Politik

Ahok Berhutang pada Rakyat, Anies Berhutang pada Sandi

Macam-macam cara pasangan ini mengumpulkan duit. Ada yang menjual merchandise, mengadakan gala dinner, sampai membuka rekening sumbangan. Bahkan ada orang yang memberi sumbangan sebesar Rp 10 ribu.

Bukan hanya sumbangan langsung. Puluhan ribuah rara relawan yang bergerak juga membiayai sendiri aktifitasnya. Tanpa dibayar. Bahkan mereka membeli sendiri atribut kampanye seperti baju kotak-kotan, kaos atau merchandise lain.

SBY Baper, Rizieq Blunder, Agus Klenger

Bapernya yang gak ketulungan benar-benar fatal untukmu, Gus. Rangkaian curhatnya di Twitter bukan membuat orang simpati malah jadi bahan ketawaan. Apalagi ditambah memomu yang galak di Intagram, dan istrimu yang emosian di Path. Orang gak rela punya gubernur yang seluruh keluarganya hobi menyemprot orang di media social.

Mekanisme Putaran Kedua Pilgub DKI Jakarta

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum RI (PKPU) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Aceh, Jakarta, Papua, dan Papua Barat, cagub dan cawagub DKI harus memperoleh suara lebih dari 50 persen untuk menjadi pemenang. Ketika salah satu paslon mendapatkan perolehan suara 50 persen plus 1 suara, sudah dianggap menang.

Masa Depan Politik Masih Terbuka Lebar untuk AHY

Apalagi politik Jakarta yang penuh gejolak, banyak tikus, musang dan kupu-kupu. Dibutuhkan pengalaman untuk mengenali setiap tikungan agar bisa membaca arah angin. Setidaknya bisa membaca kenyataan adalah kenyataan. Dan laporan yang masuk dari sekelilingnya bisa saja berbeda dari kenyataan.

Tapi apapun hasilnya, Agus sudah mencicipi riuhnya demokrasi. Setidaknya itu bisa menjadi bekal buat karir politik selanjutnya. Mungkin saja SBY tidak lagi ragu menurunkan tahta Partai Demokrat pada putra sulungnya ini.

Jurus Ahok Menang Lawan Anies

Kader partai pendukung Ahok terlalu manja, mereka melihat relawan bergerak mereka klaim mesin partai yang bergerak, padahal jelas berbeda antara relawan dan kader partai. Partai seharusnya mengumpulkan kader kadernya untuk setia pada komitmen partai mendukung Ahok kemudian menekankan agar kadernya memobilisasi massa sampai ketingkat RT dan RW, tapi ini tidak dilakukan

Pages