Humaniora

Mari Lawan Radikalisme Bersama Banser dan Ansor

 

Kasus Meiliana adalah contoh buruk yang masih kita ingat, dimana hanya karena ia meminta supaya toa dikecilkan, ia malah dihukum penjara 1,5 tahun lamanya karena dianggap "menyinggung" si mayoritas..

Barisan Pemuda Ansor dan Banser yang pertama menyuarakan kegelisahan ini. Mereka merasa bahwa situasi akan berjalan ke arah yang lebih buruk jika ini dibiarkan..

Pilihlah Ulama Yang Lurus, Yang Tidak Bermain-main Dengan Ayat Suci Al Qur'an

"Kita masuk pd jaman dimana fitnah dianggap sbg kebenaran, dan agama dijadikan alat utk memecah belah ummat", Keluhnya dgn nada sedih. Lihatlah ulah org-orang yg mengaku ulama, tambahnya. Saya lalu bertanya, "Menurutmu ulama manakah yg harus diikuti?" Dia melihatku sambil tertawa, "saya bukan org yg layak dimintai rujukan," katanya. Jawab sj, menurut ilmu yg kau baca dikitab2 itu.

Catatan Atas Ocehan Yahya Waloni

Ketiga, dia menyebut tuan Guru Bajang dengan sebutan Tuan Guru Bajingan. Ajaran Islam mana yang mengijinkan mengolok-ngolok nama besar seseorang apalagi dia ulama? Dan menganggapnya munafiq karena ia menjadi gubernur dari Partai Demokrat. Begini Pak Waloni, dipilih dan memilih itu hak Warga negara. Sudah diatur dalam Undang -undang. Masalahnya kenapa Anda dan kawan-kawan yang Anda sebut ustadz lurus boleh berpolitik dan TGB tidak.

Penjelasan Soal Hadits Nabi dan Bendera Khilafah HTI - ISIS

Jadi yang mana bendera khilafah? Yah tergantung anda mau merujuk ke Khilafah Umayyah atau Abbasiyah? Gak ada hal yang baku soal bendera ini. Coba saja buka kitab Ahkamus Sulthaniyah karya Imam Mawardi: apa ada pembahasan soal bendera negara Khilafah? Enggak ada! Kenapa yang gak ada terus mau diada-adakan seolah menjadi urusan syariat? Mau bilang Imam al-Mawardi gak paham soal ini? Nah, tambah ribet kan!

Pages