Politik

Bantahan Telak Dirut RS Sumber Waras, Hantam BPK dan Lawan Politik Ahok

Oleh : Suci Handayani

Polemik RS Sumber Waras hampir dipastikan saat ini semakin jelas dan terang benderang setelah Direktur Utama Rumah Sakit Sumber Waras, Abraham Tedjanegara menjelaskan beberapa hal yang selama ini memicu kecurigaan BPK.

Abraham dengan jelas memaparkan beberapa fakta yang membuat kasus RS Sumber Waras terkesan ruwet dan menimbulkan kebimbangan Diakui atau tidak, pendapat publik sempat terbelah, terutama orang-orang yang simpati kepada Ahok dan bersiap memberikan dukungan pada Pilgub 2017 mendatang.

Audit BPK Justru Membuktikan Ahok Clear

Oleh : Mike Reyssent

SEKALI LAGI BACANYA PELAN PELAN YA... MINUM AIR PUTIH DULU, TARIk NAPAS DALAM DALAM, KEMUDIAN LEPAS PELAN PELAN, DAN LAKUKAN SEBANYAK 7 KALI. Ok? *

Kasus pembelian lahan Sumber Waras, sekarang mulai diutak atik lagi setelah kasus reklamasi pantai dianggap sudah selesai. Saya tidak mau panjang kali lebar lagi nulis soal ini... Sekarang kita buktikan aja siapa yang punya bukti dan siapa yang menghitungnya lugu..

Diawali kecurigaan BPk mengenai pembayaran tunai saat pembelian lahan tersebut...

Ahok, Kambing Hitam dalam Perang Proxy

Oleh: Kajitow Elkayeni
 

Ketika Uni Soviet bangkrut, saat itu pula pusat komunisme dunia sebenarnya telah runtuh. Ia memang masih hidup di beberapa negara, tapi mengalami asimilasi. Komunisme (sosialisme) terus mengalami perubahan, sebagaimana kapitalisme yang kini dipoles sebagai Good Capitalism. Meskipun pada akhirnya, sulit membedakannya dengan Bad Capitalism. Tapi komunisme masih dijadikan ancaman. Ia dijadikan musuh bersama dan kabar buruk bagi setiap umat beragama.

Jalan Ahok Meraih Kembali DKI 1 Semakin Terbuka Lebar

Oleh : Elde

Kesepakatan telah dicapai antara pemerintah pusat yang diwakili Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan gubernur DKI, Basuki Tjahya Purnama, dalam masalah proyek reklamasi Pantura. Dihentikannya untuk sementara proyek reklamasi sambil mengkaji segala dampak yang ditimbulkan dan terkait masalah perijinan. Adanya kata sementara menunjukkan bahwa ini bukan berarti reklamasi adalah barang haram yg dilarang tapi harus memikirkan aspek lainnya.

Ahok Di Atas Angin, Polemik Reklamasi Selesai, Niat Jahat Sumber Waras Terbongkar

Oleh : Assaro Lahagu

Polemik sengit reklamasi Teluk Jakarta akhirnya selesai. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli, menghentikan sementara (moratorium) reklamasi Teluk Jakarta. Keputusan itu diambil dalam pertemuan bersama Menko Kemaritiman, Menteri Lingkungan hidup dan kehutanan dan Menteri KKP (diwakili), seperti dilansir Detik.com (Senin, 18/4/2016).

Lalu apa esensi dari moratorium itu?

Penjelasan Direktur RS Sumber Waras Atas Kecurigaan BPK

REDAKSIINDONESIA-Direktur Utama Rumah Sakit Sumber Waras Abraham Tedjanegara mengatakan, tidak ada kesepakatan antara RS Sumber Waras dan Pemprov DKI dalam menentukan batas waktu pembayaran sebagian lahan Sumber Waras.

Hal tersebut disampaikan Abraham dalam menampik kecurigaan Badan Pemeriksan Keuangan akan waktu transaksi jual-beli sebagian lahan sumber waras.

BPK menilai waktu terjadinya transaksi itu tidak wajar, yakni yakni pada 31 Desember 2014, lewat pukul 19.00, atau lewat jam kerja.

Elektabilitas, Popularitas serta Tingkat Kepercayaan Publik terhadap Jokowi Meningkat

Oleh : Musyaffa

Hari-hari ini, sepertinya menjadi angin segar bagi Jokowi dan jajaranya. Pada Catur Wulan (Cawu) I 2016, Pemerintahan Jokowi mendapatkan nilai baik yang lebih dominan, meskipun terdapat nilai ‘merah’. Salah satu lembaga survei, Saiful Murjani Research and Consulting (SMRC) telah merilis hasil penelitiannya yang dilakukan 22 – 30 Maret 2016. Adapun penilaian Netizen, penulis ambil dari kolom tanggapan di portal berita Kompas.com dan Liputan6.com.

Siapa Berani Menantang Ahok Dalam Kebersihan Harta Kekayaan?

Oleh : M Jaya Nasti

Saat ini Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sedang bertarung hidup atau mati melawan BPK dalam kasus pembelian tanah milik RS Sumber Waras. JIka Ahok yang kalah maka berakhirlah karirnya dan dia masuk bui. Meskipun ia tidak menikmati uang korupsi itu, Ahok akan dinyatakan melakukan korupsi karena melakukan pembelian tanah RS Sumber Waras yang harganya dinilai kemahalan. Ia mungkin terkena pasal memperkaya orang atau pihak lain yang menyebabkan timbulnya kerugian Negara.

'Niat Jahat' Ahok

Oleh : Denny Siregar

Niat jahat dalam hukum disebut juga Mens Rea.

Kenapa KPK terus mencari "niat jahat" Ahok dalam pembelian RS Sumber Waras ? Karena Ahok tidak terbukti memperkaya dirinya sendiri melalui transaksi itu. Karena tidak ada alat bukti, maka perlu dicari niat jahat yg terkandung dalam transaksi itu.

Dalam hal ini KPK harus berada pada sisi curiga, bukan berprasangka baik. Dan sampai sekarang kecurigaan KPK belum terbukti, bahkan belum menemukan niat jahat apapun.

Oke, mari kita lihat niat jahatnya Ahok untuk membantu KPK.

Balada The Lone Ranger Ahok

Oleh: Christianto Wibisono
 

Di tangan Ahok semua tradisi dirobek-robek. Jika selama ini seorang gubernur menyembah para DPRD, gubernur Ahok membanting DPRD ke dasar jurang. DPRD yang memang sudah menjadi sarang maling, berteriak lantang menyemprit Ahok. Tetapi Ahok lebih galak, ia meneriaki mereka lebih lantang, hingga semuanya menekuk ekor tak berkutik, bagai kucing ketakutan di pojok ruangan.

Pages