Humaniora

Harga Kepala Manusia Itu Rp 100 Juta

 

Yang lebih konyolnya lagi, pendukung letjen pecatan juga mengangkat nama mertuanya, sebagai pemimpin yg peduli pembantaian Muslim di Bosnia. Seolah sang mertua adalah pahlawan yg sangat membela dan mengutuk genosida muslim di Bosnia. Opini yg membuat tenggorokan ini sulit menahan muntah.

Suku Rohingya

 

Muslim dilaporkan telah menetap di negara bagian Rakhine (juga dikenal sebagai Arakan) sejak abad ke-16, meskipun jumlah pemukim Muslim sebelum pemerintahan Inggris tidak tidak diketahui dengan pasti. Setelah Perang Anglo-Burma Pertama tahun 1826, Inggris menganeksasi Arakan dan pemerintah pendudukan mendorong terjadinya migrasi pekerja dari Bengal datang kesana untuk bekerja sebagai buruh tani.

Rahmatan Lil Alamin dari Borobudur

Ilustrasi

Mau apa ini Ummat Islam? Anak-anak siapa saja yang memimpin Laskar-laskar itu? Pernah sekolah apa nggak? Tahu Borobudur apa tidak? Pernah membaca fakta-fakta tentang Borobudur atau belum? Apa Guru-guru mereka di Sekolah juga tidak mengerti betapa dahsyat karya Borobudur? Tahu nggak mereka bahwa Borobudur dibangun sejak sebelum Nabi Muhammad lahir dan belum selesai hingga wafatnya beliau?

Rohingya, Nelangsa di Kuala Langsa

Ilustrasi

Dua setengah tahun lalu. Berita menyeruak ke khalayak. Ada empat ribu manusia perahu, terdampar di pantai. Mereka merangsek ke daratan, tapi tak pernah diizinkan.

Mereka mirip India, sebagian Bangla. Beberapa kapal perahu yang renta dinaiki ratusan orang. Berjejalan dalam perahu besar: lelaki dewasa, perempuan tua, dan para balita.

Siapa Rohingya?

 

3. Rohingya adalah imigran ilegal yang masuk secara ilegal ke Myanmar dari Bangladesh.

4. Pemerintah Birma memberi kewarganegaraan kepada banyak orang Rohingya, namun semakin banyak imigran ilegal Rohingya berasal dari Bangladesh setiap tahun.

5. Ketika mereka menjadi kewarganegaraan, mereka setara di bawah hukum. Tidak seorang pun dapat didiskriminasikan berdasarkan ras, agama, kelompok etnis, atau gender mereka.

Rohingya, Islam Esensi, Islam Label

 

Saya menolak untuk melebihkannya semata karena "sesama muslim". Atau mengurangkannya. Our heart goes out to all of those dhuafa. Dhuafa = yang terjepit, teraniaya. Apapun agamanya. Apapun kasusnya. (Tapi boleh melebihkan jika diukur dari derajat kekejian suatu kejadian, bukan karena identitasnya, walau katanya seribu korban dan satu korban sama-sama tragedi kemanusiaan).

Pages