Humaniora

Revolusi Susi dan Susu Prabowo

Ilustrasi

Padahal, sampai tahun 1985 pemerintah Indonesia mewajibkan industri pengolahan susu menyerap produksi peternak sapi perah lokal. Kewajiban inilah yang membuat bisnis persusuan di Indonesia kala itu bergairah. Bahkan, sampai era 1990-an, produksi peternak sapi lokal mampu memenuhi hingga 50% kebutuhan susu nasional.

Dana Operasional Gubernur DKI, Antara Ahok, Djarot dan Anies

Ilustrasi

Tradisi membagi-bagikan THR kepada para staf atau PNS golongan kecil dan pekerja kontrak di lingkungan Balai Kota pada saat Lebaran yang dilakukan Ahok, tahun ini tidak ada lagi. Karena Djarot tidak mengeluarkan dana operasionalnya untuk itu.

Hidup yang Lebih Baik Belum Tentu Disambut Baik

Ilustrasi

Bencana atau peluang

Shifting tentu berbeda dengan krisis atau resesi yang lebih banyak dipandang sebagai bencana yang amat memilukan. Shifting dapat diibaratkan Anda tengah bermain balon eo’. Masih ingatkah balon yang terdiri dari dua buah dan berhubungan. Kalau yang satu ditekan, maka anginnya akan pindah ke balon yang besar dan berbunyi eo’, eo’ …

Menunggu Adu Baca Kitab Walikota Depok Dengan Kyai NU Depok

Ilustrasi
Banyak para kiai Depok menganggap Walikota tidak pantas dipanggil dan disebut dengan kiai karena telah meremehkan Hari Santri Nasional. "KH Dr. Idris Abdusshomad, Buka dulu topengmu, kan kulihat wajahmu" Demikian bunyi spanduk yang terpasang di jalan-jalan protokol Kota Depok dengan tanda silang merah pada tulisan KH sebagai rumusan sindiran para kiai' yang ada di Kota Depok.
 

Penguasa Tipikal

Ilustrasi

Warga tak boleh semaunya bertemu penguasa. Apalagi setiap hari. Bagian itu, bertemu warga, adalah tugas loket-loket pengaduan. Atau itu kerjaan para pelayan warga di tingkat kelurahan. Bukan tugas penguasa. Penguasa nanti tinggal menerima laporan dari kelurahan, dan pembantu-pembantunya. Nanti akan dibikin sistem-nya. Itu namanya SOP, Standard Operating Procedure. Paham ya!

Barongan Reklamasi

Ilustrasi

“Iya nih.. kita mesti bikin acara lagi. Ente enak dah dua sayembara. Sepatu gimana sepatu..”

“Oh.. itu lagi dirancang sayembara mas.. bentar lagi saya umumin tuh.. Hadiahnya jalan-jalan ke Milan.. Tapi sorry mas, kok kita sowan mulu yah.. mana belum ada tanda-tanda sang mantan yang di Brimob terima kita lagi.. Gimana kalo kita undang para juragan urugan? “

Pages