Humaniora

Tentang Jokowi

Oleh: De Fatah
 

Dahulu cerita jalan Tol menghubungkan semua kota di Sumatera dianggap dongeng tapi sekarang menjadi nyata dari Aceh sampai Lampung sedang dalam proses pekerjaan

Dahulu Tol laut diolok-olok oleh gerombolan congor nyinyir tapi sekarang menjadi nyata, Dahulu bagi saudara kita di Papua hanyalah mimpi memiliki jalan Trans Papua, sekarang sudah terwujud 4.325 kilometer jalan trans Papua sudah selesai tersambung, saking gembiranya mereka tidur tiduran dijalan jalan

Menjaga Indonesia Sebagai "Rumah Bersama"

Ilustrasi

Oleh : Sumanto Al Qurtuby

Di awal tahun baru ini, ijinkan saya menulis sebuah refleksi singkat mengenai "rumah" yang bernama "Indonesia". Saya tegaskan sekali lagi, Indonesia itu adalah "rumah bersama". Sejak awal, penghuni rumah ini sudah warna-warni, baik dari sisi etnis maupun agama. Sejak awal pula, bukan hanya kaum Muslim saja yang berkeringat memperjuangkan dan mempertaruhkan harta-jiwa-raga demi rumah Indonesia ini. Berbagai macam agama, ras, dan etnis turut memberi kontribusi pagi pendirian rumah ini.

Pak Anies, Saya Menyesal (Efek Anies Datangi Markas FPI)

Ilustrasi

Oleh : Tsamara Amany

Saya bahkan tidak tau harus memulai bagaimana. Tapi saya ingin katakan bahwa salah satu alasan saya memilih Universitas Paramadina dibanding universitas swasta lainnya adalah Anies Baswedan. Waktu itu tahun 2014, tahun di mana Pilpres berlangsung, tahun di mana Jokowi memenangkan pertarungan politik.

Peradaban Hoax

Oleh : Kang Abit

Samuel P. Huntington merumuskan tesisnya yang sangat terkenal tentang benturan peradaban dalam kategori "Barat" dan "Timur". agaknya beliau perlu dibangkitkan dari kuburnya untuk merevisi apa yang sebenarnya terjadi di zaman sekarang. Benturan yang terjadi bukan tentang "Barat dan Timur" tetapi yang terjadi adalah benturan "peradaban hoax dan peradaban fakta".

Pages