Humaniora

Jokowi Pemikir Sederhana

ilustrasi

ni juga komentar oposisi yang memprihatinkan dan nggak mau melihat fakta. Dia jelas bukan orang yang ingin bergerak maju. Orba adalah sejarah buram negeri ini. Dimana penguasa membungkam suara yang berbeda tanpa proses hukum. Mahasiswa bisa weselnya distop oleh aparat gara-gara mengkritik pemerintah. Tentu banyak lagi daftar dosa2 Orba sehingga muncul reformasi menurunkan Suharto. Jangan lupa.

Serendah-Rendahnya

ilustrasi

“Aku jual rumahku di Menteng, pindah ke kawasan Bekasi, menggunakan selisih penjualan dan pembelian ke dalam bisnis baru. Gak mudah. Para supplier tak lagi melihatku mengkilap. Term of payment yang mereka ajukan terasa mencekik. Kepingin rasanya gua gampar muka-muka mereka karena begitu gampang melupakan masa-masa gemilang gua. Ini gua, Franky, yang dulu membanjiri toko lu pade dengan order sebukit. Anjing.”

Fiksi

ilustrasi

Kembali ke dongeng, bisakah diberikan contoh di dalam Alkitab? Begitulah pertanyaan yang mengusik pembaca pada status ini. Baiklah. Mari kita buka Kitab Kejadian pasal 3. Dikisahkan di sana ular merupakan binatang paling cerdik. Ular ini bisa berbicara. Ular ini yang menghasut Hawa. Baca dengan teliti ULAR. Tidak ada satu kata pun yang menulis “iblis”. Banyak pendeta yang dengan pongah menyebut ular itu jelmaan iblis. Warga jemaat pun terdoktrin. Ular ya ular. Narasi ini berjenis fabel termasuk sastra tua.

Memaknai Penjelasan Pidato KH Said Aqil Sirajd Di Harlah Muslimat NU

ilustrasi

(Jika fitnah dan bid’ah bermunculan, dan sahabat-sahabatku dicaci maki, maka hendaklah orang yang tahu tampil ke muka dengan pengetahuannya. Barang siapa tidak melakukan hal itu, maka akan tertimpa kutukan Allah, para malaikat dan semua manusia).

Para Jendral TNI Polri Merapat Ke Istana

ilustrasi

Hadir juga Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan para mantan Kapolri antara lain:
Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi (1998-2000), Jenderal Pol (Purn) Da'i Bachtiar (2001-2005), Jenderal Pol (Purn) Sutanto (2005-2008), Jenderal Pol (Purn) BambangbHendarso Danuri (2008-2010), Jenderal Pol (Purn) Timur Pradopo (2010-2013), Jenderal Pol (Purn) Badrodin Haiti (2015-2016).

Kesalahpahaman Terhadap NU

ilustrasi

Baru saat ditanya oleh salah seorang sesepuh di Berlin beberapa saat kemudian, tentang apakah benar tuduhan liberal itu, beliau menjelaskan bahwa sejatinya beliau hanyalah seorang santri. Sesepuh inipun melayangkan nota protes ke pihak yang ditengarai melontarkan tuduhan tersebut. Ia menuntut kedua pihak ditemukan untuk meluruskan tuduhan tersebut. Beliau yang dituduh liberal tak berkeberatan sama sekali bila harus datang mengklarifikasi.

Pages