Humaniora

Benarkah Orang Arab Lebih Utama Dalam Islam?

Ilustrasi

Imam Tirmidzi memberi catatan penting: “Hadits ini adalah hadits gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari hadits Abu Badr Syuja’ bin al Walid. Dan saya mendengar Muhammad bin Isma’il (yaitu Imam Bukhari) berkata; “Abu Dhabyan tidak pernah berjumpa dengan Salman, karena Salman meninggal dunia sebelum Ali (meninggal).”

Tentang Henk Ngantung, Gubernur Jakarta Termiskin

Djakarta adalah pusat dari segala hidup Henk, di tahun 1945-1949, ia merekam seluruh kejadian perang, pertempuran-pertempuran dan persengketaan bersenjata, ia menggambar pertempuran Cikini, ia melukiskan perang di Bekasi dan Henk menggambar sketsa tentang pemuda yang memanggul senjata dan bertempur di medan Revolusi 1945.

Ini Alasan Islamnya Nusantara Begitu Istimewa

Ilustrasi

Saya jadi teringat pada sebuah riwayat Sahabat Umar yang pernah "gila" disaat "waras" dihadapan Rasululullah SAW. Pernah suatu ketika dia bercerita sambil tertawa, kemudian menangis tersedu-sedu seperti orang gila disaat beliau sudah memeluk Islam. Apa sebab? Beliau tertawa karena teringat bagaimana saat menciptakan berhala sebagai tuhan yang terbuat dari manisan dan ketika lapar, beliau memakan "tuhan"nya sendiri.

Jerih Payah Ahok Wujudkan Kemegahan Lapangan Banteng

Ilustrasi

Semua sebenarnya berjalan relatively lancar. Lalu transisi gubernur terjadi dan akhirnya segala sesuatu jadi sangat pelan, proses jadi sangat birokratis, di lempar kesini sono, seakan akan mau memberi CSR yang nilainya miliaran rupiahpun itu mengemis untuk perhatian pemprov yang baru.

Inneke, Elvy dan Neno Warisman

Ilustrasi

Pun begitu dengan Neno Warisman. Sikap eksklusifisme pasca "hijrah" juga begitu kuat. Bukan hanya dalam penerapan kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan lebih parah. Tidak jarang menghasut, menebar hoax bahkan ujaran kebencian terhadap pemerintah atau siapapun yang tak sepaham (politik) dengan dirinya. Mulai hashtag Ganti Presiden, demo di depan Markobar, rekayasa mobil dibakar, hingga rumor hubungan terlarang dengan seorang politisi oposisi.

Pesan Untuk Kita (Khususnya Oposisi)

Sebuah tulisan media berpengaruh di sini mengulas bagaimana suasana media sosial twitter digunakan untuk menggembosi lawan politik. Padahal menurut saya masih ada yang lebih jahat dari penyebaran hasud dan fitnah di twitter. Percuma kalau analisa algoritma ciamik menggaruk2 big data twitter dijadikan referensi hingga dibawa ke aparat seperti polisi dan BIN kalau tidak mencerminkan keadaan sesungguhnya. KELIRU.

Pages