Politik

Divide et Impera: Muslim vs Muslim di Pilkada Jakarta

Umar berkata, “Sesungguhnya dia itu orang munafik.”

Setelah Rasulullah menyalati jenazah Abdullah bin Ubay, barulah turun ayat (QS. At-Taubah:84), “Dan janganlah kamu sekali-kali menyembahyangi (jenazah) seorang yang mati di antara mereka, dan janganlah kamu berdiri (mendoakan) di kuburnya. Sesungguhnya mereka telah kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka mati dalam Keadaan fasik.”

The Most Disgusting People

Orang-orang awam nan lugu pun ikut arus postingan-postingan sampahnya. Mereka merasa membela agama dan penuh semangat berkerumun dengan sesama orang lugu lainnya di situ, padahal semua itu by design agar si Jonru dan keluarganya bisa terus makan dan bisa terus menjual iklan di Fanpage-nya. Yang diuntungkan adalah kantong si Jonru, dan di sisi lain persatuan menjadi taruhannya, belum lagi peradaban bangsa ini pun mengalami kemunduran berabad-abad.

Alasan Mengapa Ahok Harus Memimpin Jakarta Lagi

Ketujuh, Ahok pemimpin yang tegas. Sikap tegas merupakan hal dasar yang wajib dimiliki oleh  seorang pemimpin. Tegas dalam arti membenarkan apa yang salah. Dari berbagai tindakannya, ia kerap melakukan tindakan dengan tegas untuk kebaikan bersama. Mungkin beberapa tindakannya dianggap keras oleh masyarakat, namun jika kita telaah lagi semua itu dilakukan Ahok untuk kebaikan bersama bukan untuk kebaikan individualisme.

Menjawab Kritik Din Syamsuddin tentang Masjid KH. Hasyim Asy'ari

Hemat saya alasan no 1 tidak relevan karena dengan majunya acara peresmian Masjid tsb, Gub Ahok yg masih non-aktif pd hari itu tidak ikut hadir, dan Plt. Gub Sumarsono yg hadir. Alasan No 2 dan 3, juga mengada-ada karena rencana PJ utk membangun Masjid itu sudah lama, saat beliau masih Gubernur DKI. Kalaupun ada yg menganggap berbau kampanye Pilkada, saya kira hal itu tergantung pada perspektif yang dipakai.

Manipulasi Agama dalam Pilkada Jakarta

Salah satu yang saya amati di Jakarta adalah maraknya sejumlah kelompok yang saling menghujat dan memaki lawan, memanfaatkan sarana peribadatan untuk ajang kampanye dan memojokkan lawan, serta memanipulasi simbol, wacana, tradisi, ajaran, sejarah, dan teks-teks keagamaan untuk kepentingan politik praktis-pragmatis dan mendukung paslon tertentu.

Masjid Salib; Propaganda Busuk yang Tak Masuk Akal

Menjelang periode kedua saya bertemu lagi dengannya. Saya melihat di pagar rumahnya ada keterangan TPS. Kebetulan saya bawa teman. Setelah berbasa-basi sebentar, saya membelokkan pembicaraan, "Di depan ada tulisan TPS, Mau (diadakan) di jalan ya Pak?"

"Bukan." Balasnya. "Ya di sini." Kepalanya menunjuk lokasi parkiran mobil.

Fahmi Shahab Penyanyi Lagu Kopi Dangdut Menuntut Timses Ahok Karena Menyanyikan Lagu Aslinya

Oleh : Stefanus Toni Aka Tante Paku

Pilkada DKI Jakarta ini sepertinya banyak tokoh yang kehilangan akal sehatnya, bila ada kesempatan untuk menuntut akan menuntut tanpa mempelajari tuntutannya itu masuk akal atau memang sengaja berlaku bodoh? Contoh terhangat, ada berita baru seorang penyanyi dangdut Fahmi Shahab melaporkan tim pemenangan Cagub-Cawagub DKI nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat ke Polda Metro Jaya. Tim sukses (Timses) Ahok-Djarot dilaporkan atas tudingan pembajakan lagu berjudul 'Kopi Dangdut'.

Eep, Masjid dan Pertarungan Terakhir

Proses penghancuran nama baik atau black campaign itu dipergunakan lagi dalam Pilkada Jakarta. Eep meniru taktik yang dipakai musuhnya dalam Pilpres dulu. Kali ini bahkan lebih brutal dan sadis. Rasa kebencian dan permusuhan ditanamkan pada akar paling dalam. Jika Jokowi yang Jawa-muslim saja disebut PKI dan Cina, apalagi Ahok yang memang non muslim-Cina. Sesama muslim bahkan tak mau menyolatkan jenazah saudaranya. Pilkada Jakarta sudah sedemikian gila.

Rais Syuriah PBNU: Pengusiran Haji Djarot dari Masjid adalah Perbuatan Zalim

Setahu saya pak Djarot adalah seorang muslim yang taat, sedikit banyak dalam jiwanya ada secercah keimanan yang karenanya sesama orang beriman tidak diperkenankan membencinya. Mengusirnya dari masjid adalah perbuatan dzalim, sama sekali tidak terpuji, dan tidak dapat dibenarkan menurut ajaran Islam.

Pages