Politik

Anies, Tommy dan Zig-Zag Politik Keluarga Cendana

Isu-isu yang dimainkan di ruang publik maupun media sosial untuk mengenang Soeharto, sangat kencang. Kampanye bertajuk “Piye Kabare, Enak Zamanku to?” merupakan upaya untuk membangkitkan romantisme Orde Baru terhadap warga negeri ini. Upaya mengenang Orde Baru ini, menjadi bagian untuk memainkan

Politik Masjid Pilkada Yang Meretakkan Keluarga

“Setelah Pilkada, hubungan sosial ya biasalah. Tapi hubungan agama, cap seseorang itu berada di barisan mana, sudah jadi hukum,” ucapnya.

Akumulasi dari pelbagai masalah itu yang membuat Ghafur dan Firmansyah diperiksa Panwaslu Kota Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Maret 2017. Sebelumnya, mereka sempat mangkir dua kali dari panggilan Panwaslu.

Lagi, Kerja Sama Positif Saudi–China

Kunjungan Raja Salman ke China setelah melawat Malaysia dan Indonesia kembali membubuhkan kerja sama positif-konstruktif mencapai 65 milyar US dollar di berbagai bidang: dari energi sampai perumahan. Selain 14 MOU antar-pemerintah ini, pelaku bisnis dan industri di kedua negara juga menyetujui sekitar 21 kesepakatan berdagang di berbagai bidang.

Jaksa Ragu Dalam Mendakwa Ahok

Keraguan dalam menyusun dakwaan oleh JPU dengan memilih pasal alternatif sebagaimana disampaikan oleh ahli pidana Prof Edward, dalam persidangan kemarin. Menurut Wayan Sudirta seharusnya Hakim membebaskan terdakwa demi hukum, “ini semua mengacu kepada adagium hukum yang kita yakini bersama sebagai penegak hukum, lebih baik membebaskan seratus orang bersalah daripada menghukum satu orang yang tidak bersalah.”

Membangkitkan Rezim Otoriter: Antara Duterte dan Anies

Namun, dalam persoalan penyelesaian masa lalu, Indonesia mengalami fase keadilan transisi yang sama buram dengan Filipina. Selain minimnya penyelesaian kejahatan masa lalu sebagai mandat gerakan perubahan yang dilakukan masyarakat sipil untuk menatap masa depan negara yang lebih baik, fase transisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh sekelompok elite dalam mengumpulkan kekuatan sisa-sisa rezim masa lalu untuk menyandera demokrasi sesuai dengan kehendak mereka.

Rizieq dan Sekutunya

 
Bagaimana bisa terjadi Rizieq yang dulu menyebut Hary Tanoe dengan sebutan Hewan sekarang bersama sama mendukung Anies Baswedan di Pilkada DKI melawan musuh lama Rizieq yang disebutnya si Kutil Babi ??

Mulut kotor Rizieq tak sampai disitu, Wiranto pun jadi sasarannya :"Tatkala Habib Rizieq menyebut Bapak Wiranto dengan kalimat "penjilat pantat Cina" dikarenakan mendukung Ahok sebagai Cagub," ujar Andin di DPP Partai Hanura 

Pages