkok, yang sebagian besar tanpa izin. Bahkan, ada yang mengatakan, jumlah mereka sampai jutaan orang. Tentunya itu merupakan hal yang sangat mustahil. 
 
Aneh, memang, kenapa kok sekarang masyarakat gempar dengan tenaga kerja asing dari Tiongkok? Bukankah ini hal yang biasa? 
 

MUI, Fatwa dan Kesalahan Fatwa

REDAKSIINDONESIA-Baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang tidak perlu dan salah. Fatwa atau petuah itu berjudul “hukum menggunakan atribut keagamaan non-Muslim.” Fatwa ini menggunakan definisi yang luas dan serba mencakup. Atribut keagamaan adalah “sesuatu yang dipakai dan digunakan sebagai identitas, ciri khas atau tanda tertentu dari suatu agama dan/atau umat beragama tertentu, baik terkait dengan keyakinan, ritual ibadah, maupun tradisi dari agama tertentu.”

Pages