Politik

FDS Jangan Bikin Muhammadiyah-NU Bertengkar

Menurut dia, PBNU bereaksi soal FDS itu tentu wajar saja karena dikhawatirkan ini mengganggu keberlangsungan Madrasah Diniyah (Madin) di lingkungan NU. Sementara  kebijakan Mendikbud tentang FDS layak dikritik.

“Tapi ingat ini kebijakan pemerintah. Jangan dilihat ini kebijakan menteri yang orang Muhammadiyah,” tegasnya.

Otak Miring dari Senayan

 

Kita mau ngomong apalagi dengan kegemblungan parlemen kita ini? Tak ada reputasinya sama sekali. Janji untuk menjalankan tupoksinya, antara lain dalam hal legislasi, tiap tahun rata-rata hanya 2 RUU dirampungkan, dengan target per-tahun 50-70 RUU.

Lantas apa saja kerja mereka? Mereka lebih banyak bekerja untuk kepentingan mereka sendiri. Bikin hak angket, bikin pansus, atau menyegerakan aturan untuk keuntungan mereka, tapi lamban untuk persoalan-persoalan lainnya.

Dirut First Travel Yang Di Duga Tilep Uang Jemaah Ratusan Milyar Seorang Hater Jokowi

Bisnis yang membawanya terancam bui ini adalah bisnis paket umrah yang ditawarkan lebih murah, jauh di bawah  biaya umrah pada umumnya. First Travel  menawarkan paket umrah murah yaitu sekitar  Rp 14.000.000 sampai Rp 15.000.000, lebih murah Rp 5.000.000 dari paket umrah lainnya yang berkisar Rp 19.000.000 – 20.000.000 juga lebih murah sekitar 7.000.000  dari biaya   Rp 21.000.000 – 22.000.000 paket umrah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama) .

Lagi, Tengku Zulkarnain Nyiyiri Patung Tuban, Tapi Ngacir Saat Kalah Debat

Wakil Ketua MUI ini  tergelitik ikut berkomentar barangkali karena dalam tulisan tersebut ada kalimat mengenai Tengku Zulkarnain.

“Barusan kubaca ada ide lucu dari om Tengku Zulkarnaen:“Coba kita usulkan membuat patung Pangeran Diponegoro setinggi 30 meter naik kuda di Beijing, dekat foto Mao Tse Tung. Boleh Nggak ya? Usul,”

Saat Menjadi Saksi Pengadilan Buni Yani

Menurutku, postingan Buni Yani tersebut provokatif. Bukan hanya video yang dipotong dari 1 jam 48 menit menjadi 30 detik tanpa mencantumkan sumber video tersebut atau siapa yang memotongnya, juga kata-katanya. Dari kalimat awal yaitu judul postingan "PENISTAAN TERHADAP AGAMA?" (meski ada tanda tanya), sampai isi yang seperti transkrip video namun banyak kata yang dihilangkan misalnya kata "dipakai" dan akhir kalimat yang kata Buni Yani, 'akan terjadi sesuatu'.

Pages