Humaniora

Tangan Dingin Presiden dan Kapolri

Bersyukur karena ia berhasil membawa ke ranah hukum para petinggi aksi2 besar yang mengganggu jalannya pemerintahan, dan ngeri dengan langkah2nya yang dingin dan menghunjam tepat di jantung lawan..

Mungkin karena pak Tito berlatar-belakang pengetahuan tentang terorisme dan radikalisme global lah, maka ia cocok sekali berada pada posisi ini..

Agar di Mimbar Tak Ada Khatib Berteriak :"Monyettttt"

Dari sini, dari fakta betapa luasnya pikiran manusia ini, dapat disimpulkan bahwa satu-satunya makhluk di muka bumi yang tak mungkin dibatasi oleh manusia adalah pikiran. Ia terus berkembang dari zaman ke zaman. Inilah hadiah terbesar yang pernah dianugerahkan Allah SWT kepada manusia melebihi hadiah besar mana pun!

Ketakutan dan Ketidaktahuan tentang Palu Arit

Seru, tentu saja, karena membahas lambang palu arit di negeri kita ini sesuatu yg ngeri-ngeri sedap. Ini sebenarnya perbincangan yang tak disengaja, bermula dari Ille yg berinisiatif meminjam kopiah saya utk dikenakan di kepalanya lalu kami foto bersama lalu Ola mengeluarkan topi khas Rusia yg di bagian depan terpampang logo palu arit.

Tokoh Kok Baperan

Ada yang baper karena isu, kasus, masalah, atau apa yang dipercakapkan orang lain ternyata bersinggungan dengan perbuatan atau tindakan, perkataan, dan pikirannya.

Namun, ada juga percakapan yang sama sekali tidak bersinggungan dengannya, namun, dia merasa seakan-akan telah menjadi orang tertuduh, obyek perbincangan, walau sebenarnya tidak demikian.

Urus Saja Moralmu

Sebagian lagi sibuk menyangkal bahwa itu fitnah. Memang belum terbukti kebenarannya. Meski potongan-potingan puzle itu sudah mulai membentuk mozaik utuh. Tapi mari untuk sementara kita berpraduga tidak bersalah.

Yang mengherankan FPI yang biasanya galak, dikit-dikit lapor, dikit-dikit demo, kali ini cuma sibuk menangkis-nangkis. Sikapnya tumben defensif. Tapi sekali lagi sikap itu juga tidak lantas menjadi pembuktian bahwa kasus itu benar terjadi.

Cara Nahdlatul Ulama Menghadapi Perbedaan

Kisah antara Kiai Bisri dengan Kiai Wahab itu menunjukkan bahwa perbedaan pendapat adalah hal biasa di kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Tidak hanya satu-dua kali keduanya berbeda pandangan. Contoh lainnya: Kiai Wahab pernah membujuk Kiai Bisri agar NU terlibat dalam Dewan Perwakilan Rakyat Gotong-royong (DPRGR) semasa pemerintahan Presiden Soekarno.

NU dan Spesialisasinya Menjadi Penyeimbang

Ironisnya, Kartosuwiryo dulu mengaji kepada Kiai Yusuf, dan menjadi penasehat spiritualnya di Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Tapi, perbedaan sudut pandang membuat murid gelap mata. Gagal membujuk Kiai Yusuf, yang tampaknya akan dijadikan semacam "pemimpin spiritual" atau mufti, DI/TII mengalihkan target. Kali ini, KH. Ruchiyat, pemimpin pesantren Cipasung, Tasikmalaya, menjadi target aksi. Beliau ditawari menjadi mufti, tapi menolak.

Konsep "Negara Islam" itu Sekuler

Dengan kata lain, Islam hanya mempedulikan tentang etika, norma, nilai, dan tujuan dari sebuah tatanan pemerintahan, bukan soal sistem, bentuk, tipe, atau corak tatanan pemerintahan itu. Masalah keadilan, kemakmuran, kesejahteraan, perdamaian dlsb bisa diwujudkan dalam sistem politik-pemerintahan dan sistem perekonomian apapun (demokrasi, monarkhi, Islamisme, sosialisme, komunisme, dlsb).

Pages