Humaniora

Mbah Maimoen Zubair

ilustrasi

“Kamu tahu anugerah terbaik dari Allah yang diberikan untuk Indonesia, bahkan dunia?” sergap Gus Yahya.
“Kandungan minyak, gas, dan pegunungan emas?”
“Bukan.”
“Lantas?”
“Mbah Maimoen Zubair!”
Saya terdiam, menunggu penjelasan.

Penghangusan Buku-Buku Ideologi

ilustrasi

Jadi yang menganggap ajaran komunisme/ Marxisme-Leninisme sbg ajakan pembantaian dan ketidakpercayaan akan Tuhan, pasti tak pernah membaca ttg Das Kapital, philosophi and economic manuscript 1884, Brumaire XVIII of Louise Bonaparte, dan buku2 lainnya yg membahas ttg pemikiran Marx. Buku-buku Marx umumnya berbicara ttg struktur dan dinamika sosial, dominasi kelas Borjuis, perjuangan kelas, dll.

Benarkah Ideologi Marx Berbahaya?

ilustrasi

Pemikiran Marx ini kemudian mendapat banyak tanggapan dan dikembangkan dalam banyak perspektif. Ini juga mengilhami gerakan-gerakan kaum buruh dalam tataran praksis.

Secara teoritis, pemikiran Mark juga banyak dikembangkan oleh penganut egaliterianisme dan pakar masyarakat komunal, menjadi inspirasi bagi pemikir kritis dari jaman ke jaman

Akibat Kurang Baca

Yang menarik dari gambar tersebut, terdapat dua buku yang mereka pegang bergambar muka Lenin dan Marx, keduanya karya Franz Magnis Suseno. Saya menduga dua buku itu mereka kategorikan buku kiri, yang menurut mereka harus dirazia, dimusnahkan. Jika benar anggapan saya itu, tentu dengan ini saya terpaksa membenarkan kata banyak orang, bahwa bangsa ini sedang mengalami darurat baca, bukan darurat bacaan. 

Sama Babi Takut, Sama Buku Cemberut

Setelah berhasil menutup restoran babi, kembali salah satu ormas dengan judul "Brigade Muslim" menyisir buku yang mereka anggap terlarang dan berhaluan marxisme dan komunisme. Gak tanggung-tanggung, mereka menyita buku di salah satu jaringan toko buku besar Gramedia.

Dan hebatnya, ormas-ormas ini berhasil melakukan aksinya tanpa perlawanan sedikitpun.

Celestine Wenardy, Sang Penerima Penghargaan Google Science Fair 2019

Metode interferometri dan teknologi termal yang digunakan Celestine dapat mengukur konsentrasi kadar gula dalam darah tanpa pengambilan sampel darah. Hal ini menjadi penting karena menyadari fakta bahwa tidak sedikit masyarakat Indonesia, khususnya di pedalaman, yang segan dengan jarum suntik.

Pages