Humaniora

Logika Aneh Sang Gymnastiar

Kali ini Gymnastiar berulah lagi. Dia mengatakan betapa beruntungnya Gubernur DKI Jakarta saat ini karena begitu banyak orang yang menghujat karena kebodohannya mengantisipasi dan menangani masalah banjir di Jakarta yang begitu tidak terkendali. Kalau patokannya seberapa banyak orang yang menghujat, seharusnya Ahok jauh lebih beruntung karena demo 212 aja 7 juta orang yang menghujat, bahkan jumlah itu akan semakin berlipat kalau dihitung orang se Indonesia yang menghujat Ahok. Jauh di atas yang menghujat Anies

Dua Maestro

ilustrasi

Iwan memang tak pernah berhenti memancarkan pesona. Musiknya sejak lama mengisi relung hati terdalam anak-anak muda yang dibungkam di republik ini di bawah Orde Baru. Dia adalah “juru bicara” generasi yang anti cengeng, dia berceloteh dari soal cinta sampai dengan protes sosial.

Pentingnya Cinta Tanah Air Bagian dari Iman

ilustrasi

Hubbul Wathon bagaikan jatung dalam dada yang detaknya yang memompa darah dan sirkulasinya membawa oksigen ke syaraf otak memberikan semangat pada badan dan kekuatan tubuh. Menjaga stabilitas kesehatan. Menghadang penyakit yang meruntuhkan serta menembus anti body tubuh. Sehingga tubuh tidak lemas mudah terserang penyakit kikuatanya hilang. Seperti Negara yang hancur karena hilangnya Nasionaisme kecintantan warga kepada bangsanya.

Menakar Rasa Adil Aa Gym

ilustrasi

Makanya ga aneh kalo banjir makin meluas dan debitnya sangat besar... Titik2 banjir yang pada jaman Ahok daerah itu dah ga banjir sekarang banjir lagi... Bahkan daerah2 yang dulunya ga pernah banjirpun sekarang kena banjir... Dan korban jiwa ampe 50 orang lebih...!!

Fakta Banjir Jakarta

ilustrasi

Sementara era PRESIDEN ANIES BASWEDAN korban jiwa hanya 19 orang dg area banjir 156 Km2. Nah, hal ini berarti, rasio korban jiwa per luas area terdampak nya:

1. Era Presiden SBY = 48/455 = 0,11;
2. Era PRESIDEN ANIES BASWEDAN 19/156 = 0,12.

Jatuhnya Pesawat Ukraina karena Rudal Iran

Penerbangan Ukraina International Airlines, PS752 lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran pada pukul 6:12 pagi waktu setempat, hanya beberapa jam setelah militer Iran meluncurkan beberapa rudal balistik mengarah pangkalan udara AS di Irak. 

Sebelumnya, Presiden Trump telah mengancam bahwa Amerika akan menyerang 52 target di Iran jika Iran membalas pembunuhan AS atas Qasem Soleimani. Anda bisa bayangkan situasi saat itu. Memang mencekam.

Bom Waktu Pendidikan

Apalagi kalau mengucapkan selamat Natal?

Sekolah Islam Terpadu banyak bertumbuhan. Sebagian beraliran keras. Mencetak anak-anak jadi robot agamis. Suasana keindonesiaan yang pluralis dan menghargai perbedaan melorot. Habis.

Di Depok, sekolah-sekolah jenis ini juga bertumbuhan. Tidak ada pengajaran toleransi. Yang ada suasana beragama kaku dan keras. Anak didik yang masih unyu-unyu dibelah dengan pandangan agama yang sempit. 

Pages