Politik

Ketika FPI Makin Ngelunjak

Oleh: Afa Muaffa
 

Harus diakui, Front Pembela Islam (FPI) telah sukses mengerahkan massa dengan menjual isu agama pada 4 November lalu, dan sukses menggosok sejumlah ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengamini misinya agar mengeluarkan sikap. Dengan memprovokasi umat bahwa agama telah dinistakan oleh seorang tionghoa kafir bernama Ahok, masyarakat muslim dari berbagai penjuru di Indonesia pun berbondong-bondong mengikuti aksi demonstrasi ke Jakarta.

Kunjungan Balasan Prabowo Kepada Jokowi, Kapan SBY?

Oleh : Muhammad AS Hikam

Presiden Jokowi (PJ) kelihatannya sedang menjalin 'kemesraan politik' tingkat tinggi dengan Prabowo Subianto (PS), petinggi Partai Gerindra, yang juga mantan Pangkostrad TNI-AD dan Danjen Kopassus itu. Kehadiran PS ke Istana ini adalah sebagai kunjungan balasan beliau kepada RI-1, yang telah lebih dulu mengunjungi Hambalang tempo hari sebelum demo 411 digelar.

Daftar Politikus Yang Berpotensi Tersangka Setelah Ahok Tersangka

Oleh : Pepih Nugraha

Semua manusia Indonesia yang terikat “kontrak sosial” pada dasarnya berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah di muka hukum, menganut prinsip equality before the law alias azas persamaan di depan hukum. Hukum yang tidak boleh pandang bulu. Mentang-mentang orang kuat, berduit dan punya pengaruh, hukum bisa dibeli seenak udelnya lantas orang itu bisa melenggang kangkung.

Penistaan Agama Lewat Bom Samarinda, Ke Mana Suara FPI?

Oleh : Ekha Rifki Fauzi

Fenomena penistaan agama yang di dengungkan oleh FPI (Front Pembela Islam), ternyata telah mendapatkan dukungan, padahal persoalan itu berbau politik dan SARA (Suku, Agama, Ras, Antargolongan). Tidak sedikit umat Islam yang terbuai ajakan dari FPI untuk berunjuk rasa menuntut Ahok. Tuntutan atas tuduhan pelecehan agama ternyata dibarengi dengan demontrasi besar-besaran atas nama “Aksi Bela Islam”.

Panggung Pertunjukan Ahok

Oleh : Denny Siregar

Pertanyaan menarik hari ini adalah "apakah status tersangka Ahok akan mempengaruhi elektabilitasnya ?"

Saya mengamati gerak Ahok sejak ia menjadi Gubernur menggantikan Jokowi. Belum pernah - setahu saya - ada pejabat publik yang mampu memainkan orkestra di media selihai Ahok.

Pada posisi Ahok, ia bisa saja memainkan model yang sama spt banyak pejabat lainnya, dengan memajang fotonya di bilboard2 dan media luar ruang di setiap sudut kota Jakarta. Itu legal karena bisa disembunyikan dengan bahasa proyek "sosialisasi program".

Analisa Dibalik Penetapas Status Tersangka Ahok

ilustrasi

Oleh Alif Kholifah

Menjelang siang hari Rabu (16/11) status Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi tersangka penista agama. Penetapan status ini setelah melalui berbagai gejolak disebagian masyarakat bahwa Cagub DKI Petahana itu melakukan penistaan terhadap agama Islam. Faktanya, banyak pihak yang memandang statemen Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu bukan penistaan Agama.

Pages