Humaniora

Menilai Calon Pemimpin Harus Utuh

Jadi jangan trpesona dengan depan layar. Kota dibangun rapi trotoar dan tamannya. Atau karena dia pake peci atau apa lah. Bagaimana dengan jumlah istrinya juga misalnya

Atau karena masang baliho dan mbentuk organ relawan sndiri (bukan inisiatif warga), kayak Cak Imin atau dulu Dahlan Iskan, mosok langsung ditasbihkan LAYAK sebagai capres or cawapres

Wahai Tenaga Kerja, Musuhmu Bukan Aseng

 

Karena apa ? Banyak faktor. Mulai pendidikan yang tidak mengandalkan ketrampilan bekerja sampai konsentrasi pembangunan yang terpusat banyak di pulau Jawa.

Jadi, jangan salahkan Jokowi saja kalau tenaga kerja kita banyak berkumpul di pabrik-pabrik sebagai buruh, bukan sebagai profesional. Mereka datang dari banyak pulau yang bertani bukan lagi pilihan karena tidak berkembang.

Habib Ali Al Jufry, Amien Rais dan Takfirisme Indonesia

Ilustrasi

Petuah ini seakan pas dengan kasus-kasus di negeri ini. Menggunakan masjid untuk kampanye politik kekuasaan dan provoksi. Mengutib ayat-ayat dan jargon-jargon agama demi kepentingan politik kekuasaan dan kelompoknya.

Dikotomi Partia Allah dan Partai Syaiton dalam kampanye politik-kekuasaan. Padahal yang diusungnya serta lawannya bisa jadi sama-sama partai Syaiton.

Keluarga Papua Keluarga Kita

Maka Jokowi hadir berkali-kali. Ibu Iriana hadir berkali-kali. Ibu Negara ini punya ikatan emosional dengan Papua - ketika dulu masih bernama Irian Barat. Namanya, terambil dari nama pulau itu.

Jokowi dan Iriana hadir sebagai bapak dan ibu bagi Papua. Lihatlah gambar di bawah ini, dan lihatlah bapak dan ibu itu bermain gembira dengan anak-anaknya.

Takbir Tak Asal Teriak

Bahwa pada saat Anda berbaring tubuh Anda menuntut agar Anda menghirup udara sekitar 8 quart (1 quart = 0,9463 Liter) tiap menit. Jika anda bangun dari tidur (sit-up) = 16 quart, berjalan 24 quart, berlari 50 quart. Bahwa jika manusia melakukan aktivititas hubungan badan, setiap pasangan jika ditukar ke dalam tenaga elektrik dapat membangkitkan tenaga tidak kurang dari 3.000 watt yang cukup untuk menyalakan televisi, kulkas, Air Conditioner dan elektronik yang lain.

Penuturan (Alm) Freddy Budiman Soal Pemberantasan Narkoba Jaman Jokowi

Ilustrasi

Berikut beberapa Prestasi Buwas saat menjabat Kepala BNN:

Tahun 2016 sebesar 6,2 ton ganja disita. Belum lagi heroin, morfin, kokain, hashish,dan benzodiazepine.
Di periode itu BNN menangani 807 kasus dan menangkap 1238 tersangka.
BNN juga berhasil mengungkap 46 jenis narkotika baru. Sebanyak 18 jenis di antaranya telah terlampir dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes).

Renungan Isra' Mi'raj, Menembus Dimensi Ruhaniah

Rentang antara hidup dan mati itulah waktu bagi manusia di dunia, yang kita sebut usia. Dan di sepanjang usia itu, salat dan ibadah diwujudkan sebagai penghambaannya kepada Allah. Jelas di dalam Q.S. Az-Zariyat: 56, ”Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu.” Oleh karena itu, meski waktu salat fardhu telah diatur sedemikian rupa, bukan berarti ada celah waktu untuk tidak dalam keadaan salat.

Pages