Humaniora

Menag Ajak Jadikan Rumah Ibadah Sebagai Perekat Persaudaraan

Menurut Menag, dalam suasana dengan tensi politik yang kian meninggi, umat beragama harus dapat menempatkan ajaran agama sebagai faktor perekat ikatan persaudaraan sebangsa. Nilai-nilai kemanusiaan harus menjadi arah pengamalan ajaran agama sehingga persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

Tentang Menyolati Mayat Penista Agama

Coba perhatikan: apa definisi "menistakan" itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), "menistakan" itu berarti "menjadikan (menganggap) nista, menghinakan, merendahkan (derajat dan sebagainya)". Sedangkan kata "nista" dalam KBBI berarti "hina, rendah, aib, cela, noda, dan tidak enak dingar". Kata "penista" berarti orang yang melakukan tindakan "nista".

Indahnya Keragaman: Catatan Perjalanan dari Saudi Sampai Amerika

Kebetulan seharian kemarin saya tidak punya acara samasekali dan malas keluar rumah sehingga tanpa terasa buku ini langsung habis saya nikmati. Saya sudah menikmati buku Sumanto AlQurtuby yang lain, yaitu “Berguru ke Kyai Bule” yang juga sangat menarik sehingga rasanya saya ingin memborongnya dan membagi-bagikannya pada teman-teman, khususnya yang masih berpandangan konservatif dan ortodoks dalam memahami agama.

Saudi Pun Tak Mau Ketinggalan Gerbong

Padahal sesungguhnya kedatangan raja Saudi ini cuma karena gak mau ketinggalan kereta menikmati keuntungan dari ekonomi Indonesia yang semakin perkasa. Hampir semua lembaga keuanga internasional memproyeksikan Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi keempat terbesar di dunia.

Menurut kabar Saudi berencana menanam investasi sampai Rp 300 triliun.

Pilkada dan Kezaliman di Balik Topeng Kesalehan

Meski demikian, aku menyaksikan hal yang berbeda. Linimasa di jagat sosmed menampilkan wajah tak ramah. Perbedaan masih saja disikapi dengan marah-marah dan puncaknya kerap kali menuding pendukung petahana sebagai kaum munafik yang diharamkan menshalatkan jenazahnya.

Aku memilih bersuara demi Ibukota tercinta, Ibukota yang gagah menjadi sculpture Indonesia Raya. Maka dalam konteks Indonesia yang bukan negara agama, penjelasanku berikutnya semoga dapat membuka mata hati kita semua.

PBNU dan PP Muhammadiyah Harus Sikapi Masjid Boikot Sholat Jenazah

ilustrasi

Pemasangan spanduk-spanduk ini jelas sudah masuk kategori meresahkan dan mengancam persatuan tidak hanya sesama umat Islam namun juga mengancam NKRI. Peran ustadz, kyai maupun Ulama perlu dievaluasi lagi. Hal-hal semacam ini harusnya cepat direspon oleh mereka karena ini menyangkut pemahaman agama yang sudah keliru.

Pages