Politik

Prabowo Mengikuti Jejak Soeharto

 

Maka, kekuatan politik Islam Masyumi yang dulu tersingkir dikumpulkan. Mereka diwadahi, di antaranya ke dalam ICMI. Mereka juga menyebar di partai-partai di politik yang ada, termasuk di Golkar. Mereka sangat modern, tetapi sektarian. Pada umumnya, karena ingatan kolektif yang masih terus menerus dirawat dalam pikiran, mereka menyimpan kekhawatiran terhadap pengaruh Kristen dan Cina/Tionghoa dalam ekonomi politik Indonesia.

Terima Kasih untuk Para Cukong Penyedia Mahar Pilkada

 

Semua hal itu tidak kasad mata, tidak terlihat. Publik hanya bisa melihat apa yg tampak di permukaan. Apalagi tentang keberadaan "Mahar politik" itu benar benar sulit dibuktikan. Juga tidak akan diakui oleh pelaku pelakunya. Tapi berdasar korban, terutama yg gagal, mereka membenarkan adanya "mahar" tersebut. Uang puluhan hingga ratusan milyar itu bukan selalu dari pribadi uang calon, tapi biasanya yg menyediakan dana untuk mahar politik tersebut adalah cukong atau bohir yg berkepentingan langsung dg kebijakan sang pejabat nantinya.

Aksi 212 Jelas Gerakan Politik, Ini Buktinya

Ilustrasi

Pengakuan al-Khotot alias Gatot ada pertemuan 3 partai di rumah dinas ketua MPR, bgmn ulama & aksi bela Islam dipakai unt politik, yg sukses di DKI dgn Anies-Sandi, mau dilakukan di daerah2 lain, khususnya di Jawa, rekom tdk keluar smpe jam 2 malam di Ragunan digigit nyamuk

Jika La Nyalla Bisa Bayar Mahar

Ilustrasi

Kebetulan saja La Nyalla kere sehingga tdk d lirik Prabowo, kebetulan saja La Nyalla tak sanggup bayar mahar, maka semua ini bisa terjadi. Bila La Nyalla bermodal sebesar Sandiaga, bila La Nyalla mendapat diskon mahar, mungkin protes seperti ini tidak akan d ketahui publik. La Nyalla akan tetap maju d pilgub Jatim dengan d usung Gerindra.

Peta Konflik Pemikiran Menjelang Pilpres 2019

Ilustrasi

Ada konflik pemikiran global yang belum pernah dituntaskan, yakni pemikiran modernis vs konservatif itu. Atau bila dipertajam lagi menjadi konflik pemikiran moderat vs radikalis. Banyak orang yang tidak sadar bahwa pilihan politiknya selama ini lebih dipengaruhi oleh latar belakang pemikirannya yang berada di posisi kedua hal itu (modernis atau konservatif) hingga ia menjadi moderat atau radikal.

Nyala Seorang La Nyalla

Ilustrasi

Si Kotot bilang ulama mereka mengatakan titik fokus pemenangan dengan kopi paste skenario tumbangnya Ahok adalah di lima daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sumatra Utara. Dia juga bilang hanya karena 212 berkontribusi banyak kepada Gerindra, Pilkada Jakarta bisa dimenangkan. Jadi penolakan Gerindra adalah penghianatan.

Pages