Humaniora

Siapakah yang Dimaksud Orang Arab Itu?

Kita juga perlu mengetahui apa yang dimaksud "Arab” dan "Jazirah Arab". Jazirah yang berarti tanah yang menganjur ke laut seakan-akan menjadi pulau ini adalah pembatas geografis yang cukup jelas. Karena “Arab” punya makna padang pasir, maka Jazirah Arab adalah sebutan untuk menandai wilayah geografis semenanjung padang pasir. Batas-batasnya adalah Laut Merah dan Teluk Aqabah di barat daya, Laut Arab di tenggara, serta Teluk Oman dan Teluk Persia di timur laut.

Raja Salman Ini Asyik Betul...

Termasuk arab-arab KW yang suka sekali dipanggil habib, padahal embuh.. 
Nggak seperti Prof.Quraish Shihab, yang habaib, tapi menolak disebut Habib..

Jabat tangan Ahok dengan Salman al-Saud seperti menyampaikan pesan bahwa Penjaga Dua Kota Suci, Makkah dan Madinah, tidak punya masalah sama sekali dengan pak Gubernur, Penjaga Kota Ibu (Ibu Kota, biar beda)..

Ini Dia Sosok Penerjemah Presiden Jokowi dalam Kunjungan Raja Salman

Pertanyaan kemudian muncul, siapakah sosok Muchlis Hanafi?
Dikutip dari Jakarta.go.id, Muchlis adalah ulama Betawi berusia muda yang dikenal sebagai pakar tafsir AI-Quran. Saat ini ia menjabat sebagai Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran (LPMQ) Balitbang-Diklat Kementerian Agama.
Selain itu, Muchlis juga mengajar di program Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia juga menjabat sebagai seorang Manajer Program di Pusat Studi Al-Quran (PSQ) dan Konsultan Kerjasama Luar Negeri (Timur Tengah). 

Menolak Koplak

Dimulai sejak Pilpres 2014 Jokowi menjadi Presiden terpilih, kemudian Basuki naik pangkat menjadi Gubernur Jakarta, maka sejak saat itu massa FPI dan bromocorah lainnya setiap jum'at melakukan aksi menolak Ahok di Balai Kota

Saksi faktanya,.. tanyakan saja kepada Gubernur tandingan mereka, yang tidak mampu blusukan karena kagak ada biaya dan kagak ada muka karena dipilih tidak melalui Pilkada

Ini Dia Sosok yang Berhasil Mencuri Hati Raja Salman

Dalam dialog khusus di MetroTV, Agus Maftuh yang dikenal sebagai wong ndeso, ini bicara apa adanya. Kultur santrinya tak bisa disembunyikan, merendah dan tawakkal. “Ini semua takdir diplomatik. Allah swt. mudahkan semua jalan. Diakui diplomasi tidaklah mudah. Diplomasi tidak bisa dilakukan dengan bla bla bla. Saya harus membuat mereka tersenyum lebih dulu.

Pages