Humaniora

Mahasiswa, Benteng Terdepan Hadapi Radikalisme Berbaju Agama

 

Mahasiswa memang kelompok rentan dimasuki ideologi khilafah dan radikal. Usia mereka yang muda begitu mudahnya dipengaruhi oleh sesuatu yang dianggap baru dan berbeda.

Ketika ada kelompok yang menawarkan pandangan tentang betapa menariknya ideologi khilafah dengan membawa cerita “revolusi” di beberapa negara, jiwa muda Mahasiswa biasanya terusik.

Mencari Kebijaksanaan

Ilustrasi

Berangkat dari pemahaman itu sebagai manusia yang hanya mempunyai setetes dari samudera ilmu Tuhan, kita tidak diperkenankan-Nya untuk mencintai dan membenci orang diluar batas, karena bisa jadi orang yang kita cintai saat ini adalah orang yang buruk bagi kita ke depannya, dan orang yang kita benci saat ini boleh jadi adalah orang yang baik bagi kita ke depannya. Maka dari itu cintai, kagumi atau bencilah orang sewajarnya saja, sebab kebenaran sejati tentangnya hanya Tuhan Yang Maha Tau.

Pandangan Saya Terhadap Ustadz Abdul Somad

Ilustrasi

3. Menurut UAS lambang Palang Merah di mobil Ambulance di seluruh dunia itu adalah lambang milik orang Nasrani yakni Salip, hingga kaum muslimin diharuskan untuk tidak memakainya. Jika demikian akankah kita menghapus tanda plus dalam mate-matika? Merobohkan tiang rumah penyangga genteng dan tiang jemuran pakaian yang menyerupai Salip? Membuang keranjang tembakau atau buah-buahan yang menyerupai tanda bintang Yahudi? Sekali lagi, ini merupakan pemikiran yang sangat tidak rasional.

Harapan Netizen Pada Ketua Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Jakarta

Ilustrasi

Anda adalah figur yang sangat dihormati warga bangsa. Termasuk kiprah Anda selama 3,5 tahun (dari harusnya 4 tahun) sebagai Waka KPK.

Hari ini Anda diumumkan sebagai salah satu dari 73 anggota TGUPP gubernur DKI, sebagai ketua komite pencegahan korupsi

73 orang pak BW.

Islam Kaku dan Teror Teologis

Ilustrasi

Hal lain yang perlu dicatat kenapa Islam kaku itu tidak laku adalah karena para elit kelompok Islam kaku sebenarnya menyembunyikan "kepentingan sekuler-duniawi” yang dibungkus dengan jargon-jargon sakral-ukhrawi. "Perjuangan Islam” yang mereka serukan hanyalah bungkus, strategi, taktik, dan jargon kosong belaka untuk menarik minat sebanyak-banyaknya para "konsumen” Muslim.

Tasyabuh, Meniru Suatu Kaum

Ilustrasi

Begitu pun trompet, musik, patung, foto, lukisan, dll dilarang. Katanya karena tradisi yahudi dan kaum kafir. Lupa atau tidak tahu, bahwa kubah masjid itu mulanya tradisi arsitektur gereja Aya Sophia, baju koko itu dari Tionghoa, sarung aslinya India. Kuda dan unta kini jadi Rubicon dan Boeing, buatan siapa? Vaksin dilarang, karena purbasangka. Statemen ilmiah dokter tak dipercaya, sampai diftheri menyebar sangat bahaya.

Pages