Politik

Islam VS PKI

Isu PKI ini - yang sedang diperkuat sana sini - akan melanjutkan isu penistaan agama. Hanya kali ini sasarannya adalah Jokowi. Meskipun sempat reda, isu ini kembali di perkuat lagi karena dipercaya akan mengulang kesuksesan yang sama ketika menghadapi penista agama.

Pak Tito, Kapan Film Action-nya?

Saya hanya menjadi penonton sajalah. Karena yang bikin tenang, Ahok sudah menerapkan sistem e-Budgeting dalam penyusunan anggaran yang super ajib dengan istilah "triple password". Pasword dipegang Gubernur, Sekda dan Ketua DPRD, jika mau merubahnya harus lewat rapat anggaran dengan skpd dan inspektorat, password nya berganti periodik dan dipegang KPK. Siapapun yang maling bakal ketahuan. Sedaaaaap

Merayakan Kekalahan Ahok

Kawan-kawan ini adalah para die hard Ahok. Mereka bertarung habis-habisan untuk memenangkan Ahok-Djarot. Lelaki yang duduk di depanku, sedang merokok, adalah seorang pengusaha rumah makan. Di sebalahnya duduk seorang perempuan, mantan wartawan majalah wanita. Tiga orang lainnya, seorang perempuan dan dua orang lelaki adalah karyawan. Saya tidak tahu mereka bekerja di perusahaan apa.

Pinternya Elit atau Bodohnya Umat?

Para pemimpin ormas Islam, ustad, khotib, penceramah, dlsb itu hanya dijadikan sebagai "toa" atau "loudspeaker" doang untuk bengak-bengok mengintimidasi dan meneror umat Islam agar takut milih Ahok karena ada sanksi neraka, tidak diurus jenazahnya, dlsb, sambil mengarahkan mereka untuk memilih "gubernur Muslim" supaya masuk surga dan "syar'i".

Tuntutan Jaksa Bukti bahwa Ahok Tidak Menista Agama

Bahkan di masa akhir jabatannya, Ahok membuka diri kepada Gubernur terpilih untuk mengirimkan tim anggarannya membahas bersama penyusunan anggaran. "Biar Pak Anies lebih cepat menunaikan janji-janji kampanyenya," ujar Ahok.

Palu hakim akan menghentikan gairah itu dalam diri seorang Ahok. Dan bagi sebagian kita, setelah keputusan ini nanti, semuanya akan berjalan biasa saja.

Pages