Politik

Luar Biasa! Jokowi Bangun Bandara di Pulau Paling Ujung Indonesia, Miangas, Begini Hasilnya

Laksamana Pertama TNI Susel pun mengatakan bahwa pihaknya sudah mengerahkan personel prajurit, kapal laut dan kapal selam di perairan sekitar Miangas. Arifaini Nur Dwianto juga tidak ingin kalah di dalam menunjukkan kebolehannya di dalam pengintaian TNI AU dari udara secara akurat.

Penyebab Balada Cinta Rizieq-Firza Belum Masuk Pengadilan

Sedangkan Jaksa Agung H.M. Prasetyo menegaskan, hari ini Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, akan meminta Kejati DKI Jakarta untuk melakukan gelar perkara. Dalam pertemuan tersebut akan didalami apakah kasus Firza bisa langsung diajukan dalam pengadilan atau tidak.

Khilafah itu Institusi Politik, Bukan Agama!

Maka, fokus kajian Prof. Qadi ialah tafsir-tafsir yang ditulis atau diproduksi pada zaman Umayyah, yang berkuasa antara tahun 661-750. Kesimpulan Qadi sangat menarik: betapa penggunaan kata “khalifah” sebagai pemimpin politik juga terdeteksi dalam sebagian tafsir yang diproduksi pada akhir pemerintahan Umayyah dan awal pemerintahan Abbasiyah. Sementara dalam tafsir-tafsir yang lebih awal, khalifah dimaknai tanpa konotasi politik apa pun.

Awas, Perempuan dan Anak-anak Jadi Sasaran Persekusi Kaum Intoleran

Ilustrasi
Sebut saja ibu Indri Sorraya Zulkarnain, mereka tidak sekedar memaksa si ibu ini untuk menandatangani surat pernyataan tapi massa yang berada dilingkungan rumahnya mencapai 60 orang. Bukan hanya itu, perempuan bertempat tinggal di Tangerang ini mendapat berbagai ancaman melalui akun medsosnya. Padahal Sorraya hanya mengkritik pimpinan FPI Rizieq Shihab yang sikapnya tidak bertanggungjawab atas kasus yang membelitnya. Contoh lain, Nurul Indra yang warga Batam melakukan aksi menyalakan seorang diri.

Bengkoknya Nalar Tanggung Alfian Tanjung

Tapi obrolan soal DNA betu-betul absurd. Rombongan alay anti-komunis ini rajin mengecam teori seleksi alam Charles Darwin, tapi tanpa sadar mengikuti biolog Soviet Trofim Lysenko yang luar biasa ngawur. Pada tahun 1920an, Lysenko, di bawah Stalin, memerintahkan agar seluruh benih kacang dan gandum dipanaskan dan dibiarkan dalam kondisi lembab supaya mampu berkecambah di medan yang keras.

Pages