Politik

Iran, Amerika dan Indonesia

ilustrasi

Apa yang hendak saya katakan dengan tulisan ini. Ndak ada 'teman' abadi, yang ada cuma 'kepentingan' sendiri yang abadi. Ndak ada rukun karena sama dalam 'ideologi', 'agama', satu 'benua', atau faktor yang lain.

Yang ada rukun cuma kayak 'dukun'. Nek onok 'udu' yo 'rukun'. Kalau ada kepentingan dan duit yang layak jadi teman . . .

Media Di Pusaran KPK

ilustrasi

Sementara Harian Kompas melakukan framming keji dengan menyebut bahwa Dewas lah yang menghambat ijin penggeledahan di Markas PDIP, sehingga menurut Kompas, penggeledahan baru bisa dilakukan minggu ini.

Orang beriman menyebut ini adalah ujian bagi Pemimpin KPK dan Dewas. Sementara saya menyebut sebagai upaya penjegalan dan Trial by the Press.

Agama Lagi yang Jadi Tameng

BMKG sudah memprediksi curah hujan tinggi. Tapi antisipasinya kacau. Akibatnya rakyat jadi korban. Harta bendanya hanyut. Korban jiwa melayang.

Wajar orang kecewa. Wong mereka membayar pajak. Buat gaji Anies. Masa gak boleh kritik?

Tapi sama Aa Gym, disamakan dengan ghibah. Mencari-cari kesalahan orang. Wong gak usah dicari, kesalahannya sudah terang benderang. Nongol sendiri.

Relawan Intelektual Bergera: Catatan Sejarah Demokrasi

Dukungan dari pada Alumni UI ini bukan saja merupakan fenomena dan sejarah baru tentang dukungan kaum intelektual pada perhelatan Pilpres di Indonesia, tapi juga telah menjadi PENANDA dan KUNCI PEMBUKA lahirnya dukungan dari alumni lain dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah dari seluruh Indonesia. 

Perang Dimulai?

Rabu dini hari, 6/1, pukul 01:20 waktu Irak, [kabarnya ini waktu yang sama dengan penembakan roket yang menyebabkan Jend Qassem Soleimani dan rombongan gugur] Iran meluncurkan puluhan rudal.

Targetnya adalah pangkalan militer AS "Ain Al Assad" di provinsi Anbar, barat Irak. Pangkalan ini pertama kali digunakan oleh pasukan AS setelah menginvasi Irak tahun 2003 dan menggulingkan Saddam.

Mau Bagaimanapun Anies Tetap Akan Menang

ilustrasi

Anies juga sangat mengerti bahwa presiden dan jajarannya tak akan bisa melengserkan dia dari kekuasaan tanpa kerjasama dengan DPRD yang telah absolut ia kuasai, tentu melalui acara bagi-bagi rejeki bancakan APBD 70an triliun lebih itu!
Ahli-ahli tata negara tentu juga telah ia siapkan untuk memberi arahan bagaimana bermain aman ditengah karut-marut otonomi daerah.

Pages