Humaniora

Memilih Dan Berpihak

ilustrasi

Argentina, Chile, Brazil dll membutuhkan beberapa dekade untuk mengungkap kebenaran, memulihkan korban dan memenjarakan penjahat kemanusiaan. Mereka perlu menunggu pergantian rejim berkali-kali untuk merealisasikan mimpi membenamkan impunitas dan mengekalkan memori. Yang dibutuhkan, kesabaran, keuletan, kegigihan, dan untuk terus berjuang. Bukankah “the struggle we lose is the struggle we abandon!”, demikian kata kawan kami Patricia Isasa dari Argentina berbagi resep.

Spirit Perjuangan Kaum Pendiam

ilustrasi

Di luar massa semakin banyak berdatangan. Mereka terus berjalan menuju pintu masuk GBK menembus gerimis saat hujan mulai reda. Ada beberapa yang bergelombol di bawah pohon menunggu anggota rombongan agar tidak terpisah saat masuk GBK. Setelah berada di dalam, mereka langsung melaksanakan shalat tahajud dan hajad sendiri2 karena sudah ketinggalan shalat jamah. Selesai melaksanakan shalat mereka bergabung dalam dzikir dan khatmil qur'an.

Ke Neraka Lewat Surga

 

Seperti selebaran yg ada, brandnya Kaffah, bahasa arab. Artinya, sungguh2. Judulnya, Stop mendukung penguasa gagal dan ingkar janji. Mereka yg gagal paham, pemerintah yg dimusuhi, siapa mereka, ya musuh pemerintah, mereka musuh negara yg berlindung dibalik agama. Pemerintah sdg membangun pemerataan yg puluhan tahun tidak dijalankan, sekarang malah dibilang gagal.

Koh Ahok dan Cik Vero, Kembalilah

 

Mohon maaf sebelumnya jika saya terpaksa harus ikut angkat bicara soal perceraian dan rencana pernikahan Koh Ahok, karena selain saya ini bukan anggota keluarga, masalah perceraian dan pernikahan merupakan sepenuhnya urusan pribadi Koh Ahok dan Cik Vero. Namun saya terpaksa harus berani angkat bicara, karena Koh Ahok selain sudah saya anggap sebagai sahabat, Koh Ahok juga merupakan publik figur yang sangat dicintai orang banyak.

Menafikkan KeIslaman Prabowo

ilustrasi

Mereka tidak perduli prabowo tak bisa ngaji, pokoknya jokowi harus kalah agar HTI bisa di bangkitkan lagi, agar pejabat bisa mayoran uang haram lagi dengan istilah syar'i juz dan liqo, agar petinggi partai koalisi bisa menikmati tempek fustun lagi, bisa olah daging sapi lagi agar bisa getar, goyang dan mendesah, gara-gara jokowi berkuasa segala macam surga dunia itu lenyap, pelakunya di tangkap, pokoknya jokowi harus tumbang.

Pages