Politik

Nanik S Deyang Dipanggil Polisi Terkait Hoax Ratna Sarumpaet, Bakal Temani Jonru di Penjara?

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pemeriksaan akan dilakukan pada pukul 13.00 WIB. Surat panggilan pun akan dikirimkan hari ini. 
 
"Agenda Senin dari penyidik hari ini melayangkan surat panggilan kepada Ibu Nanik yang nanti akan diagendakan untuk hari Senin jam 13.00 WIB," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (12/10).

Mardani Lempar Hoax, Tamparan Bagi Prabowo Cs

Beberapa fakta yg tdk d sebutkan om MAS adalah, Prabowo tidak pernah menaklukkan Everest.

Yg dapat d bilang menaklukkan Everest adalah Asmujiono dan kedua rekannya, Misirin dan Iwan Setiawan, saat itu adalah anggota kopasus. Tapi entah mengapa, yg paling menarik adalah kisah tentang Asmujiono.

Orang Pekok Boleh Berbohong

Kita jadi malu dengan Ibu CLARA SUMARWATI yang tercatat dalam literasi dunia sebagai orang Indonesia pertama dan perempuan Asia Tenggara pertama yang mencapai puncak Everest pada tanggal 26 September1996. Meskipun ada kontroversi atas pencapaian Ibu Clara SUMARWATI tapi dunia telah mencatat bahwa beliau adalah orang Indonesia pertama yang mencapai puncak Everest. Kita juga malu dengan Bapak ASMUJIONO anggota Kopassus yang merupakan laki-laki pertama Indonesia yang mencapai puncak Everest pada April 1997.

Ini Tanggapan Kastorius Sinaga Soal Tuntutan Pencopotan Kapolri

Masih menurut Kastorius, persoalan hoax Ratna Sarumpaet telah menjadi salah satu sumber gangguan ketertiban nasional khususnya menjelang Pilpres 2019. Adalah hal lumrah bila kepolisian memberikan prioritas perhatian atas kasus ini guna menghindari eskalasi dampak kasus yang bisa berbuntut pada konfliks horizontal di masyarakat.

Prabowo Ingin Seperti Donald Trump

Teman saya orang Amerika bercerita bahwa berulang kali, Donald Trump memberi tahu rakyat bahwa perekonomian AS "benar-benar booming", "yang paling kuat yang pernah kami alami" dan "yang terbesar dalam sejarah Amerika”. Itu semua berkat kepemimpinannya. Sayangnya, seperti hampir semua yang keluar dari mulutnya, Trump tidak jujur ​​dengan rakyat Amerika. Benar angka pengangguran turun. Sekarang, 4 persen. Tetapi itu sudah terjadi jauh sebelum Trump menjadi presiden. Memang tingkat pengangguran terus menurun.

Al Patekah dan Kepekokan Jemaah Kampret

 

Sangking pekoknya mereka bahkan banyak yang meragukan keislaman Pak Jokowi hanya karena "al-patekah". Padahal, tidak ada satu jentil dalil pun dalam Al-Qur'an maupun Hadis yang menganggap pengucapan "al-fatihah" sebagai syarat fundamental keislaman.

Menjadi Muslim itu gampang: cuma ngomong atau mengucapkan kalimat syahadat doang. Bim salabim, aba kadabrah. Cling, jadilah ia seorang Muslim, lalu ia dijamin masuk syurgah. Wuuennak tenan to mbul.

***

Mereka Yang Mengolok-Olok Logat Jokowi di Facebook

 

Eyang Judiarso :
Oke, deh. Gini.

Tulisannya alfatihah, mau disebut alfatekah, alpatekah, alpatikah, alfatehah dll boleh aja dilurusin atau dikritik, tapi mendingan ga usah pake cara mencemooh. Kalau dicemooh atau diolok2, nanti malah bikin yg mencemooh keliatan jelek, ya jelek akhlaknya, intelektualitasnya, cara bersaingnya, cara bersikap, wawasannya, dll.. Kok bisa?

Kenapa Aburizal Bakri dan TV One Akhirnya Dukung Jokowi?

Energi Ical terhambur banyak menangkis hujatan, makian dan hinaan masyarakat. Hartanya pun tergerus besar mengganti kerugian akibat Lumpur Lapindo itu hingga tahun 2015. Sementara Lapindo sendiri tak membuat untung dan terus menimbulkan kerugian. Utang Ical pun menggunung. Semburan Lapindo telah menjadi awal luka dan kebangkrutannya.

Pages