Politik

Komunis yang Tertukar

ilustrasi

Itu karena yang mampu menandingi Amerika adalah Cina. Bukannya Yaman.
Meskipun Yaman saat ini juga sedang perang melawan Saudi yang juga proxy Amerika.

Inilah yang namanya "Komunis Yang Tertukar"
Mirip dengan sinetron di TV yang berjilid-jilid.
Makanya mereka kalau demo juga berjilid-jilid.
Masyarakat juga semakin bingung berjilid-jilid.

Apa Yang Ditakutkan Dari New Normal?

Itulah kodrat manusia, selalu punya cara membuat penyesuaian terhadap apapun yang menimpanya. Selalu ada hal baru yang harus dilaluinya meski kadang tak ingin.

Demikian pula ajakan Presiden Jokowi untuk kita pahami tentang makna bahwa hidup kita berubah sejak Covid-19 ini.

Hari-hari kita sudah tidak sama lagi seperti kemarin. Ada kebiasaan yang tiba-tiba harus kita buang karena sudah tak sesuai lagi.

Presiden mengajak bagaimana kita kembali bekerja dan beraktifitas namun ada hal-hal yang harus banyak kita rubah dalam keseharian kita.

Apakah sulit?

Tags: 

Pemimpin yang Menginspirasi

Hal yang sama dilakukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kemarin pria berambut putih ini sigap mengecek sekolah, terminal, perkantoran, sampai ke masjid. Selain ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat, Gubernur juga ingin memastikan virus tidak menyebar. 

Ada dua hal disini : kesehatan harus dijaga, tapi ekonomi tidak boleh loyo. Kedua pemimpin itu ingin keduanya berjalan beriringan. Ekonomi bergerak, kesehatan tetap nomor satu.

Pembuktian Terbalik

ilustrasi

Jika si pembakar bendera dan atribut PKI membuat sendiri bendera dan atributnya, maka mereka harus dianggap sebagai pembuat onar, tukang adu domba, tukang gaduh dan mengganggu keamanan juga ketertiban nasional, TANGKAP !!!

Media Sebagai Sarana Psy Ops Politik Menyerang Presiden Jokowi?

Media arus utama (mainstream) terbagi menjadi kelompok-kelompok sesuai kepentingan masing2. Nah, yang kini muncul dan disanggah adalah berita kegiatan presiden ke Bekasi seakan dipelesetkan judulnya. Media tersebut kemudian melakukan koreksi tetapi berita sudah kadung menyebar di masyarakat. Muncul counter berupa meme-mene yang menyerang media tersebut.

Pages