Politik

Momentum Selamatkan Negeri

Kita belum tahu persis siapa bandar di belakangnya. Apakah keluarga yang selama ini biasa menjamunya makan makan atau keluarga yang lain lagi.
Calo politik seperti dia biasanya tak cuma satu majikannya. Sejauh menguntungkan, order dari mana pun diterima.
Di zaman perang proxy - perang jarak jauh - menggunakan pihak dan tangan lain - pengatur perang ada di belakang layar. Ada di negeri jauh. Operator lapangan lah yang pasang tampang.

Telkomsel Memang Jago

ilustrasi

Sekokoh apapun tembok tersebut, itu adalah buatan. Selalu ada titik lemah. Dimana titik lemah tersebut, itu tugas lawyer Denny.

Yang pasti, data bahwa seorang outsourcing tak mungkin memiliki kewenangan apalagi punya kunci sedemikian penting untuk masuk wilayah sangat-sangat terlarang, adalah kata kuncinya.

Selanjutnya Terserah Denny

ilustrasi

Perkara akan terus berjalan dan Telkomsel adalah pihak tergugat, bukan tersangka FDH yang saat ini ditangkap.

Denny Siregar akan memiliki kesempatan besar memenangkan gugatan tersebut dan disisi lain Telkomsel sepertinya akan bangkrut. Gugatan bernilai besar dan ditinggal pelanggan adalah penyebabnya.

Usut Tuntas Telkomsel

ilustrasi

Lihat kelakuan Wawan Budi Setiawan Manager Strategic Business Risk Management dengan postingannya yang terang benderang menghina Presiden padahal dia digaji negara.

Pilihannya hanya dua, kita buat Telkomsel rontok dengan boikot..!! Atau, Telkomsel bersih bersih dari dalam. Hanya itu..!

Bocor

ilustrasi

Kalau anda pakai aplikasi itu, coba deh pake phone dialer yang ada di aplikasi.
Pencet aja sembarang nomer, misalnya 081233 maka akan muncul berbagai nama yang berkorelasi dengan nomer tersebut meski gak ada di buku kontak telpon.

Kalau yang prabayar,
Kangjual pulsa sering jualan nomer telpon langganan pulsanya ke sales apapun.

Drama Opposite Babak Kedua

ilustrasi

Akhirnya si babeh yang tukang hoax mengaku telah mentransfer sejumlah uang ke akun @opposilit6890 sebagai bentuk dana santunan kepada keluarga. Sepertinya dia belum pernah bertemu muka, sehingga meminta photo pribadi untuk menjadi tanda pengenal saat nanti temannya menjemput di bandara. Apakah dengan peristiwa ini dia menjadi malu dan mengakui kalau sudah berbuat salah?

Pages