Politik

Cara Efektif Melawan Terorisme

Bilang kepada mereka agar di setiap khotbah dan pengajian mengdakwahkan atau mengkampanyekan bahwa perbuatan terorisme dan radikalisme adalah tindakan jahat dan haram yang tidak Islami dan jauh dari nilai-nilai Al-Qur'an dan keislaman, bahwa kaum teroris adalah para penghina agama Islam yang mulia. Oleh karena itu para pelakukanya (kaum teroris) akan nyungsep ke neraka dan bercumbu dengan 72 "Mak Lampir".

Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat Bagi Terorisme Di Indonesia

Menurut Presiden, kejadian serupa tidak boleh terulang kembali di masa mendatang. Mengingat aksi teror bom tersebut dapat menyerang siapapun, mulai dari warga sipil hingga aparat penegak hukum.

"Betul-betul kita sangat menyesalkan ini karena kalau kita lihat tadi korbannya dari mahasiswi ada, sopir Kopaja ada, kemudian yang anggota Polri juga ada, kemudian pegawai juga ada," tuturnya.

PBNU: Bom Bunuh Diri Kampung Melayu Hancurkan Kemuliaan Islam

"Makanya kita kalau di terminal, bus-nya bagus, tapi ngajak penumpangnya kasar ya enggak ada orang mau naik. Tapi kalau dengan cara yang ramah, fasilitas full AC, toilet, snack, ya orang akan naik," ujar Kiai  Said memberi contoh.

Padahal, kata Kiai Said, selama ini banyak ulama atau kiai dari NU yang terus menerus menyampaikan ajaran-ajaran Islam yang ramah, moderat, serta toleran.

Kekuatan Mengampuni dan Kebesaran Hati Seorang Minoritas

Kerelaan melepas keinginan membela dirinya yang memang tidak ingin menista agama, inilah yang justru melahirkan kekuatan untuk menerima dan akan menjalani hukuman ini sampai selesai. Dengan inilah, walau pasti sedih, hati dan pikirannya menjadi kuat untuk menjalani hari-hari di balik jeruji penjara.

No Move On, No Reconsiliation

Ilustrasi

Hukuman penjara dua tahun justru hanya jadi penanda : 1) matinya keadilan, de facto maupun de jure, serta 2) seperti diucapkan Ahok sendiri kepada sahabat terbaiknya, Djarot : untuk memberikan pencerahan kepada warganya.

Di negeri yang sakit ini, cap terhukum sudah tak ada artinya. Tapi kebenaran moral yang harus dikejar dan dipertahankan habis-habisan.

Jika Paspor Rizieq Shihab Dicabut

"Tentunya kami akan keberatan apabila polisi keluarkan red notice, ya. Tapi misalnya kami udah melakukan keberatan, polisi tetap melakukan itu, ya, silakan saja. Tapi tentunya Habib punya cara untuk tidak akan pulang ke Indonesia, sebelum hukum tegak untuk adil kepada semuanya. Tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan," ucapnya.

Pages