Politik

Inikah Alasan Prabowo Tak Siap Kalah?

Ilustrasi

Rapat dengar pendapat antara KPU, Mendagri dan DPR terbukti sudah dilakukan Maret 2018. Mereka semua tahu dan faham, mengapa sekarang koar-koar mempertanyakan pengadaan kardus? Di berbagai Negara dipenjuru dunia seperti Belanda, Australia, Iran, Palestina hingga Argentina dan sebagainya juga menggunakannya. Tidak ada masalah dengan itu.

Demokrasi dan Kebohongan

Siapa pandai bersilat lidah, dan tega melakukan, mungkin pemenangnya. Tapi tak semua orang tega dan berani melakukan, termasuk melakukan apa saja demi ini-itu. Coba bandingkan mulut dan jempol Fadli Zon dengan Ibu Iriana, yang meski istri Presiden tapi tak punya instagram, apalagi twitter. Kalau mereka berkompetisi jadi capres? Bisa jadi Fadli Zon yang menang!

Kegagalan Prabowo Runtuhkan Petahana

Ilustrasi

Mereka kerap memainkan isu-isu receh yang susah difahami masyarakat, melandaskan fitnah, berorientasi membangun kebencian dan sejenisnya. Lihat saja orang-orang yang berada di tim BPN Prabowo bila diundang ke televise, argumentasi yang disampaikan selalu hanya asumtif. Akibatnya kubu pengamat yang sejatinya netral ikut mempertanyakan pernyataan tim BPN yang hadir. Belum lagi mereka didukung oleh pemuka agama yang tidak bijak. Makin hancurlah upaya-upaya yang mereka bangun.

Kotak Suara dari Baja

 

Kotak suara pemilu dibuat dan diundangkan oleh DPR, yg hadir jg semua perwakilan partai, skrg ada yg amnesia nanya pula kenapa kardus, bahasa dan benda ini bgt menggoda buat mereka, ada history yg melekat dan sll diingat, mungkin ada catatan setoran yg blm dilunasi Sandi. Tapi biarlah itu urusan mereka, kita fokus Indonesia, makanya pemilu harus kita jaga, agar kotak suara tidak dijadikan alasan bahwa kekalahan mereka karena dicurangi.

Perang Ala SBY

Ilustrasi

Ada dua peristiwa diakhir tahun ini yang menurut saya ada (bisa) yang menyebabkan SBY menjadi terusik. Yang pertama, kasus tercecernya e-KTP invalid. Banyak yang menduga dan mengaitkan dengan skenario pemilih siluman untuk pemenangan salah satu Capres. Sebuah analisa yang konyol mengingat secara teoritis bahkan tekhnis aplikatif, hal tersebut sulit untuk dilakukan. Justru yang perlu dicermati adalah tahun tercetaknya e-KTP invalid tersebut. Yakni kisaran tahun 2011, 2012 dan 2013.

Pages