Politik

Prabowo dan Mega pada Akhirnya Dukung Ahok?

Oleh : Susy Haryawan

Parpol dan Demokrasi Akal-Akalan Ala DKI, Asal Bukan Ahok, Geliat Gerindra dan PDI-P, dan manufer kelimpungan para calon yang mau cari tunggangan belum juga berakhir. Koalisi atau gerombolan di dewan hendak diwujudnyatakan dalam gerombolan di pilkada mendatang dengan safari politik baik para bakal calon ataupun pengurus yang makin intens.

Inilah Alasan Soeharto Sulit menjadi Pahlawan Nasional

 Oleh : Mahesa Danu

Wacana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada diktator Orde Baru, Suharto, kembali mencuat. Kali ini, wacana itu dicuatkan oleh Partai Golkar.

Pada pertengahan Mei lalu, di forum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar di Bali, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyampaikan usulan itu di sela-sela pidatonya di acara tersebut.

Logika Sesat Kivlan Zein Tentang PKI

Ilustrasi

Oleh Ioanes Rakhmat

Mayjen Kivlan Zein (purnawirawan) baru saja berkomentar, “Tak akan ada lagi seminar tentang PKI. Kini kami siap memerangi PKI yang sedang tampil gaya baru. Budiman Sudjatmiko, dulu pendiri PRD, memperlihatkan PKI gaya baru lewat program pemberdayaan kawasan pedesaannya. Kita sedang siapkan barisan pembela Pancasila sebagai ideologi garis lurus!” Ada sejumlah sumber berita yang memuat kutipan parafrasis pernyataan KZ itu. Di antaranya, di sini.

Ahok Makin Kuat Dengan Munculnya Muda Mudi Ahok

Ahok

Komunitas pendukung kandidat bakal calon petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali bermunculan. Komunitas terbaru ini bernama "Muda-Mudi Ahok". Koordinator Muda-Mudi Ahok, Ivanhoe Semen, mengatakan, kemunculan komunitas ini ialah karena terinspirasi oleh komunitas "Teman Ahok".

PKI Sudah Mati Mayjen Kivlan!

Ilustrasi

Oleh : Iohanes Rakhmat

Mayjen Kivlan Zein (purnawirawan) baru saja berkomentar, “Tak akan ada lagi seminar tentang PKI. Kini kami siap memerangi PKI yang sedang tampil gaya baru. Budiman Sudjatmiko, dulu pendiri PRD, memperlihatkan PKI gaya baru lewat program pemberdayaan kawasan pedesaannya. Kita sedang siapkan barisan pembela Pancasila sebagai ideologi garis lurus!”

Kasus La Nyala Mataliti, Saatnya Bersih-Bersih Pengadilan

Oleh : Susy Haryawan

Kasus paling aneh dan ajaib dan itu fakta di peradilan Indonesia. Entah siapa yang salah dan siapa yang benar antara ketiga pelaku ini, La Nyala, kejaksaan, dan pengadilan. Ketiganya menghasilkan kelucuan dan keanehan hukum di Indonesia ini, bagaimana bisa terjadi, berulang, dan entah apa akhirnya nanti.

Pages