Politik

Menjawab Pertanyaan Usil Wahabi Soal Tahlilan

ilustrasi

Pada suatu hari, Imam Syafi’i terkena wasir, dan tetap begitu hingga terkadang jika ia naik kendaraan darahnya mengalir mengenai celananya bahkan mengenai pelana dan kaus kakinya. Wasir ini benar-benar menyiksanya selama hampir empat tahun, ia menanggung sakit demi ijtihadnya yang baru di Mesir, menghasilkan empat ribu lembar. Selain itu ia terus mengajar, meneliti dialog serta mengkaji baik siang maupun malam.

Gerakan Global yang Mendiskreditkan China

ilustrasi

Negara seperti Singapura memang patut khawatir dengan gerakan yang dilakukan China, dengan Program One Belt One Road (OBOR). Posisi strategis Singapura tidak lagi sepenting sebelumnya. China memang secara pelan, memangkas habis hegemoni Pax Americana di wilayah tersebut. Tapi cobalah sekali lagi lihat, ekspansi yang dilakukan China yang saat ini yang diluar sudah menguasai 70% pasar di Afrika. Telah menyentuh Eropa tepat di jantungnya.

Bahar Bin Smith Bebas: Yasonna Menyiapkan Panggung Kegaduhan Baru

Tujuan program asimilasi yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran covid-19 seakan sia-sia belaka. Coba lihat arak-arakan penyambutan manusia bermulut kasar ini, sama sekali tidak mengindahkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 yang berlaku. Mereka dengan bodohnya dan penuh kejumawaan seolah mengejek anjuran Pemerintah untuk menjaga jarak dan membuat kerumunan. 

Menuduh Jokowi Dzolim dan Penindas Karena BPJS, Apakah Pantas?

Bagaimana jika orang miskin tetap tidak mampu ikut BPJS atau ternyata bermental miskin?

Orang miskin yang tidak mampu yang berstatus penerima BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) nggak akan meributkan kenaikan iuran BPJS.

Sebab mereka tetap disubsidi 100% oleh Pemerintah jumlah pesertanya +/-132 juta Jiwa.Tidak sedikit. Separuh warga negara direpublik ini!

Kalau ada yang teriak-teriak Presiden Joko Widodo menindas Rakyat miskin, rakyat miskin yang mana?

Tolong di jawab dengan jujur.
Kalau ada pihak "Rumah Sakit" yang neko-neko, itu lain persoalannya.

Pages