Humaniora

Rekor Kunjungan Jokowi ke Pesantren

Ilustrasi

Tapi yang jelas, jumlah kedatangan Presiden RI ke-7 ini ke pesantren, sampai 2019, akan mengalahkan jumlah kunjungan keenam presiden lainnya ke pesantren.

Bung Karno yang dekat ulama dan menjadi presiden sekian lama, Pak Harto yang 32 tahun jadi diktator negeri ini, hingga Gus Dur yang lahir di pesantren, semua itu kalah sering dari Pak Jokowi dalam jumlah mengunjungi pesantren.

Kapitalis-Kuminis, Kuminis-Kapitalis

Ilustrasi

- Mengexplore Guangzhou
Tiba di Guang ( biar pendek) subuh, membuat kami bingung, harus kemana dan ngapain. Setelah berembug kami putuskan mencari “penerjemah”, Gak semua orang China bisa bahasa Inggris. Skala yang bisa kami hitung adalah 10:1. Akhirnya setelah mencari taksi kami menemukan “kamerad kecil” bernama Chen.Seorang makelar Taksi, yang sebetulnya hanya bisa bahasa Inggris “Can i help u dan Ok..Ok..Ok..” saja. Kami “menculik” dia selama 5 hari. 

Pemimpin Berkain Sarung

Ilustrasi

Suatu ketika, KH Abdul Wahab Hasbullah pernah diundang Presiden Soekarno. Protokol kepresidenan memintanya untuk berpakaian lengkap dgn jas dan dasi. Namun, saat menghadiri upacara kenegaraan, ia datang menggunakan jas tetapi bawahannya sarung. Padahal biasanya orang mengenakan jas dilengkapi dengan celana panjang.

Egy, PGI dan Lainnya

Ilustrasi

Yang kita tahu dan kita harapkan adalah dengan sikap tidak mengeluarkan fatwa atau pendapat, maka PGI. KWI, Walubi dan Parisadha Hindu Darma tetap bisa berdiri netral dan bebas bergerak. Artinya, ormas-ormas ini mempunyai posisi kuat dalam pengambilan kebijakan menyikapi dugaan penistaan agama oleh Egy Sujana. Dengan demikian, posisi politik dan tawar menawar mereka justru akan lebih tinggi dengan siap diam mereka.

Terbunuhnya Kebenaran

 

Ketika seluruh tentara sudah pergi meninggalkan desa itu, para wanita malang semuanya keluar dengan busana compang-camping, meraung, menangis dan meratap, kecuali satu orang wanita tadi. Ia keluar dari rumahnya dengan busana rapat dan bersimbah darah sambil menenteng kepala tentara itu dengan tangan kirinya. Para wanita bertanya: "Bagaimana engkau bisa melakukan hal itu dan selamat dari bencana ini?"

Ahok dan Egi

 

Orang boleh omong apa saja--entah seberapa sesat ucapannya--asalkan muncrat dari pikiran yang jujur. Sila menganggap agama di luar Islam bertuhan entah 3 atau 999. Selama Pancasila memberi kebebasan kepada warga Indonesia untuk menghayati ketuhanan dengan rumusan, doktrin, dan teologi yang beragam, itu cukup.

Pages