Politik

Mekanisme Putaran Kedua Pilgub DKI Jakarta

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI (PKPU) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aceh, Jakarta, Papua, dan Papua Barat, cagub dan cawagub DKI harus memperoleh suara lebih dari 50 persen untuk menjadi pemenang. Ketika salah satu paslon mendapatkan perolehan suara 50 persen plus 1 suara, sudah dianggap menang.

Masa Depan Politik Masih Terbuka Lebar untuk AHY

Apalagi politik Jakarta yang penuh gejolak, banyak tikus, musang dan kupu-kupu. Dibutuhkan pengalaman untuk mengenali setiap tikungan agar bisa membaca arah angin. Setidaknya bisa membaca kenyataan adalah kenyataan. Dan laporan yang masuk dari sekelilingnya bisa saja berbeda dari kenyataan.

Tapi apapun hasilnya, Agus sudah mencicipi riuhnya demokrasi. Setidaknya itu bisa menjadi bekal buat karir politik selanjutnya. Mungkin saja SBY tidak lagi ragu menurunkan tahta Partai Demokrat pada putra sulungnya ini.

Jurus Ahok Menang Lawan Anies

Kader partai pendukung Ahok terlalu manja, mereka melihat relawan bergerak mereka klaim mesin partai yang bergerak, padahal jelas berbeda antara relawan dan kader partai. Partai seharusnya mengumpulkan kader kadernya untuk setia pada komitmen partai mendukung Ahok kemudian menekankan agar kadernya memobilisasi massa sampai ketingkat RT dan RW, tapi ini tidak dilakukan

Waspadalah, Ahok!

Sulitnya mendata pemilih karena banyak pendukung Ahok yang tinggal di apartemen2, rusun dan komplek perumahan. Ketika didatangi, mereka tidak ada di tempat dan juga tidak melaporkan keberadaan mereka.

Mereka baru datang saat pencoblosan siang hari dan - tentu saja - kehabisan surat suara. Sedangkan panitia yang berada di TPS dengan ketat mengikuti peraturan KPUD.

Ini menjadi PR bersama antara warga dan relawan Ahok.

Wahai Rakyatku...

Tapi jangan menghakimi Pepo kejam telah membunuh karir militer Agus ya.. 
Pepo nggak sebodoh itu..

Sadar atau tidak, 4 bulan ini, nama Agus Harimurti Yudhoyono sudah diiklankan habis-habisan dengan dana fantastis ratusan milyar..

Nama AHY sekarang sudah dikenal secara nasional..

Investasi yg cukup "murah" untuk branding nama Agus di tingkat politik nasional.. dalam waktu hanya 4 bulan saja..

Ahok, Anies dan Pemilih Religius

Secara umum, kita dapat melihat karakter dari strategi elektoral dari masing-masing paslon. Karakter dari strategi mobilisasi dukungan yang digunakan paslon nomor 1 adalah ofensif dengan bertumpu pada isu primordial. Sejak proses pencalonannya, Agus-Sylviana memang sudah merasa tidak mampu untuk adu program dengan paslon nomor urut 2. Di bawah bayang-bayang SBY paslon ini dibentuk.

Pages