Politik

Dedi Mulyadi, Si Kuda Hitam

Kang Dedi bahkan sudah mendapat stigma sebagai seorang musyrik karena menyembah patung jauh sebelum kang Emil dituding Syiah. Heran juga, padahal Kang Dedi Mulyadi adalah wakil ketua PCNU Purwakarta. Kalau dia musyrik, tentu NU duluan yang menendangnya...

Ini resiko yang harus dihadapinya ketika ia bersikap tegas dengan tidak menaungi kelompok radikal di tempatnya..

Pembodohan Anies

Pesannya jelas, AR Baswedan mengkampanyekan untuk mengesampingkan identitas SARA demi bangsa. Beliau mengajak kaumnya berpartisipasi dalam perjuangan bangsa Indonesia. Ia mengajak orang-orang keturunan Arab mengakui tanah air berdasarkan tempat lahir, Indonesia. Kini preferensi kesamaan identitas itu dibangkitkan kembali oleh cucunya, Anies Baswedan.

Berhemat Lebih Besar dari Gajinya Sendiri

He, lari pagi (lari pagi) tua muda semua
Lari pagi (lari pagi) dan sangat digemari
Lari pagi (lari pagi) memang baik sekali
Lari pagi (lari pagi) untuk bina jasmani

Bayangkan jika lari ke kantor ini menjadi gerakan masif di seluruh Jakarta. Bapak-bapak bercelana pendek, bersepatu kets, memcawa ransel, lari dari rumahnya di Bekasi menuju kantornya di Jalan Thamrin.

Haul Soeharto dan Penistaan Supersemar

Seperti diketahui, Supersemar yang terbit pada 11 Maret 1966 itu, sampai hari ini, tak jelas apa isi dan tujuannya. Ada yang menyebut bahwa itu surat pengalihan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto. Ada pula yang mendaku bahwa itu hanyalah perintah dari Soekarno sebagai Presiden ke Soeharto sebagai Panglima Tentara saat itu guna menjaga keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hanya Tuhan Yang tahu, Anies Mau Belok Kemana

Tampaknya ini dilakukan untuk meraih simpati pengembang. Jangan lupa, raksasa-raksasa pengembang yang mendapat lisensi reklamasi 17 pulau di Jakarta, pasti juga punya kekuatan untuk mempengaruhi peta suara. Juga punya dana.

Jadi pertanyaanya, sebetulnya Anies-Sandi itu menolak reklamasi atau malah mendukung? Tidak ada yang tahu.

Pages